HONG KONG SAR - Media OutReach Newswire - 1 September 2026 - Seiring dengan meningkatnya permintaan global terhadap solusi berkelanjutan di tengah ketidakpastian geopolitik, pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), serta semakin intensifnya tantangan terkait perubahan iklim, Hong Kong semakin memperkuat posisinya sebagai platform internasional terkemuka bagi perusahaan teknologi hijau dan keberlanjutan dari Tiongkok daratan yang ingin berekspansi ke pasar global, demukian menurut Invest Hong Kong (InvestHK).
Global Head of Financial Services, FinTech and Sustainability di InvestHK, King Leung, mengatakan bahwa pertemuan tiga tren global yang berdampak luas telah menciptakan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi perusahaan teknologi hijau Tiongkok untuk memasuki pasar internasional.
Tren pertama adalah volatilitas geopolitik. Konflik di Timur Tengah telah mengganggu rantai pasokan minyak yang sangat penting dan menyebabkan harga energi berfluktuasi tajam, sehingga mendorong pemerintah dan perusahaan untuk mempercepat transisi energi serta melakukan diversifikasi guna mengurangi risiko pasokan. Tren kedua adalah gelombang AI, yang kebutuhan komputasinya sangat besar mendorong lonjakan permintaan listrik dan memacu inovasi pesat di seluruh ekosistem, mulai dari pusat data dan fasilitas penyimpanan energi hingga teknologi energi bersih. Tren ketiga adalah panas ekstrem: gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada musim panas tahun ini membuat suhu di sejumlah wilayah Eropa melampaui 40°C. Kondisi tersebut mendorong Eurostar mengumumkan bahwa generasi kereta berikutnya harus dilengkapi sistem pendingin udara yang mampu beroperasi pada suhu 55°C untuk memenuhi tuntutan operasional dalam beberapa dekade mendatang.
"Teknologi hijau dan keberlanjutan memiliki sensitivitas geopolitik yang lebih rendah dibandingkan banyak sektor lainnya dan tetap menjadi bidang blue ocean dengan potensi besar yang belum tergarap," kata Leung. "Dalam konteks ini, perusahaan-perusahaan dari Tiongkok daratan telah membangun keunggulan kompetitif yang kuat di bidang penyimpanan energi, tenaga surya, energi angin, solusi ekonomi sirkular, kendaraan listrik, dan teknologi hidrogen-baik dari sisi kecanggihan teknologi maupun daya saing biaya. Ini merupakan momentum bagi mereka untuk memperkenalkan teknologi, merek, bahkan standar teknologi hijau Tiongkok kepada dunia, dan Hong Kong memiliki posisi yang unik untuk membantu mengubah kekuatan tersebut menjadi peluang pertumbuhan internasional."
Survei Sustainable Signals 2026 yang dilakukan Morgan Stanley menunjukkan bahwa 92 persen investor individu di seluruh dunia memiliki ketertarikan terhadap investasi berkelanjutan. Angka tersebut terus mencapai rekor tertinggi baru, yang menegaskan bahwa keberlanjutan telah semakin kokoh sebagai salah satu tema investasi yang paling mendapat perhatian di tingkat global.
Leung mencatat bahwa peran Hong Kong sebagai "super-connector" dan "super value-adder" semakin penting dalam membantu perusahaan-perusahaan dari Tiongkok daratan menavigasi ekspansi internasional. "Hong Kong menyediakan jauh lebih dari sekadar modal. Mulai dari mengidentifikasi pasar yang belum tergarap dan mempertemukan perusahaan yang tepat dengan tujuan serta mitra strategis yang tepat, hingga membangun hubungan dan memberikan dukungan berkelanjutan, kami menghubungkan perusahaan dengan pasar, mitra, layanan profesional, serta jaringan internasional yang sangat penting bagi keberhasilan ekspansi ke luar negeri," ujarnya.
Pada Juni lalu, InvestHK memimpin misi bisnis New Energy and Sustainability pertamanya ke Inggris, yang diselenggarakan bersama dengan UK Department for Business and Trade. Delegasi tersebut mempertemukan 25 perusahaan yang bergerak di bidang baterai dan penyimpanan energi, energi terbarukan dan hidrogen, infrastruktur kendaraan listrik pintar, material canggih, serta AI. Sekitar separuh perusahaan peserta berasal dari Tiongkok daratan dan sedang mencari peluang ekspansi internasional, sementara sisanya merupakan perusahaan inovatif dari Hong Kong dan luar negeri-komposisi yang dengan sendirinya mencerminkan peran Hong Kong sebagai pusat utama koridor investasi hijau dua arah.
Program selama dua minggu yang berlangsung di London, Edinburgh, dan Aberdeen tersebut menghasilkan pencapaian yang melampaui ekspektasi. Survei setelah misi menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen perusahaan peserta berencana memperluas operasional mereka di Inggris dalam dua tahun ke depan, sementara lebih dari separuhnya telah mulai menghitung komitmen investasi mereka secara konkret. Di luar aspek "go-global", perusahaan-perusahaan Inggris juga menunjukkan minat yang kuat untuk melakukan penelitian dan pengembangan teknologi hijau serta membangun kekayaan intelektual di Hong Kong, sembari memanfaatkan kawasan Greater Bay Area Guangdong-Hong Kong-Macao untuk produksi berskala besar. Northern Metropolis juga menarik perhatian mereka sebagai kawasan yang patut dicermati, semakin memperkuat posisi Hong Kong sebagai platform investasi dua arah yang menghubungkan Tiongkok dengan pasar internasional.
Leung menyoroti ekosistem keuangan hijau Hong Kong yang matang sebagai keunggulan khas dalam memobilisasi modal jangka panjang (patient capital) dalam skala besar. Penerbitan obligasi hijau dan obligasi berkelanjutan Hong Kong telah menduduki posisi teratas di Asia selama delapan tahun berturut-turut. Pada 2025, sekitar US$40 miliar obligasi terkait keberlanjutan disusun di Hong Kong, yang mewakili sekitar 40 persen dari total penerbitan di Asia. Hingga kuartal pertama 2026, Hong Kong memiliki 190 dana lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social and governance/ESG) yang diakui oleh Securities and Futures Commission, dengan total aset kelolaan mencapai US$139,1 miliar.
"Hong Kong bukan hanya pasar modal; Hong Kong juga merupakan inkubator dan akselerator bagi teknologi hijau, tempat berbagai inovasi dapat dikomersialkan, dikembangkan dalam skala besar, dan diperkenalkan kepada investor global," kata Leung. Ia mencatat bahwa salah satu penyedia solusi sistem penyimpanan energi dari Tiongkok daratan yang ikut dalam delegasi ke Inggris saat ini, dengan dukungan InvestHK, sedang melakukan pendekatan awal ke pasar internasional sebagai persiapan menuju rencana pencatatan saham di Hong Kong.
Keunggulan lain yang membedakan Hong Kong adalah kemampuannya membantu menginternasionalisasi teknologi dan standar hijau unggulan Tiongkok. Dengan dukungan kerangka hukum yang diakui secara internasional, rezim perlindungan kekayaan intelektual yang kuat, serta layanan profesional kelas dunia, Hong Kong menawarkan beragam lingkungan yang memiliki kredibilitas internasional-mulai dari model ekonomi sirkular yang terintegrasi penuh, yang mencakup proses daur ulang elektronik hingga ritel, hingga panel kaca vakum fotovoltaik pada fasad gedung-gedung bertingkat tinggi, serta pemurnian minyak jelantah menjadi bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF).
"Dengan memanfaatkan konektivitas internasional Hong Kong, perlindungan kekayaan intelektual, serta lingkungan bisnis yang terpercaya, kami secara bertahap membangun narasi yang kuat mengenai standar hijau Tiongkok dan memperkenalkan kisah inovasi hijau Tiongkok kepada dunia," kata Leung.
Seiring semakin dalamnya ketidakpastian geopolitik, regulasi, dan operasional, melindungi kepentingan perusahaan selama proses ekspansi global tetap menjadi perhatian utama bagi perusahaan. Untuk mendukung mereka, InvestHK akan menyelenggarakan serangkaian lokakarya praktis mengenai ekspansi global, dengan menghadirkan penyedia layanan profesional dari sektor perbankan, asuransi, dan konsultasi untuk berbagi informasi pasar terkini serta panduan praktis dari perspektif manajemen risiko. Langkah ini ditujukan untuk membantu perusahaan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan yang mungkin mereka temui. Secara bersamaan, pada September InvestHK akan memimpin delegasi bisnis lain yang berfokus pada keberlanjutan ke Kanada, sehingga semakin memperluas jangkauan platform investasi hijau dua arah Hong Kong ke wilayah yang lebih jauh.
Leung mengatakan bahwa perusahaan teknologi hijau dan keberlanjutan dari Tiongkok daratan telah mencapai kemajuan luar biasa dalam penelitian, inovasi, dan manufaktur, serta dalam banyak hal telah berada di depan perkembangan global. "InvestHK akan terus mendorong upaya menarik dan mempromosikan investasi, dengan menghubungkan perusahaan-perusahaan unggulan ini dengan modal, pasar, dan ekosistem yang tepat," ujarnya. "Dengan Hong Kong sebagai jendela untuk memperkenalkan berbagai keunggulan tersebut, kami akan membantu membawa kisah-kisah pertumbuhan hijau paling menarik dari Tiongkok ke panggung global, satu per satu."
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.