• Home
  • Meranti
  • Belajar Tatap Muka Dimulai, Camat Pastikan Sekolah Terapkan Prokes

Belajar Tatap Muka Dimulai, Camat Pastikan Sekolah Terapkan Prokes

Kamis, 12 November 2020 | 09:49
Camat Tebingtinggi, Kepulauan Meranti, Rayan Pribadi saat meninjau sekolah dan membagikan masker.

SELATPANJANG - Camat Tebingtinggi, Kepulauan Meranti, Rayan Pribadi SH meninjau proses belajar mengajar hari pertama masuk pasca libur panjang akibat pandemi virus corona atau Covid-19

Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar di sekolah berjalan dengan penerapan protokol kesehatan.


Adapun sekolah yang ditinjau bersama dengan Bhabinpotmar Pos AL Selatpanjang itu antara lain Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17 dan SDN 19 Alahair Timur serta MTsN 1 Selatpanjang.

"Berdasarkan pantauan dari tiga sekolah, Alhamdulillah penerapan protokol kesehatan yaitu cuci tangan sebelum masuk sekolah, kemudian gunakan masker dan laporan terkait penyemprotan pasca siswa pulang sekolah di sekolah yang dikunjungi itu berjalan sebagaimana yang disarankan oleh pemerintah daerah," ungkap Rayan, Rabu (11/11/2020).

Dijelaskan Rayan, penerapan jaga jarak kemudian jumlah siswa pada rombongan belajar atau ship belajar yang diatur oleh dinas pendidikan pun sepertinya diterapkan dengan baik oleh pihak sekolah yang sudah dikunjungi pihaknya.

"Inshaallah monitoring atau pemantauan terhadap penerapan ini juga akan terus kami pantau dalam seminggu ini akan melaksanakan sidang di sekolah-sekolah lain dari semua tingkatan yang ada di kecamatan tebing tinggi. Tentu harapan kita bahwa siswa didik tidak lagi belajar di rumah seperti biasa dan bisa bergabung kembali dengan guru dan teman-teman sebagaimana yang dirindukan oleh semua siswa," ujarnya.

Kemudian kata Rayan, selama 8 bulan kebijakan belajar di rumah tentu menurunnya kualitas belajar siswa sebab keterbatasan orangtua wali murid dalam rangka memberikan pendidikan di rumah juga terbatas lagi mungkin barangkali orangtua yang harus bekerja banting tulang mencari rezeki tentu perhatian terhadap anak di rumah belajar semakin berkurang.

"Pada kunjungan tadi juga memberikan bantuan masker dengan jumlah yang tentunya tidak bisa memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar, namun demikian tentu harapan kita dukungan dari orang tua wali murid pihak dinas pendidikan dan donatur lainnya bisa mencukupi kebutuhan masker maupun fasilitas alat pelindung diri saat proses belajar mengajar dilakukan di sekolah-sekolah di Tebingtinggi yang memang merupakan kluster transmisi lokal yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti," bebernya.

Dalam kesempatan itu, Rayan juga meminta agar jangan sampai ada kelalaian dari pihak sekolah dan orangtua serta siswa dalam rangka penerapan protokol kesehatan yang akan menimbulkan kluster baru.

"Karena itu akan beresiko bahwa sekolah tersebut tentu kita akan melakukan penghentian proses belajar dan ini tentunya tidak menjadi keinginan semua pihak dan  pihak sekolah juga berjanji akan bersungguh-sungguh untuk mengingatkan dan menegur orang tua atau siswa yang tidak menerapkan perilaku kesehatan begitu juga dengan guru-guru yang memang semua pihak yang hadir di sekolah harus memastikan kondisi tubuh sehat dan tidak sedang beresiko untuk menularkan penyakit kepada ada orang lain," pungkasnya. (masnur)


Loading...
BERITA LAINNYA
Lomba Foto Polres Meranti 2020 Sukses
Jumat, 01 Januari 2021 | 18:10
BERIKAN KOMENTAR
Top