SUKABUMI, RIAUGREEN.COM - PT Amerta Indah Otsuka bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun
Salak (TNGHS) – Kementerian Kehutanan Republik Indonesia secara resmi
menandatangani perjanjian kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama
dalam mendukung upaya konservasi lingkungan, pemulihan ekosistem hutan,
serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung
Halimun Salak.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi bagian dari
komitmen keberlanjutan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social,
and Governance (ESG) melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak
untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan
masyarakat.
Melalui kerja sama ini, PT Amerta Indah Otsuka dan Balai
TNGHS akan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan yang mendukung
kelestarian kawasan hutan, termasuk penguatan peran masyarakat sekitar
kawasan konservasi melalui program pemberdayaan kelompok tani hutan,
edukasi lingkungan, serta kegiatan rehabilitasi ekosistem seperti adopsi
pohon.
Human Capital & Corporate Communications Director PT
Amerta Indah Otsuka, Bapak Sudarmadi Widodo, menyampaikan bahwa
keberlanjutan merupakan bagian penting dari perjalanan perusahaan dalam
memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.
“Sebagai
perusahaan yang memiliki filosofi Otsuka-people creating new products
for better health worldwide, kami percaya bahwa kesehatan manusia
memiliki hubungan yang erat dengan kesehatan lingkungan. Melalui
kolaborasi bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, kami ingin
berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan salah satu
kegiatannya adalah adopsi pohon seperti yang telah sukses kami lakukan
sejak tahun 2012, sekaligus mendukung masyarakat sekitar kawasan hutan
agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujar Bapak
Sudarmadi Widodo.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kolaborasi ini
merupakan bentuk nyata dari upaya perusahaan dalam menghadirkan nilai
bersama (shared value) antara bisnis, lingkungan, dan masyarakat.
“Keberlanjutan
bukan hanya tentang menjaga alam, tetapi juga tentang membangun
hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungan. Kami berharap
kerja sama ini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan dampak yang
lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Balai
Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bapak Didid Sulastyo, S.Hut.,
M.Si, menyambut baik kerja sama strategis ini sebagai bentuk sinergi
antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kawasan
konservasi.
“Taman Nasional Gunung Halimun Salak memiliki peran
penting sebagai kawasan konservasi yang menjaga keanekaragaman hayati
sekaligus mendukung kehidupan masyarakat di sekitarnya. Kolaborasi
dengan PT Amerta Indah Otsuka menjadi langkah positif dalam memperkuat
upaya konservasi melalui pendekatan yang melibatkan berbagai pemangku
kepentingan,” ujar Bapak Didid.
Dalam implementasinya, kerja sama ini
juga melibatkan masyarakat sekitar kawasan melalui Kelompok Tani Hutan
Gammelan sebagai mitra dalam mendukung program pemberdayaan dan
pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Ketua Kelompok Tani Hutan
Gammelan, Bapak Uci, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang
memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam
menjaga kawasan hutan.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan
manfaat bagi masyarakat sekitar, tidak hanya dalam menjaga kelestarian
hutan tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat
dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Bapak Uci.
Selain
penandatanganan MoU, kegiatan ini juga diisi dengan agenda simbolis
penanaman pohon sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung
rehabilitasi kawasan hutan dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam.
Kolaborasi
antara PT Amerta Indah Otsuka dan Balai Taman Nasional Gunung Halimun
Salak menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara sektor
swasta, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang
lebih sehat dan berkelanjutan bagi generasi saat ini maupun masa depan.