KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach Newswire – 11 Mei 2026 – Morinaga Milk Industry Co., Ltd. (Morinaga), perusahaan nutrisi asal Jepang sekaligus produsen susu terkemuka di Jepang, hari ini meluncurkan susu maternalnya, Mori-Mama, sebuah produk maternal canggih yang dikembangkan untuk mendukung perempuan mulai dari masa persiapan kehamilan, kehamilan, hingga menyusui.
Dengan pengalaman lebih dari satu abad dalam ilmu nutrisi, Morinaga telah lama berfokus pada penyediaan nutrisi penting di berbagai tahap kehidupan. Peluncuran Mori-Mama mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam nutrisi ibu dan awal kehidupan — yang kini semakin berfokus bukan hanya pada asupan nutrisi, tetapi juga pada seberapa efektif nutrisi tersebut diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh.
Perubahan ini terjadi di tengah tantangan nutrisi yang masih berlangsung. Di Malaysia, anemia selama kehamilan masih menjadi perhatian penting, dengan sekitar 28,8% ibu hamil terdampak pada tahun 2023 menurut data Bank Dunia. Berbagai studi juga menunjukkan bahwa prevalensinya dapat sangat bervariasi, mulai dari sekitar 19% hingga lebih dari 50%, yang menegaskan adanya perbedaan kondisi status nutrisi ibu.
Perubahan pendekatan ini sangat relevan selama masa kehamilan, ketika kebutuhan nutrisi meningkat dan toleransi terhadap suplemen tertentu dapat berbeda-beda. Kekurangan zat besi masih menjadi salah satu faktor penyebab paling umum, sementara perhatian terhadap tingkat toleransi tubuh terhadap nutrisi juga semakin meningkat — terutama karena sebagian perempuan mengalami ketidaknyamanan saat mengonsumsi suplemen konvensional. Karena itu, kini semakin banyak perhatian diberikan pada pendekatan yang mendukung efektivitas sekaligus kenyamanan ibu secara keseluruhan.
Mori-Mama dikembangkan sebagai respons terhadap kebutuhan yang terus berkembang ini, dengan menggabungkan nutrisi penting dan bahan fungsional seperti lactoferrin — protein pengikat zat besi yang secara alami ditemukan dalam jumlah tinggi pada ASI — bersama campuran sinbiotik Bifidobacterium longum BB536 dan FOS (serat prebiotik), yang mendukung penyerapan zat besi serta kesehatan saluran pencernaan.
“Nutisi maternal saat ini dipandang melalui pendekatan yang lebih holistik, dengan meningkatnya kesadaran mengenai bagaimana tubuh merespons apa yang dikonsumsi,” ujar Brenda Liew, Managing Director OZ Marketing. “Hal ini membentuk cara solusi nutrisi dikembangkan, dengan fokus yang lebih kuat pada penyerapan, toleransi, dan kesejahteraan secara menyeluruh.”
Alih-alih membagi dukungan nutrisi ke dalam berbagai tahap berbeda, Mori-Mama diposisikan sebagai satu formulasi berkelanjutan yang selaras dengan kebutuhan perempuan yang menginginkan pendekatan nutrisi yang lebih praktis dan sederhana, mulai dari persiapan kehamilan hingga menjadi seorang ibu.
Seiring terus berubahnya ekspektasi terhadap kesehatan ibu, semakin banyak pengakuan bahwa dukungan nutrisi harus dimulai lebih awal dan berlangsung lebih lama — mulai dari masa sebelum konsepsi, selama kehamilan, hingga setelah melahirkan. Peluncuran Mori-Mama mencerminkan langkah yang lebih terarah menuju solusi yang mendukung keseluruhan fase tersebut, dengan memberikan dukungan yang relevan dan responsif terhadap pengalaman nyata para perempuan.
Tentang Morinaga Milk Industry Co., Ltd.
Morinaga Milk Industry Co., Ltd. merupakan salah satu perusahaan produk susu terkemuka di Jepang dengan sejarah lebih dari satu abad dalam memanfaatkan kandungan nutrisi dari produk susu dan bahan-bahan fungsional.
Tentang Probiotik Bifidobacterium longum BB536
Morinaga juga merupakan produsen probiotik global utama yang unggul dalam teknologi inovatif serta menawarkan lini premium probiotik dan bahan fungsional di seluruh dunia. Sejak tahun 1960-an, Morinaga telah melakukan penelitian mengenai keamanan, manfaat kesehatan fungsional, dan mekanisme kerja bifidobacteria probiotik untuk memahami lebih dalam perannya dalam menjaga kesehatan manusia.
Tentang Lactoferrin
Lactoferrin, yang terdapat pada sebagian besar sekresi eksokrin seperti ASI dan air liur manusia maupun mamalia lainnya, merupakan komponen dengan beragam fungsi fisiologis. Kandungan lactoferrin yang tinggi dalam ASI manusia, terutama pada kolostrum, diyakini memberikan manfaat penting sekaligus perlindungan bagi bayi baru lahir.
Dengan memberikan perhatian besar pada fakta bahwa lactoferrin sangat melimpah dalam kolostrum, Morinaga telah memusatkan upaya penelitiannya terhadap lactoferrin dalam jangka panjang untuk mengembangkan susu formula bayi yang menyerupai ASI. Sejak pertama kali mempublikasikan makalah penelitian mengenai lactoferrin pada tahun 1963, Morinaga terus melaporkan manfaatnya melalui forum akademik, konferensi, dan berbagai publikasi ilmiah.






