• Home
  • Rohil
  • Disela Kegiatan Jaga Kampung, Bupati Suyatno Juga Tinjau Kesiapan Sekolah Dalam Melaksanakan Belajar Tatap Muka

Disela Kegiatan Jaga Kampung, Bupati Suyatno Juga Tinjau Kesiapan Sekolah Dalam Melaksanakan Belajar Tatap Muka

Senin, 20 Juli 2020 | 21:54
ROHIL, RIAUGREEN.COM - Bupati Rokan Hilir Suyatno dan rombongan meninjau kesiapan sekolah-sekolah dalam melaksanakan belajar tatap muka,hal tersebut dilakukan Bupati Suyatno Di sela-sela kegiatan peresmian posko Jaga Kampung di Dusun Palm Jaya,Kepenghuluan Balam Jaya, Kecamatan Balai Jaya,Senin (20/7/2020).

Peninjauan tersebut dilakukan Bupati Suyatno,untuk memastikan kesiapan pihak sekolah dalam menerapkan sistem belajar tatap muka pasca-larangan belajar tatap muka yang diterbitkan oleh Pemkab Rohil beberapa hari lalu.

"Hari ini memang kami meninjau kondisi kesiapan sekolah menghadapi sistem pembelajaran di masa new normal,dengan penerapan protokol kesehatan yang harus dipenuhi sebelum sistem benar-benar dimulai,dan Memenuhi semua ketentuan dinilai penting harus dapat dilakukan, karena ini menyangkut keselamatan dan kesehatan siswa dan guru," terang Bupati.

Kendati Rokan Hilir berada di zona hijau, namun sejalan dengan masih besarnya ancaman virus covid-19, maka Pemkab Rokan Hilir sementara ini melarang dilaksanakan belajar tatap muka.

"Untuk sekarang,KBM dengan tatap muka belum diperbolehkan, sementara kita pakai sistem Daring dulu,dan saya minta agar nantinya pihak sekolah dapat menambah sumber daya manusia untuk memaksimalkan penerapan sistem protokol kesehatan di sekolah berjalan dengan baik,dan juga untuk menerapkan protokol kesehatan,Jadi tambah petugas untuk mengecek suhu tubuh dengan thermogun, untuk melakukan penyemprotan disinfektan," pinta dia.

Bahkan di hadapan para guru di sekolah swasta SMP Bina Siswa, dengan tegas Bupati mengingatkan kepada seluruh tenaga pengajar untuk tetap sabar dan tidak memaksakan diri.

"Kita kan tidak tahu dari mana datangnya masyarakat. Jadi kita harus bersabar dan jangan memaksakan diri. Kasihan anak-anak kita jika kita paksakan. Inilah alasan kita pemerintah sehingga mengambil keputusan ini," ungkap Suyatno,(Hermansyah/Pak RT)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top