SHANGHAI, CHINA – EQS Newswire – 11 Mei 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Ibu 2026, SAINT BELLA, merek perawatan mewah untuk ibu hamil dan bayi, memilih pendekatan yang lebih personal. Melalui kolaborasi artistik dengan seniman kontemporer Amerika, Katie Rodgers, merek ini mengubah perjalanan pascapersalinan selama 28 hari menjadi lima kenang-kenangan artistik — ekspresi nyata dari keyakinan abadi mereka: untuk mencintai bayi, pertama-tama Anda harus mencintai ibunya. Dengan这样做, SAINT BELLA melampaui perayaan konvensional dan menawarkan sesuatu yang lebih dalam: pengakuan, pemahaman, dan penghormatan yang hening terhadap masa pascapersalinan.

Hari Ibu sejak lama dipandang sebagai musim rasa syukur — momen untuk berterima kasih kepada para ibu atas pengabdian mereka dan merayakan keagungan cinta keibuan. Namun, perspektif ini sering kali masih belum lengkap, memandang peran ibu terutama dari sisi luar, dan sangat jarang dari sisi dalam. Pengalaman pascapersalinan — minggu-minggu yang rapuh dan transformatif setelah melahirkan — terlalu sering dilewatkan begitu saja dalam hiruk-pikuk merayakan kelahiran sebuah kehidupan baru.

Inti dari kampanye ini adalah SAINT BELLA Lullaby, sebuah karya seni yang dibuat bersama dengan Rodgers. Dikenal dengan gaya impresionisnya yang terinspirasi alam, Rodgers menggambarkan angsa, anak burung, dan ranting berbunga dengan goresan lembut seperti mimpi — membangkitkan suasana pelindung yang lembut yang dibutuhkan seorang ibu baru selama masa pemulihan pascapersalinannya. Karya ini menjadi inti visual dan emosional dari proyek ini — sebuah dunia yang tenang dan bercahaya yang dibentuk oleh kelembutan, bukan oleh komersialisme.

Dalam filosofi SAINT BELLA, menjadi ibu bukanlah sebuah momen kemenangan tunggal, melainkan sebuah perjalanan yang bertahap, rapuh, dan sangat manusiawi — dan fase pascapersalinan adalah babaknya yang paling intim. Melalui kolaborasi ini, merek tersebut membingkai ulang perjalanan itu sebagai sesuatu yang layak mendapatkan ritual, keindahan, dan kenangan abadi.

Melampaui Pujian: Kerinduan untuk Dipahami

Selama delapan tahun terakhir, SAINT BELLA secara konsisten mengajukan pertanyaan yang lebih bernuansa: apa, secara tepat, yang harus diingat tentang menjadi seorang ibu' Jawabannya berpusat pada pengalaman pascapersalinan — sebuah periode yang sering dikelola secara medis tetapi jarang dihormati secara emosional.

Jawabannya dimulai dengan perasaan yang diketahui secara intim oleh banyak ibu baru — perasaan menjadi “alat” dalam intensitas merawat bayi baru lahir, dihargai karena fungsinya bukan karena keberadaannya. Selama minggu-minggu pascapersalinan, perempuan sering dipuji atas pengorbanan mereka tetapi jarang ditanya bagaimana perasaan mereka yang sebenarnya. Kampanye SAINT BELLA dengan lembut menolak reduksi ini. Kampanye ini mengusulkan bahwa menjadi seorang ibu bukanlah sebuah peristiwa yang perlu dipentaskan, tetapi sebuah pengalaman yang perlu dihormati seiring waktu — terutama di hari-hari pascapersalinan yang rapuh. Perempuan masa kini tidak hanya ingin dirayakan; mereka mendambakan untuk benar-benar dilihat dan dipahami.

Sebuah Dunia yang Dilukis dengan Kelembutan: Visi Katie Rodgers untuk Ibu Pascapersalinan

Untuk menerjemahkan filosofi ini ke dalam bahasa visual, SAINT BELLA bermitra dengan Katie Rodgers. Citra khasnya — angsa, anak ayam, rusa, dan bunga-bunga lembut — menciptakan suasana pembaruan, kelimpahan yang tenang, dan perlindungan lembut — tepat sekali lanskap emosional yang dibutuhkan seorang ibu selama perjalanan pascapersalinannya.

Karya yang dihasilkan, SAINT BELLA Lullaby, berfungsi lebih dari sekadar karya seni; itu adalah sebuah suasana — sebuah tempat perlindungan di mana ibu pascapersalinan dikembalikan ke pusat, di mana pemulihannya dihormati, dan di mana hari-hari awal bayi diselimuti keindahan.

Dari Layanan Menjadi Kenang-kenangan: Menghormati Perjalanan Pascapersalinan 28 Hari

28 hari perjalanan pascapersalinan terdiri dari momen-momen singkat yang seringkali tak terlihat — lembut, berulang, dan sangat personal. Momen-momen inilah yang mendefinisikan masa awal menjadi ibu — menyusui di tengah malam, air mata hening, pertama kali seorang ibu bercermin dan hampir tidak mengenali dirinya sendiri. SAINT BELLA mengubah momen-momen ini menjadi kenang-kenangan nyata yang dapat disentuh, dipegang, dan disayangi selama bertahun-tahun yang akan datang.

  1. Gaun Menyusui 100% Katun — Diciptakan ulang dalam katun alami premium dengan bukaan samping yang bijaksana untuk menyusui dan sulaman halus di keliman, gaun ini memadukan kenyamanan dengan keanggunan yang hening — menghormati tubuh ibu pascapersalinan dengan kenyamanan dan martabat.
  2. Set Hadiah Sumpit Kenari Custom — Sebuah isyarat yang hening namun kuat yang mengakui kebenaran halus: selama masa pascapersalinan, ibu seringkali diharapkan untuk menyehatkan orang lain sambil mengabaikan diri mereka sendiri. Dengan mengangkat sumpit makan ibu sendiri menjadi sumpit seni kenari yang istimewa, SAINT BELLA menegaskan bahwa asupannya juga penting.
  3. Botol Tali Pusar Artistik — Putusnya tali pusar menandai perpisahan lembut pertama dalam perjalanan pascapersalinan. Diawetkan dalam wadah bening seperti permata, fragmen sementara ini menjadi kenang-kenangan seremonial — simbol asal-usul, koneksi, dan awal dari dua perjalanan yang terpisah.
  4. Set Hadiah Sabun Tangan Bayi Baru Lahir — Dengan bimbingan dari konterjen khusus, para ibu dapat memilih dari 12 cetakan khusus dan 6 pilihan wewangian alami untuk membuat sabun yang unik milik mereka. Di tengah transisi pascapersalinan, proses ini menawarkan momen kepenulisan taktil dan refleksi yang tenang.
  5. Mewarnai Seni — Para ibu diundang untuk menghidupkan visi pribadi mereka tentang “Taman Waktu”, memadukan warna dan garis dalam perjalanan terapeutik yang lembut yang dibuat bersama seniman Katie Rodgers. Setiap goresan kuas menjadi momen introspeksi diri; setiap percikan warna, sebuah pelepasan emosional yang mekar bebas di atas kertas.

“Kami tidak sekadar menawarkan sebuah ruangan dan layanan perawatan — kami menawarkan rentang waktu yang layak untuk dikenang,” kata Minee Lin, salah satu pendiri SAINT BELLA. “Masa pascapersalinan bukanlah masalah yang harus dipecahkan, tetapi sebuah perjalanan yang harus dihormati.”

Dengan inisiatif Hari Ibu ini, SAINT BELLA semakin memantapkan dirinya tidak hanya sebagai penyedia perawatan pascapersalinan, tetapi juga sebagai kurator cara hidup yang lebih tinggi dan penuh kesengajaan. Di Taman Waktu-nya, tidak ada ketergesaan, tidak ada hal berlebihan, hanya ada kelembutan, upacara, dan perasaan yang tak salah lagi tentang didukung sepenuhnya — sebagai seorang ibu, dan sebagai diri sendiri — melalui setiap tahap perjalanan pascapersalinan.

Tentang Saint Bella Group

Saint Bella Group sejak didirikan pada tahun 2017, telah berfokus secara mendalam pada bidang perawatan keluarga dengan berpegang pada standar internasional untuk layanan yang terstandarisasi. Saat ini, perusahaan tersebut telah berkembang menjadi grup perawatan dan rehabilitasi pascapersalinan terbesar di Asia dan Tiongkok.

Dengan komitmen tinggi terhadap kualitas serta strategi pengembangan industri yang visioner, grup ini telah membangun jaringan layanan yang mencakup 140 pusat perawatan pascapersalinan premium di 41 kota di seluruh dunia. Bisnisnya meliputi perawatan pascapersalinan, rehabilitasi pascapersalinan, layanan keluarga di rumah, serta ritel baru untuk makanan kesehatan perempuan, sehingga membentuk cakupan menyeluruh dan berkelanjutan bagi kebutuhan kesehatan keluarga sekaligus mendefinisikan ulang standar kualitas perawatan keluarga modern.