• Home
  • Rohul
  • Nonton Bareng di Rohul, Warga Menjerit Saat Para Jenderal Disiksa PKI

Nonton Bareng di Rohul, Warga Menjerit Saat Para Jenderal Disiksa PKI

Minggu, 01 Oktober 2017 | 13:30
Masyarakat Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu Riau nonton bareng Film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G 30 S PKI) Sabtu (30/09/2017)
ROHUL, RIAUGREEN.COM - Masyarakat Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu Riau nonton bareng Film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G 30 S PKI) Sabtu (30/09/2017) di dua tempat.

Yaitu di pendopo Masjid Syuhada, dan KFC Romi Motor. Ribuan masyarakat  Ujungbatu menonton Film G.30 S PKI di layar lebar di lokasi KFC Romi Motor dan pendopo Masjid Syuhada.
  
Di pendopo Masjid Syuhada, Film diputar operator pukul 20.00 Wib,dan Selesai pukul 23.10 Wib. Masyarakat sangat antusias menonton film tersebut, sebahagian warga ada yang duduk di pendopo, ada yang duduk di halaman pendopo yang sudah disemen beralaskan tikar plastik, dan sebahagian berdiri.
  
Terlihat warga yang menonton Film tersebut, kadang bersorak dan menjerit melihat penyiksaan ketujuh orang Jenderal yang dihabisi oleh PKI.
  
Seperti penuturan salah seorang remaja yang ikut menonton Film G 30 S PKI, Wahyu (14) yang masih duduk di bangku Sekolah SMP N 2 Ujungbatu di lokasi pemutaran Film saat di konfirmasi mengatakan, PKI sangat kejam membunuh tujuh orang Jenderal yang tidak berdosa, juga ada anak jenderal dibunuh oleh PKI.

Bangsa Indonesia ini jangan lagi mencontoh perbuatan PKI yang biadab membunuh orang yang tidak berdosa. Jenderal yang sedang istirahat tidur di rumahnya berkumpul dengan keluarga dibangunkan dari tidurnya untuk di habisi, dianiaya, di hina, di tendang dan diseret, dan dibuang ke lubang buaya.
  
"Kami sebagai generasi penerus bangsa akan menghapuskan PKI di Negara Kesatuan Republik Indonesia.Semoga Arwah ketujuh orang Jenderal tersebut di terima Allah swt, dan ditempatkan di sisinya. PKI sangat kejam,,,kejam,,,dan kejam," sebut Wahyu.
  
Di tempat terpisah, Pembina pendopo Masjid Syuhada Indra Gunawan yang sering disapa dengan panggilan Ujang Lurah saat dikonfirmasi Sabtu (30/09/2017) malam harinya mengatakan, Ucapan terima kasih pada seluruh masyarakat yang telah menonton Film G 30 S PKI, karena Film tersebut sebuah sejarah yang tidak dapat terlupakan di Negara Kesatuan Republik Indonesia, Mudah-mudahan Gerakan seperti itu tidak ada lagi di Indonesia ini, dan di bumi hanguskan," sebutnya. (don)


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top