Kecamatan Tasik Putripuyu Pilot Projek Pertanian dan Peternakan

Jumat, 18 Maret 2016 | 15:01
Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim, turun langsung meninjau lahan perkebunan sagu masyarakat pasca kebakaran tahun 2015. Bertempat di Desa Bandul Kecamatan Tasik Putripuyu, Kamis (17/3/2016).
MERANTI, RIAUGREEN.COM - Usai Musrenbang Kecamatan Tasik Putripuyu tahun 2016, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim, turun langsung meninjau lahan perkebunan sagu masyarakat pasca kebakaran tahun 2015. Bertempat di Desa Bandul Kecamatan Tasik Putripuyu, Kamis (17/3/2016).

Disela-sela peninjauan, Said Hasyim mengatakan, tanah di daerah tersebut cocok untuk tanaman jagung dan kedelai. Tetapi sebagian lahan itu pula, telah ditanam nanas yang berjumlah sekitar 1 Ha dan masih sekitar puluhan Ha yang belum di tanam. Oleh sebab itu, H Said minta kepada tenaga PPL dibidang pertanian dan peternakan melakukan uji dan kaji lagi apakah lahan yang dimaksud cocok atau tidak untuk ditanam jagung dan kedelai.

"Sepertinya jagung dan kedelai sudah bisa dan cocok ditanam di tanah ini. Akan tetapi, kita lihat dulu apakah zat asam tanah ini bagus atau tidak. Karena, kalau tidak menguntungkan tentunya sia-sia saja," ucap Said Hasyim.

Dia berharap agar kedepannya Kecamatan Tasik Putripuyu bisa dijadikan pilot projek untuk pertanian dan peternakan.

Menurut Sekretaris Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sihana, Kecamatan Tasik Putripuyu sangat berpotensi untuk dikembangkan disektor pertanian tanaman kedelai dan jagung. Pihaknya juga berharap agar kelompok tani di daerah tersebut bisa mengajukan proposan sehingga bisa diupayakan untuk masuk ke anggaran APBN maupun APBD, .
"Mudahan-mudahan dengan bercocok tanam jagung dan kedelai nantinya bisa meningkatkan taraf kehidupan ekonomi masyarakat di desa ini" ujarnya.

Sementara itu, Camat Tasik Putripuyu, Fahrurrozi, mengatakan untuk meningkatkan swasembada pangan, baik itu tanaman jagung dan kedelai tentunya harus punya konsep dalam bidang pertanian tersebut, sehingga masyarakat yang mau menanam jagung dan kedelai nantinya bisa merasa puas dan senang dengan hasilnya.

Namun demikian, Fahrurrozi mengharapankan kepada PPL yang bertugas di Kecamatan Tasik Putripuyu agar bisa bekerja sungguh-sungguh. Sehingga, ilmu yang didapatkan dapat diserap kepada para petani yang ada di Kecamatan Tasik Putripuyu itu.

"Dengan begitu, bantuan jagung dan kedelai yang akan dikucurkan pemetintah bisa terealisasi secepatnya," harap dia. (adv/nur)

BERITA LAINNYA
Meranti Sumbang Cetak Sawah Riau Seluas 1400 Ha
Kamis, 25 Februari 2016 | 10:42
Meranti Pertahankan Runner-Up MTQ Riau ke-34
Senin, 23 November 2015 | 11:42
Pj Bupati dan Dirjen Kominfo Teken MoU
Kamis, 03 September 2015 | 16:45
BERIKAN KOMENTAR
Buy twitter verification Buy Facebook verification Buy Tiktok verification SMM Panel
Top