• Home
  • Hukum
  • Polisi Buru Pelaku Illegal Logging di Siak Riau

Polisi Buru Pelaku Illegal Logging di Siak Riau

Senin, 13 Juli 2020 | 12:17
detikcom
Ratusan kayu hasil illegal logging di Siak, Riau
SIAK, RIAUGREEN.COM - Polres Siak memburu pelaku pembalakan liar atau illegal logging di kawasan hutan produksi di sepanjang aliran Sungai Rawa, Siak, Riau. Polisi pun telah mengamankan ratusan kayu hasil illegal logging tersebut.

"Saat ini kita sudah mendatangi TKP dugaan illegal logging tersebut, namun kita masih menelusuri dan penyelidikan lebih intensif terkait dugaan illegal logging ini, perkembangan lebih lanjut kita akan rilis nantinya," kata Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya dalam siaran persnya, Senin (13/7/2020).

Dijelaskan Doddy, terungkapnya pembalakan liar di hutan produksi terbatas di Kampung Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit, Siak itu berdasarkan laporan warga. Pihaknya kemudian melakukan pengecekan pada Minggu (12/7) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Ini berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa adanya kegiatan dugaan ilegal logging," katanya.

Doddy mengatakan, di lokasi tersebut ditemukan tumpukan kayu bulat diduga jenis Mahang yang sudah di potong masing-masing sepanjang 2 meter. Sebagian diikat dengan tali di areal hutan produksi terbatas.

"Tumpukan kayu bulat diduga jenis Mahang yang masih berada di pinggir sungai dan sebagian sudah dirakit, siap untuk ditarik ke pelabuhan rakyat kampung Rawa Mekar Jaya," kata Doddy.

Saat ini pihaknya tengah memburu pelaku illegal logging tersebut. Doddy mengatakan, sebelumnya telah menemukan beberapa pondok yang digunakan oleh pelaku, di mana salah satu pondok telah diperiksa.

"(Ditemukan) Dua jeriken yang berisi minyak pertalite yang diduga untuk minyak mesin Chain saw (mesin untuk menebang kayu). Selanjutnya ikat tali berukuran besar dan empat ikat tali berukuran kecil yang diduga digunakan pelaku untuk mengikat kayu," kata Doddy.

Doddy mengatakan, saat melakukan pengecekan di sepanjang Sungai Rawa, juga ditemukan beberapa tumpukan kecil kayu bulat. Kayu itu diduga jenis mahang.

"Modusnya, para pelaku melakukan penebangan pohon diduga mahang yang ada di areal hutan produksi terbatas. Selanjutnya disusun dan diikat dengan tali berbentuk rakit kemudian dihanyutkan dan ditarik dengan kapal pompong sampai pelabuhan-pelabuhan kecil milik masyarakat utk selanjutnya dinaikkan ke atas mobil pengangkut," kata Doddy.

"Untuk sementara kita sudah mengumpulkan bahan keterangan dan mengamankan beberapa barang sebagai bukti serta berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait. Kita akan terus selidiki dan tangkap para pelaku," imbuhnya.

Sebelumnya, aksi perambahan hutan (illegal logging) secara besar-besaran marak di Kabupaten Siak, Riau. Ratusan batang kayu alam ditemukan di sepanjang Sungai Rawa di Kecamatan Sungai Apit.(detik.com)

Loading...
BERITA LAINNYA
Sadis! Bocah 7 Tahun Diperkosa lalu Dibakar
Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:00
BERIKAN KOMENTAR
Top