- Home
- Nasional
- Great Eastern Life Indonesia Berpartisipasi dalam Kolaborasi AAJI dan Kick Andy Goes to Campus untuk Literasi Keuangan dan Pemulihan Sumatra
Great Eastern Life Indonesia Berpartisipasi dalam Kolaborasi AAJI dan Kick Andy Goes to Campus untuk Literasi Keuangan dan Pemulihan Sumatra
Senin, 09 Maret 2026 | 23:40
TANGERANG, RIAUGREEN.COM — Indonesia masih menghadapi tantangan besar
dalam kesiapan finansial masyarakat menghadapi risiko kehidupan. Hasil
Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS)
menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia pada
2025 mencapai 66,46 persen, meskipun meningkat dari tahun sebelumnya.
Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga masyarakat belum
memiliki pemahaman keuangan yang kuat, terutama dalam perencanaan dan
pengelolaan keuangan pribadi yang menjadi fondasi pengambilan keputusan
finansial yang tepat.
Di sisi lain, di akhir tahun 2025 bencana
hidrometeorologi seperti banjir bandang dan longsor telah menyebabkan
kerusakan besar di Pulau Sumatra. Menurut data Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipublikasikan, jumlah rumah rusak
akibat banjir dan longsor di Sumatra mencapai sekitar 186.488 unit pada
16 Desember 2025, dengan sebagian besar kerusakan terjadi di Provinsi
Aceh, disusul Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Dampak sosialnya juga
sangat luas, yaitu ratusan korban meninggal, puluhan ribu orang
mengungsi, dan jutaan warga mengalami gangguan akses terhadap layanan
dasar.
Dua realitas ini menunjukkan bahwa kesiapan finansial dan
ketahanan sosial bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Menjawab
tantangan ini, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) bekerja sama
dengan Kick Andy Goes to Campus menyelenggarakan kegiatan literasi
keuangan di BINUS University Alam Sutera. Acara yang diikuti sekitar 300
mahasiswa, dosen, dan perwakilan perusahaan anggota AAJI ini bertujuan
memperkuat pemahaman generasi muda mengenai perencanaan keuangan,
pengelolaan risiko, serta peran asuransi sebagai instrumen perlindungan
jangka panjang.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari
Program Industry Social Responsibility (ISR) Kebaikan Berkelanjutan, di
mana 15 perusahaan anggota AAJI menghimpun dana sebesar Rp734.850.000
untuk mendukung pemulihan di wilayah terdampak bencana Sumatra dengan
estimasi 1.605 penerima manfaat. Program dukungan difokuskan pada
kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan fasilitas pembelajaran
sementara (Sekolah Alam Darurat), trauma healing untuk anak
pascabencana, bantuan nutrisi ibu dan anak, fasilitas sanitasi lengkap,
serta unit filter air bersih.
Great Eastern Life Indonesia turut
berpartisipasi dalam kolaborasi ini sebagai bentuk nyata komitmen
industri untuk bergerak bersama dalam memberikan menghadirkan solusi
yang relevan dan berdampak. Partisipasi ini mencerminkan bahwa Great
Eastern Life Indonesia tidak hanya melihat literasi keuangan sebagai isu
statistik, tetapi sebagai dasar kesiapan masyarakat dalam menghadapi
risiko masa depan.
Melalui semangat membantu masyarakat untuk
Jadi Hebat, Reach for Great, Great Eastern Life Indonesia mendukung
upaya memperkuat kesiapan finansial generasi muda sekaligus mempercepat
pemulihan komunitas terdampak. Kolaborasi ini menegaskan bahwa dampak
yang lebih besar hanya dapat tercipta ketika seluruh pemangku
kepentingan melangkah bersama dalam semangat Great Everyday Together.
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR