• Home
  • Dumai
  • Sosialisasi di Jaya Mukti, Partai Ummat Dumai Kampanyekan Tolak Politik Uang dan Usung Tiga Kemudahan

Sosialisasi di Jaya Mukti, Partai Ummat Dumai Kampanyekan Tolak Politik Uang dan Usung Tiga Kemudahan

Minggu, 04 Februari 2024 | 00:10
Zulfahmi SH, Ketua DPC Partai Ummat Dumai Timur
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Masa kampanye pemihan umum tahun 2024 dianggap sebagai momentum terbaik bagi Partai Ummat untuk terus memperkenalkan calon legislatifnya kepada masyarakat luas. Termasuk sosialisasi yang diselenggarakan oleh DPC Partai Ummat Dumai Timur baru-baru ini di Gang Murni, Jaya Mukti Dumai, Jumat malam (2/1/2024).

Dalam kesempatan sosialisasi kampanyenya itu, hadir beberapa calon legislatif dari Dapil Dumai Timur dan Medang Kampai, diantaranya, Ust Zulfahmi SH yang juga sebagai Ketua DPC Partai Ummat Dumai Timur, Yuhardi Manaf SE MM, dan Ir ISWANTO, serta pengurus-pengurus inti DPD Partai Ummat, yaitu Ketua DPD Syarfrizal, dan Sektretaris DPRD Aksyal Madi SE. Dari pantauan riaugreen.com, Masyarakat yang hadir sangat antusias dan khidmat mendengar penyampaian visi dan misi partai bernomor urut 24 itu.

Ketua DPC Partai Ummat Dumai Timur, Zulfahmi SH (Caleg dari Dapil 2 Dumai Timur dan Medang Kampai), ketika memberikan sambutan, menyampaikan edukasi tentang pentingnya semua orang untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi proses pada saat penyelenggaraan pemilu berlangsung sampai dengan pengesahan hasil Pemilu 2024. Termasuk mengajak masyarakat untuk menolak secara tegas politik uang.

"Kita harus ada perubahan dan tidak hanya begini-begini saja, hanya ada satu partai yaitu partai Ummat yang satu-satunya berani Melawan Kezaliman dan Menegakkan Keadilan. Partai Ummat yang hari ini sebagai pendukung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin sebagai calon presiden dan wakil presiden perlu adanya wakil di parlemen untuk mendukung pasangan ini nantinya dalam menjalankan program. Oleh sebab itu Bapak/ibu, jika ada para caleg-caleg lain yang menawarkan uang Rp100/200 ribu harap ditolak, kita dalam kurun waktu 5 tahun hanya dibayar 200 ribu, ini berarti lebih hina dari pelacur," tegas Ust Zulfahmi SH.

Ust Zulfahmi SH kemudian lebih detail menjelaskan, kenapa Partai Ummat menolak politik uang, pertama yang memberi dan menerima suap berada di dalam neraka, yang kedua dilarang oleh Bawaslu (aturan), dan yang ketiga Partai Ummat memang tak punya uang.

Perjuangkan Tiga Kemudahan untuk Masyarakat


Selain menolak tegas politik uang, DPD Partai Ummat Dumai, melalui Ketuanya Syarfizal yang juga calon legsilatif DPRD Provinsi Riau, menyampaikan beberapa program Partai Ummat Dumai, yaitu Kemudahan dalam pelayanan Kesehatan, Kemudahan dalam bidang pendidikan, dan Kemudahan dalam bidang ekonomi.



"Sebagai partai pendukung Anies Baswedan yang mengusung perubahan, tiga perkara ini seringkali dialami oleh masyarakat, karena adanya 'orang dalam', beberapa oknum mudah mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit, sementara aturan ketat berlaku untuk masyarakat biasa. Sama halnya dengan dunia pendidikan, hampir tiap tahun kami mendapatkan aduan masyarakat yang anak-anaknya berprestasi namun tidak bisa masuk di sekolah-sekolah favorit, disebabkan orang-orang dalam itu memprioritaskan titipan-titipannya. Jika nanti Caleg dari Partai Ummat Dumai berhasil masuk ke legislatif, Insya Allah tiga perkara ini akan kita basmi," tutur Syafrizal.

Seperti diketahui, Partai Ummat adalah partai politik berbasis Islam yang telah terdaftar dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada 20 Agustus 2021. KPU RI juga menetapkan nomor 24 sebagai nomor urut Partai Ummat untuk berlaga dalam gelaran Pemilu 2024 ini. (r1)


BERITA LAINNYA
Ustadzah Oki Berikan Santapan Rohani di DIC
Senin, 26 Februari 2024 | 22:43
BERIKAN KOMENTAR
Buy twitter verification Buy Facebook verification Buy Tiktok verification SMM Panel
Top