• Home
  • Advertorial Meranti
  • Hari Jadi ke-8, Satukan Langkah Menuju Meranti Yang Maju dan Unggul Dalam Tatanan Masyarakat Madani

Hari Jadi ke-8, Satukan Langkah Menuju Meranti Yang Maju dan Unggul Dalam Tatanan Masyarakat Madani

Rabu, 21 Desember 2016 | 18:04
ket foto: Rapat Parupurna Hari Jadi KabupatenKepulauan Meranti
Berita Terkait:
SELATPANJANG, RIAUGREEN.COM - Kepulauan Meranti lahir dengan tetesan airmata dan keringat para pejuang yang tidak mengenal lelah untuk dapat membentuk daerah otonomi yang baru, dengan tujuan untuk kesejahteraan masyarakat yang pada saat itu masih terbelenggu dengan kemiskinan.

Jika pada awal hanya menjadi cemohan dan dipandang sebelah mata di Riau saat mengajukan diri untuk dimekarkan, namun kini Kepulauan Meranti telah mampu menjadi salahsatu daerah terbaik di Provinsi Riau.

Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki luas wilayah 3.598,06 KM2 daratan dan 3.224,79 KM2 wilayah laut. Jadi total luas wilayah Kepulauan Meranti daratan dan laut seluas 6.822,85 KM2.

Secara administrasi, Kepulauan Meranti memiliki batas di sebelah utara dengan Kabupaten Bengkalis dan Selat Malaka atau Malaysia, sebelah selatan berbatasan dengan kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan, sebelah timur dengan kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau dan Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Bengkalis dan Siak.

Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah memulai melakukan perencanaan jangka panjang untuk memaksimalkan wilayah yang berpulau itu agar lebih cepat berkembang nantinya. Memang jika melihat kondisi Kepulauan Meranti lebih dalam butuh waktu yang sangat panjang untuk menjadikan daerah itu bisa lebih maju. Apalagi kondisi tanah di pulau-pulau di Kepulauan Meranti merupakan lahan gambut yang membutuhkan dukungan dari daerah lain.

Kondisi itu jualah yang membuat tokoh-tokoh di kepulauan Meranti ingin memekarkan wilayah tersebut menjadi sebuah kabupaten, sehingga bisa lebih cepat untuk mewujudkan percepatan pembangunan sehingga daerah bisa lebih cepat maju.

Sebagai Kabupaten, Kepulauan Meranti terbentuk pada 19 Desember 2008 dan melalui dasar hukum disahkan melalui UU Nomor 12 Tahun 2009. Segudang alasan para tokoh-tokoh perjuangan pada saat itu untuk memekarkan lima wilayah kecamatan dan saat ini sudah sembilan kecamatan yang terdiri dari pulau pulau itu untuk menjadi sebuah Kabupaten, salahsatunya untuk semakin mendekatkan peran pemerintah kepada masyarakat dan mempercepat upaya mengatasi kemiskinan yang sangat tinggi pada saat itu.

Tidak hanya itu, kemiskinan masyarakat Kepulauan Meranti digadang-gadangkan menjadi yang terbesar di Provinsi Riau. Bagaimana tidak dari sekitar 238 ribu jiwa penduduk saat itu, sebanyak 43 persennya hidup dibawah garis kemiskinan. Artinya sekitar 90 ribu lebih jiwa masyarakat di Kepulauan Meranti belum sejahtera, Namun seiring perjalanan waktu begitu cepat mengantarkan Kabupaten Kepulauan Meranti beranjak ke usia 8 tahun tingkat kemiskinan bisa ditekan menjadi 33 persen.

"Rasanya baru kemarin kita bersama-sama berjuang mengorbankan waktu, keringat, pikiran dan gagasan, uang, serta dinamika pergerakan yang begitu menyatu dan massif untuk memperjuangkan daerah ini menjadi Kabupaten yang otonom. Begitu banyak memori dan kenangan yang tak mungkin kita lupakan dalam perjuangan pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti ini. Semua momentum sejarah itu, tak lain berkat Ridho Allah SWT atas  perjuangan panjang masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti yang mendambakan kesejahteraan bersama dan mempercepat laju pembangunan untuk kemajuan bersama," ungkap Bupati Irwan pada rapat paripurna istimewa memperingati hari jadi Kabupaten Kepulauan Meranti ke-8.


Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti, telah merasakan begitu derasnya perubahan pembangunan yang memberi dampak positif kepada masyarakat yang berada diseluruh Kabupaten Kepulauan Meranti. Meski usia 8 tahun belumlah bisa menjawab semua kebutuhan pembangunan yang merata ke pelosok desa di Kabupaten Kepulauan Meranti. Akan tetapi, masih punya banyak waktu untuk mengerjakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat jangka panjang. Kesejahteraan dan keadilan masyarakat adalah kunci dari kesuksesan pembangunan.

Bupati Irwan meminta kepada seluruh element masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk tetap bersyukur dengan menjadikan momentum bertambahnya umur Kabupaten sebagai inspirasi dan motivasi untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan kehidupan daerah dengan karya dan prestasi, kemudian di bingkai catatan perjalanan saat ini dan ke depan dengan kerja-kerja produktif demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan yang jauh lebih baik. 

"Rasa cinta dan rasa memiliki terhadap Kabupaten Kepulauan Meranti hendaknya terpatri dalam dada, tercermin dalam sikap  dan terwujud dalam perilaku setiap diri pribadi masyarakat Kepulauan Meranti. Rasa cinta dan bangga  terhadap daerah ini harus termanifestasi dalam kerja keras, kerja ihklas dan kerja cerdas sesuai dengan potensi dan profesi kita masing-masing sehingga menjelma dalam implementasi dan  karya nyata," harap Irwan.

Memaknai perjalanan sejarah dengan membuka kembali lembaran awal ketika sebuah pemerintahan dan pembangunan akan di laksanakan tentunya menjadi pilihan yang harus bersama-sama didukung. Pemerintahan dan pembangunan ibarat dua sisi mata uang. Artinya  bahwa tujuan utama dari sebuah pemerintahan adalah menyelenggarakan pembangunan. 

Begitu juga pembangunan tidak pernah bisa dilaksanakan tanpa adanya sebuah pemerintahan yang kuat dan partisipasi masyarakat. Di hari jadi Kepulauan Meranti yang ke 8 ini, Pemerintah daerah sengaja tidak mengadakan perayaan yang meriah dengan mengadakan hiburan seperti tahun sebelumnya, perayaan tahun ini dibuat dengan sederhana yang lebih khidmat dengan konsep tasyakuran.


"Perayaan hari jadi Kepulauan Meranti tahun ini kita buat secara sederhana dengan tidak menghilangkan makna dari peringatan tersebut.Formatnya kita rubah, jika sebelumnya peringatan dirayakan dengan sukacita, sekarang kita lakukan dengan penuh rasa syukur, semoga Kepulauan Meranti diberikan keamanan dan kenyamanan dengan harapan tahun mendatang lebih baik lagi," kata Irwan.

Adapun kegiatan dalam menyambut hari jadi Kepulauan Meranti ke 8 ini lebih bersifat menyentuh langsung ke masyarakat yang terbagi kedalam 10 agenda besar antara lain seminar kecantikan tanggal 16 Desember 2016, lomba memasak berbahan sagu, diadakan tanggal 17 Desember 2016 lomba Becak Hias,  tanggal 17 Desember 2016 pukul 08.00 WIB di Taman Cik Puan Selatpanjang. Lomba Pidato Tingkat Pelajar dan Perguruan Tinggi, tanggal 17 Desember 2016 pukul 13.00 WIB di Taman Cik Puan Selatpanjang. 

Malam Hiburan Rakyat pada malam harinya.Kemudian,  juga digelar Jalan Santai dan Senam Massal pada tanggal 18 Desember 2016 pukul 06.00 WIB di Taman Cikpuan, untuk acara ini disediakan hadiah menarik dengan hadiah utamanya sepeda motor. Hari Minggu tanggal 18 Desember 2016, diadakan Kenduri Sekampung dan Tabligh Akbar yang disertai dengan doa bersama seluruh masyarakat di  halaman Kantor LAMR Kepulauan Meranti. Lalu, pada Senin tanggal 19 Desember ada Upacara Peringatan Hari Jadi ke-8 Kepulauan Meranti di Halaman Kantor Bupati. Kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti pukul 09.00 WIB di Balai Sidang Jalan Terpadu Selatpanjang. 

Seiring bertambahnya usia Kepulauan Meranti, geliat pembangunan sudah mulai tampak dan progres pembangunannya sudah menunjukkan hasil yang maksimal. (adv)

BERITA LAINNYA
Meranti Sumbang Cetak Sawah Riau Seluas 1400 Ha
Kamis, 25 Februari 2016 | 10:42
Meranti Pertahankan Runner-Up MTQ Riau ke-34
Senin, 23 November 2015 | 11:42
Pj Bupati dan Dirjen Kominfo Teken MoU
Kamis, 03 September 2015 | 16:45
BERIKAN KOMENTAR
Top