·  Gudang baru ini memperkuat jejak perusahaan dalam memberikan dukungan logistik barang khusus kepada berbagai perusahaan.

·  Penambahan fasilitas ini sejalan dengan rencana perusahaan di kawasan Asia Pasifik untuk lebih mendukung kebutuhan penyimpanan saat ini maupun di masa depan, baik untuk komoditas umum maupun barang khusus.

BANGKOK, THAILAND – Media OutReach Newswire – 11 Mei 2026 – Rhenus Group, salah satu penyedia logistik global terkemuka, telah membuka gudang baru untuk barang berbahaya di Bangkok, Thailand. Berlokasi strategis dekat pelabuhan-pelabuhan utama dan bersebelahan dengan gudang KM19 yang sudah ada di Bangna Trad, gudang baru ini bertujuan memperkuat kapabilitas perusahaan di Thailand maupun kawasan regional dalam layanan pergudangan khusus.

Pasar pergudangan Thailand diperkirakan akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 8,7% dari tahun 2023 hingga 2028. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh ekspansi sektor e-commerce, meningkatnya investasi asing langsung di sektor manufaktur, serta meningkatnya permintaan terhadap layanan logistik pihak ketiga. Pengembangan pergudangan khusus juga semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan penyimpanan barang bernilai tinggi dan sensitif terhadap suhu.

Fasilitas khusus barang berbahaya seluas 5.817 meter persegi yang dibangun sesuai standar ini terhubung secara strategis dengan infrastruktur logistik utama serta gudang KM19 yang sudah ada, sehingga mampu mengoptimalkan efisiensi operasional bagi pelanggan. Gudang ini akan dibuka secara bertahap mulai sekarang untuk mendukung perusahaan yang menangani campuran kargo barang berbahaya dan non-berbahaya, sehingga memungkinkan penyimpanan dan penanganan terintegrasi dalam satu lokasi dengan tetap menjaga pemisahan serta kepatuhan terhadap regulasi. Fitur utama gudang ini meliputi dinding dan pintu tahan api selama 90 menit, komponen listrik tahan ledakan, pompa dan sprinkler kebakaran khusus barang berbahaya, serta sistem ventilasi tahan ledakan.

Marcus Fornell, Regional Head of Rhenus APAC Warehousing Solutions, mengatakan, “Seiring semakin banyak bisnis manufaktur menerapkan strategi China+1 dan meningkatkan kapasitas di Asia Tenggara, Rhenus terus memperluas kehadirannya di kawasan ini untuk mendukung berbagai kebutuhan penyimpanan — mulai dari kebutuhan umum hingga kebutuhan industri manufaktur khusus. Sebagai salah satu hub regional kami, kami akan terus berinvestasi di Thailand dengan solusi alokasi sumber daya yang lebih fleksibel.”

Rhenus di Thailand

Didirikan pada tahun 1994 dan memiliki 14 lokasi di Bangkok, Chiang Mai, dan Khon Kaen, Rhenus menyediakan layanan untuk berbagai industri seperti ritel konsumen, teknologi tinggi, industri, pertanian, kimia, otomotif, fesyen, e-commerce, ilmu hayati dan kesehatan, penerbangan, serta manufaktur. Selain kemampuan pergudangannya, perusahaan juga menawarkan berbagai layanan lain termasuk pengiriman udara, laut, dan darat, logistik proyek, on-board courier, serta layanan NFO (next flight out) 24 jam.

“Fasilitas baru ini meningkatkan kemampuan kami dalam menyediakan solusi pergudangan terintegrasi penuh bagi pelanggan yang memiliki kebutuhan barang berbahaya maupun non-berbahaya. Berlokasi di area utama KM19 kami, yang merupakan pusat logistik utama di Thailand, kami dapat memanfaatkan sumber daya bersama, mengoptimalkan biaya, serta menghadirkan fleksibilitas operasional sambil tetap mempertahankan standar keselamatan dan kepatuhan tertinggi. Hal ini juga memungkinkan kami menawarkan solusi yang skalabel dan efisien sesuai dengan kebutuhan rantai pasok pelanggan yang terus berkembang,” ujar Pakpoom Chaokaweepong, General Manager – Warehousing Solution Operations, Rhenus Thailand.

Detail Gudang Baru

Alamat: 601 Moo 15, Bang Sao Thong Sub-District, Bang Sao Thong District, Samut Prakarn Province 10570.

1 https://mobilityforesights.com/product/thailand-warehousing-market


Tentang Rhenus

Rhenus Group merupakan salah satu spesialis logistik terkemuka dengan operasi bisnis global dan pendapatan tahunan mencapai 8,2 miliar euro. Sebanyak 39.000 karyawan bekerja di 1.300 lokasi bisnis yang tersebar di lebih dari 70 negara dan mengembangkan solusi inovatif di seluruh rantai pasok.

Baik dalam layanan transportasi, pergudangan, kepabeanan, maupun layanan bernilai tambah lainnya, perusahaan keluarga ini mengintegrasikan operasionalnya ke dalam berbagai unit bisnis dengan kebutuhan pelanggan sebagai fokus utama setiap saat.