• Home
  • Bisnis
  • SearchInform: Permainan Berisiko - Bagaimana Piala Dunia FIFA 2026 Memicu Kebocoran Data Perusahaan Secara Massal

SearchInform: Permainan Berisiko - Bagaimana Piala Dunia FIFA 2026 Memicu Kebocoran Data Perusahaan Secara Massal

Selasa, 21 Juli 2026 | 16:26

Para ahli menyatakan bahwa karyawan perusahaan di Asia Tenggara mulai mengabaikan aturan keamanan siber karena antusiasme mereka terhadap sepak bola, sehingga memicu peningkatan kasus penipuan siber.

SINGAPURA ? Media OutReach Newswire ? 21 Juli 2026 ? Meskipun turnamen itu sendiri berlangsung di Amerika Utara, besarnya basis penggemar sepak bola di Asia menciptakan kondisi yang ideal bagi terjadinya kebocoran data.

Para pelaku kejahatan siber memanfaatkan antusiasme penggemar sepak bola dengan membuat platform streaming palsu dan aplikasi Android berbahaya yang mencuri kata sandi yang tersimpan serta kredensial akun langsung dari peramban (browser). Selain itu, para pelaku juga membuat situs web palsu dan mengirimkan email phishing kepada karyawan perusahaan yang disamarkan sebagai hadiah, promosi, maupun ajang taruhan kantor terkait pertandingan.

?Selama berlangsungnya ajang global berskala besar, batas pertahanan keamanan perusahaan berada di bawah tekanan yang sangat besar,? ujar Francis Yeoh, Country Director SearchInform Malaysia. ?Karyawan mengakses situs streaming menggunakan perangkat perusahaan untuk menonton pertandingan secara langsung. Keamanan jaringan tradisional saja tidak lagi memadai?ancaman sesungguhnya justru berasal dari sisi pengguna. Karyawan dapat menonton siaran di situs yang telah terinfeksi malware, mengunduh aplikasi streaming yang menyembunyikan malware, atau menggunakan kredensial perusahaan untuk mendaftar pada program hadiah palsu.?

Menurut Group-IB dan FBI, selama periode Agustus 2025 hingga Juni 2026, lebih dari 4.300 situs web palsu telah didaftarkan dengan tampilan yang sepenuhnya meniru antarmuka FIFA, sistem penjualan tiket, platform streaming, serta portal rekrutmen Piala Dunia.

Cara Organisasi Mengurangi Risiko Siber Selama Musim Sepak Bola

  • - Pantau penggunaan perangkat perusahaan. Ingatkan karyawan bahwa komputer dan perangkat kerja perusahaan tidak boleh digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk menonton streaming, mengunduh aplikasi tidak resmi, atau mengunjungi situs web yang mencurigakan. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi paparan terhadap berbagai ancaman malware.
  • - Perkuat keamanan kata sandi. Awasi praktik penggunaan kata sandi yang berisiko, karena sebagian karyawan mungkin menggunakan kembali kredensial perusahaan untuk layanan pribadi. Jika salah satu layanan tersebut diretas, akun dan sistem perusahaan juga dapat ikut terancam.
  • - Terapkan autentikasi multifaktor (MFA). Terapkan MFA secara konsisten bagi karyawan yang memiliki hak akses istimewa, serta tingkatkan persyaratan autentikasi bagi karyawan yang bekerja jarak jauh selama periode berisiko tinggi. Langkah ini memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap akses yang tidak sah.
  • - Pantau pola akses data. Lacak siapa yang mengakses informasi penting, dari mana akses dilakukan, serta awasi proses pengiriman data untuk mencegah kebocoran informasi. Pastikan perlindungan juga mencakup layanan cloud, karena data perusahaan kini tidak lagi hanya tersimpan di infrastruktur lokal (on-premises).

Tentang SearchInform

SearchInform adalah penyedia solusi keamanan informasi, manajemen risiko, serta layanan Managed Security Services (MSS). Perusahaan ini melayani lebih dari 4.000 klien di lebih dari 20 negara. Saat ini, SearchInform menawarkan berbagai produk dan layanan untuk memberikan perlindungan menyeluruh terhadap ancaman dari orang dalam (insider threats) di seluruh lapisan sistem informasi perusahaan, termasuk FileAuditor (solusi kelas DCAP), sistem Data Loss Prevention (DLP) dengan fungsionalitas yang diperluas, Risk Monitor (platform canggih berbasis kecerdasan buatan/AI untuk mitigasi ancaman internal), sistem SIEM, serta layanan outsourcing keamanan informasi.



BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top