• Home
  • Siak
  • Mahasiswa KUKERTA UNRI Ajarkan Ibu-ibu di Tandun Bikin Sabun Cuci Piring

Mahasiswa KUKERTA UNRI Ajarkan Ibu-ibu di Tandun Bikin Sabun Cuci Piring

Jumat, 09 Agustus 2019 | 15:02
SIAK, RIAUGREEN.COM - Program kerja yang digeluti tiap-tiap jurusan dari Tim KUKERTA UNRI Desa Tandun bermacam-macam. Salah satunya adalah pembuatan sabun cuci piring ini. Dengan mengangkat tema "Sabun Cuci Piring ala Tandun" atau "DUNLIGHT" di sini masyarakat dibimbing dengan di demonstrasikan bagaimana pembuatan sabun cuci piring sederhana ini.
   
Pembuatan sabun cuci piring ini merupakan gerakan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) oleh Tim KUKERTA UNRI 2019 di Desa Tandun. Teknologi sabun merupakan teknologi pengembangan "Home Industry" dengan target masyarakat umum. Seperti yang kita ketahui bahwa sabun cuci piring merupakan kebutuhan pokok bagi rumah tangga. Kebutuhan akan sabun cuci piring meningkat seiring meningkatnya minat konsumen akan kemudahan dalam membersihkan peralatan dapur baik itu piring, gelas, dan pecah belah lainnya. Sehingga pilihan program kerja kami anggap tepat dilaksanakan.
 
Proses pembuatan sabun cuci piring ini diperkenalkan dengan pemahaman yang sederhana. Di mana bahan yang digunakan berupa bahan kimia yang ramah lingkungan. Bahan dalam pembuatan sabun cuci piring ini berupa texapon, SLS, garam (NaCl), pewarna, pewangi dan irisan daun jeruk. Dengan menggunakan baskom/ember besar semua bahan dimasukkan dan diaduk hingga merata.Langkah kami untuk menjadikan sabun cuci piring menjadi khasnya Desa Tandun kami menambahkan bahan berupa daun jeruk khas Desa Tandun yang diperoleh dari kebun salah satu warga di Desa Tandun. Selain untuk menjadi ciri khas sabun ala Tandun penambahan daun jeruk ini bertujuan menambah aroma segar jeruk sehingga saat mencuci bau tidak sedap pada cucian dapat hilang.
 
Mengingat alat dan bahan dalam pembuatan sabun ini cukup mudah dan murah untuk didapatkan harapan kami dapat menginspirasi warga untuk memulai usaha "home industry". Dengan begitu produktifitas meningkat sehingga "DUNLIGHT" bukan hanya membuat piring bercahaya namun juga perekonomian warga. Pembuatan sabun cuci piring ala Tandun ini sangatlah menguntungkan. Jika dibandingkan dengan menggunakan sabun cuci piring komersial. Hal ini diakui oleh peserta yangmengikuti kegiatan program pembuatan sabun ini. Salah seorang warga mengatakan membuat sabun sendiri untuk acara pesta akan memotong pengeluaran untuk membeli sabun. (rds)

Loading...
BERITA LAINNYA
Pengadilan Negeri Siak dan Wartawan Temu Ramah
Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:48
BERIKAN KOMENTAR
Top