XIAMEN, TIONGKOK – Media OutReach Newswire – 15 Juni 2026 – Pada pagi hari tanggal 13 Juni, Forum Selat ke-18 secara resmi dibuka dengan meriah di Xiamen. Sebagai ajang pertukaran non-pemerintah lintas Selat Taiwan yang terbesar, paling banyak dihadiri, dan paling berakar pada masyarakat, forum tahun ini kembali menjadikan masyarakat sebagai jembatan serta integrasi sebagai tema utamanya. Acara ini mempertemukan perwakilan dari berbagai kalangan di kedua sisi selat untuk berbagi ikatan kampung halaman, membahas pembangunan bersama, dan menjaga perdamaian, sekaligus menyuntikkan energi positif yang kuat dan hangat ke dalam hubungan lintas selat yang terus menunjukkan perbaikan stabil. Ketua Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC), Wang Huning, serta Wakil Ketua Partai Kuomintang Tiongkok, Chang Jung-kung (Zhang Ronggong), menghadiri acara dan menyampaikan pidato.

Konsisten Selama 18 Tahun, Pertukaran Non-Pemerintah Tetap Dinamis

Mengusung tema “Memperluas Pertukaran Non-Pemerintah dan Memperdalam Pembangunan Terintegrasi”, forum tahun ini mempertahankan karakteristik utamanya sebagai ajang yang berorientasi pada masyarakat, berbasis akar rumput, dan inklusif. Forum ini mencakup empat sektor utama, yaitu pertukaran masyarakat akar rumput, pertukaran pemuda, pertukaran budaya, dan pertukaran ekonomi, dengan total 58 rangkaian kegiatan. Sekitar 7.000 peserta dari berbagai sektor di Taiwan diperkirakan akan hadir, mencakup bidang kesejahteraan masyarakat, industri, kepemudaan, budaya, dan olahraga. Dari jumlah tersebut, 12 kegiatan diselenggarakan di Xiamen.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2009, Forum Selat telah melewati perjalanan selama 18 tahun dengan berbagai tantangan, namun selalu berpegang pada konsep inti bahwa “masyarakat di kedua sisi selat adalah satu keluarga.” Terlepas dari perubahan situasi hubungan lintas selat, forum ini tetap berakar pada masyarakat dan dekat dengan kehidupan rakyat, sehingga menjadi platform non-pemerintah terpenting bagi masyarakat kedua belah pihak untuk menghilangkan jarak, mempererat persahabatan, dan saling mendekatkan diri. Dengan semakin cepatnya pembangunan Zona Percontohan Pembangunan Terintegrasi Lintas Selat di Fujian, forum tahun ini semakin terhubung dengan berbagai kebijakan pendukung, sehingga hasil integrasi lintas selat menjadi lebih nyata, lebih bermanfaat, dan lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Pidato Pejabat Tinggi Sampaikan Itikad Baik dan Cetak Biru Baru Integrasi Lintas Selat

Dalam sesi pidato konferensi, Wang Huning menjelaskan secara rinci arah dan prospek hubungan lintas selat saat ini dengan sikap yang tegas, bahasa yang hangat, dan fokus pada aspirasi masyarakat.

Ia menyatakan bahwa interaksi tingkat tinggi mengenai hubungan lintas selat yang berlangsung pada April tahun ini telah memberikan arah yang jelas dan dorongan baru bagi perkembangan damai serta pendalaman pertukaran dan kerja sama di kedua sisi selat. Menurutnya, kedua sisi selat merupakan bagian dari satu Tiongkok dan memiliki masa depan bersama. Oleh karena itu, perlu terus mempertahankan keyakinan bahwa wilayah, bangsa, dan peradaban Tiongkok tidak dapat dipisahkan, berpegang teguh pada “Konsensus 1992”, dengan tegas menentang kekuatan separatis yang mendukung kemerdekaan Taiwan dan campur tangan pihak luar, serta bersama-sama menjaga tanah air bersama bangsa Tionghoa.

Daratan Tiongkok, lanjutnya, akan terus menerapkan prinsip kedekatan, ketulusan, manfaat bersama, dan toleransi dalam kebijakan terhadap Taiwan, serta sepenuhnya memberikan perlakuan yang setara kepada masyarakat dan perusahaan Taiwan. Daratan Tiongkok juga membuka pasar yang luas dan berbagai peluang pembangunan, serta menyambut masyarakat Taiwan dari berbagai kalangan, generasi muda, serta usaha kecil dan menengah untuk memanfaatkan peluang dari pembangunan berkualitas tinggi di daratan, mengejar cita-cita mereka, dan membangun masa depan di sana.

Menatap pelaksanaan Rencana Lima Tahun ke-15, daratan Tiongkok akan terus memperluas ruang kerja sama lintas selat. Ia berharap generasi muda di kedua sisi dapat memperdalam pemahaman terhadap budaya Tionghoa, menunjukkan rasa percaya diri dan kemandirian bangsa Tionghoa, serta bersama-sama melangkah dalam perjalanan baru menuju kebangkitan nasional. Sebelum upacara pembukaan, Wang Huning juga mengadakan pertemuan hangat dengan para tamu dari Taiwan, yang menunjukkan ketulusan dan niat baik daratan Tiongkok dalam mendukung pertukaran masyarakat lintas selat.

Suara dari Taiwan Bergema, Ikatan Darah dan Hati Menjaga Perdamaian Selat

Nuansa emosional terdalam dari forum ini terletak pada hubungan darah dan kedekatan hati antara masyarakat di kedua sisi selat. Dalam pidatonya, Wakil Ketua Partai Kuomintang Tiongkok, Chang Jung-kung, menyampaikan dengan tulus bahwa masyarakat Taiwan yang sejati juga merupakan warga Tionghoa yang bermartabat dan terhormat. Menurutnya, masyarakat di kedua sisi selat memiliki asal-usul, garis keturunan, dan kepentingan bersama yang sama.

Ia menegaskan bahwa perdamaian di Selat Taiwan merupakan kesejahteraan terbesar bagi masyarakat di kedua belah pihak. Ia berharap pertukaran non-pemerintah dapat terus diperluas, integrasi industri semakin diperdalam, dan interaksi masyarakat semakin ditingkatkan. Ia mendorong penyelesaian perbedaan melalui dialog, penciptaan manfaat bersama melalui kerja sama, perlindungan bersama terhadap stabilitas Selat Taiwan, serta upaya bersama mewujudkan kebangkitan bangsa. Setelah itu, berbagai perwakilan dari Taiwan turut menyampaikan pandangan mereka dan secara umum sepakat bahwa hanya dengan lebih banyak pertukaran, interaksi, dan komunikasi dari hati ke hati, hubungan lintas selat dapat terus berkembang secara stabil dan berkelanjutan.

Beragam Kegiatan Menarik, Pemuda dan Masyarakat Menjadi Tokoh Utama

Ciri terbesar forum tahun ini adalah fokus yang lebih kuat pada masyarakat akar rumput dan pemberdayaan generasi muda, dengan memberikan panggung kepada masyarakat dan peluang kepada kaum muda.

Berbagai kegiatan yang diselenggarakan berfokus pada tata kelola masyarakat, kepercayaan rakyat, kesejahteraan sosial, kerja sama pertanian dan perikanan, revitalisasi pedesaan, serta berbagai isu yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Kegiatan tersebut mendorong interaksi yang lebih rutin antara komunitas-komunitas di kedua sisi selat, mempererat hubungan kekerabatan, serta memperkuat persahabatan masyarakat.

Selain itu, terdapat 15 kegiatan khusus pemuda yang dirancang secara khusus, mencakup Forum Pemuda Lintas Selat, kompetisi kreasi audio-visual, pertukaran media baru, hingga turnamen bola basket lintas selat “Village BA”. Program-program tersebut juga menyediakan dukungan bagi pemuda Taiwan dalam bidang magang, pekerjaan, kewirausahaan, dan pembangunan karier di daratan Tiongkok.

Perlu dicatat bahwa proporsi peserta yang pertama kali mengikuti forum dan jumlah peserta muda dari Taiwan tahun ini mencapai tingkat tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Popularitas sejumlah serial televisi serta meningkatnya minat terhadap budaya surat keluarga lintas selat juga kembali membangkitkan resonansi di kalangan warganet kedua belah pihak mengenai kesamaan tradisi rakyat, bahasa, dan budaya keluarga antara Fujian dan Taiwan. Fenomena ini menunjukkan kuatnya warisan budaya bersama dan ikatan kekeluargaan yang terus terjaga. Banyak kegiatan pendukung forum telah lebih dulu sukses diselenggarakan dengan partisipasi hampir seribu warga Taiwan, yang semakin memanaskan antusiasme menjelang forum utama.

Aspirasi Masyarakat Menjadi Arus Utama, Integrasi Lintas Selat Melangkah ke Tingkat Baru

Gelombang di kedua sisi selat bergerak mengikuti arah aspirasi masyarakat, sementara pembangunan terintegrasi telah menjadi tren yang tidak dapat dihentikan. Salah satu alasan Forum Selat mampu bertahan dan berkembang selama bertahun-tahun adalah karena forum ini selaras dengan harapan utama masyarakat di kedua sisi terhadap perdamaian, pembangunan, pertukaran, dan kerja sama. Forum ini juga mencerminkan tren pertukaran masyarakat yang tidak dapat dibendung serta arah integrasi yang tidak dapat dibalikkan.

Kehangatan masyarakat, vitalitas generasi muda, akar budaya yang sama, serta manfaat ekonomi bersama telah menjadi fondasi paling kokoh bagi integrasi lintas selat. Ke depan, seiring semakin mendalamnya pembangunan Zona Percontohan Pembangunan Terintegrasi Lintas Selat, pertukaran masyarakat di kedua sisi diyakini akan semakin lancar, kerja sama akan semakin erat, dan hubungan antarwarga akan menjadi semakin dekat.