KUNMING, CHINA – Media OutReach Newswire – 15 Juni 2026 – Rangkaian kegiatan Expo China–Asia Selatan ke-10 dan Festival Pengadaan Internasional Junfa New Luosiwan ke-4 resmi dibuka hari ini di Kunming, Provinsi Yunnan. Selaras dengan tema expo tahun ini, yaitu “Solidaritas dan Kolaborasi untuk Pembangunan Bersama”, festival pengadaan tersebut mengusung visi “Menghubungkan Asia Selatan dan Asia Tenggara, Menghubungkan Perdagangan ke Seluruh Dunia.”
Melalui pembangunan platform kerja sama terbuka, pertukaran perdagangan, kolaborasi industri, konektivitas budaya, dan promosi konsumsi, acara ini bertujuan semakin memperkuat peran Yunnan sebagai gerbang yang menghubungkan Tiongkok dengan Asia Selatan dan Asia Tenggara, sekaligus menciptakan peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi regional dan kerja sama internasional.
Upacara pembukaan dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah, asosiasi bisnis, perusahaan, pembeli, serta organisasi media. Delegasi dari negara-negara Asia Selatan dan Asia Tenggara, perwakilan Myanmar Trade Center, anggota kamar dagang, para pedagang, serta aliansi influencer turut hadir bersama hampir 40 media nasional, provinsi, dan kota.
Guo Huaiguang, Sekretaris Partai Biro Perdagangan Kota Kunming, menyatakan bahwa Festival Pengadaan tahun ini dibangun di atas keberhasilan penyelenggaraan sebelumnya dengan menghadirkan tiga peningkatan utama, yaitu kapasitas platform terbuka yang lebih kuat, integrasi yang lebih mendalam terhadap model perdagangan baru, serta koordinasi yang lebih erat antara pertukaran ekonomi dan budaya. Ia menjelaskan bahwa New Luosiwan telah berhasil memanfaatkan keunggulan gabungan perdagangan pengadaan pasar, Jalur Kereta Api Tiongkok–Laos, serta jaringan transportasi multimoda untuk secara signifikan menurunkan biaya logistik dan waktu penyelesaian bea cukai, sekaligus menjadi platform ekspor penting bagi komoditas kecil dan produk pertanian unggulan Kunming.
Shi Fei, Wakil Wali Kota Pemerintah Distrik Guandu, menegaskan bahwa New Luosiwan International Trade City telah berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan dan bisnis terkemuka di Tiongkok Barat Daya. Ia menyoroti peran pentingnya dalam mendorong konsumsi, memperluas perdagangan luar negeri, dan menciptakan lapangan kerja. Menurutnya, Festival Pengadaan tahun ini menciptakan nilai melalui promosi perdagangan, stimulasi permintaan domestik, dan peningkatan partisipasi pasar.
Dalam upacara pembukaan, You Jian, Wakil Presiden Junfa Group, memaparkan cetak biru pengembangan Junfa-New Luosiwan selama periode Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok. Dengan visi “Semua yang Anda Bayangkan Bisa Ditemukan di New Luosiwan”, strategi tersebut bertujuan membangun platform perdagangan terpadu bernilai satu triliun yuan yang melayani Asia Selatan dan Asia Tenggara melalui kombinasi perdagangan fisik, inovasi digital, integrasi grosir dan ritel, serta kolaborasi online dan offline.
Mendorong Kerja Sama Perdagangan Regional melalui Konektivitas Strategis
Festival Pengadaan tidak hanya menjadi ajang bisnis, tetapi juga merupakan wujud nyata partisipasi Yunnan dalam Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative) serta implementasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
Sebagai salah satu acara pendukung utama Expo China–Asia Selatan, festival ini memanfaatkan keunggulan Junfa-New Luosiwan International Trade City untuk mendorong model pembangunan di mana logistik menggerakkan perdagangan, perdagangan menggerakkan industri, dan industri mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Inisiatif ini bertujuan semakin memperkuat posisi Yunnan sebagai pusat perdagangan utama yang menghubungkan Tiongkok dengan Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Integrasi Perdagangan dan Logistik untuk Memperkuat Konektivitas Lintas Batas
Salah satu sorotan utama festival tahun ini adalah kemitraan strategis antara Junfa-New Luosiwan dan SF International. Kedua pihak bersama-sama meluncurkan platform perdagangan dan logistik digital terpadu yang melayani Asia Selatan, Asia Tenggara, hingga Asia Tengah.
Dengan memanfaatkan Jalur Kereta Api Tiongkok–Laos yang sering disebut sebagai “koridor emas” perdagangan regional, platform ini menggabungkan perdagangan pengadaan pasar, transportasi kereta api, dan solusi logistik multimoda. Platform tersebut juga menjadi pelopor transportasi reguler gabungan untuk barang pengadaan pasar “1039” dan layanan Lancang-Mekong Express, yang membantu menurunkan biaya transportasi sekaligus meningkatkan efisiensi proses kepabeanan.
Dengan memanfaatkan ekosistem produk New Luosiwan yang luas serta mengintegrasikan layanan logistik, solusi pembayaran lintas batas, dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), platform ini menyediakan jalur layanan komprehensif bagi para pedagang yang ingin berekspansi ke pasar internasional, mulai dari kepabeanan, logistik, hingga penyelesaian pembayaran.
Mempercepat Transformasi Digital dan Integrasi Perdagangan
Transformasi digital menjadi fokus utama lainnya dalam festival tahun ini. LuoLe Technology secara resmi meluncurkan Strategi Pengembangan Masa Depan yang memperkenalkan lima segmen bisnis inti yang berpusat pada platform perdagangan digital lintas batas B2B dan ekosistem perdagangan digital yang berorientasi pada konsumen.
Dibangun di atas sistem keanggotaan OneID, platform ini menghubungkan pengalaman online dan offline melalui pasar pengalaman LuoleGO, Luole Private Domain Mall, dan layanan ritel instan LuosuDa. Secara bersama-sama, inisiatif ini menciptakan ekosistem perdagangan digital terpadu yang menggabungkan interaksi offline, transaksi online, layanan pemenuhan pesanan, dan operasi berbasis data.
Festival ini juga meluncurkan model konsumsi dua jalur yang mengintegrasikan pengadaan digital dan pengalaman ritel berskala besar. Melalui program subsidi online dan partisipasi lebih dari 10.000 pedagang, perdagangan tradisional dihidupkan kembali melalui inovasi digital dan peningkatan keterlibatan konsumen.
Mendukung Ekspansi Global Merek-Merek Yunnan
Pada upacara pembukaan, penyelenggara secara resmi meluncurkan Program Ekspansi Global Pedagang dan Inisiatif Internasionalisasi Merek.
Program tersebut membangun sistem layanan empat pilar yang terdiri atas platform perdagangan digital, gudang luar negeri, ruang pamer internasional, dan operasional lokal di luar negeri. Inisiatif ini bertujuan membantu para pedagang bertransformasi dari model pasokan berorientasi ekspor tradisional menuju pengembangan merek global.
Lebih dari 1.100 pedagang inti yang tergabung dalam Kamar Dagang New Luosiwan berpartisipasi dalam program ini, mengubah upaya ekspor individu menjadi strategi ekspansi internasional yang terkoordinasi. Kemitraan strategis juga telah dibangun dengan Vietnam, Thailand, Laos, Kamboja, dan Myanmar melalui zona pameran dan promosi produk timbal balik.
Didukung oleh visibilitas internasional Expo China–Asia Selatan dan kehadiran para pembeli luar negeri, Festival Pengadaan menyediakan peluang pencocokan bisnis langsung antara pedagang regional dan pembeli internasional, sekaligus menawarkan layanan perdagangan luar negeri yang komprehensif untuk memfasilitasi transaksi dan pertumbuhan ekspor.
Menciptakan Pengalaman Konsumen Baru melalui Integrasi Grosir dan Ritel
Festival ini juga mengeksplorasi skenario konsumsi inovatif dengan mengintegrasikan operasi grosir dan ritel ke dalam salah satu pusat perbelanjaan berbasis pengalaman (experience plus retail) terkemuka di Tiongkok.
Salah satu fokus utama adalah pengembangan industri fesyen asli Yunnan melalui pameran desainer, pertunjukan busana, dan toko pop-up yang menampilkan merek lokal seperti Jinlinrong, VVFUSHI, T-Stage Jues, Jianpai, Lexiannu, NV Hanzi, dan HK.
Pada saat yang sama, acara ini menghadirkan berbagai elemen gaya hidup yang berorientasi pada generasi muda, seperti musik langsung, tari jalanan (street dance), DJ, pertunjukan fesyen, dan aktivitas bersama para influencer. Dengan menggabungkan pengalaman tren di siang hari dan hiburan pada malam hari, festival ini menciptakan suasana yang dinamis sekaligus menyuntikkan energi baru ke dalam perdagangan tradisional.
Mendorong Pertukaran Budaya melalui Perdagangan
Selain menjadi ajang bisnis dan perdagangan, Festival Pengadaan juga berfungsi sebagai platform pertukaran budaya dan penguatan hubungan antar masyarakat.
Acara ini menampilkan berbagai produk impor dari Asia Selatan dan Asia Tenggara bersama produk unggulan Yunnan, termasuk kopi premium, produk budaya dan kreatif, perhiasan, kerajinan batu giok, tekstil batik celup (tie-dye), serta berbagai produk warisan budaya takbenda lainnya. Dengan menghadirkan beragam produk dan tradisi dalam satu tempat, festival ini mendorong saling pengertian dan apresiasi budaya di seluruh kawasan.
Melalui kolaborasi dengan influencer internasional, kreator konten, dan mahasiswa asing, acara ini juga memperluas jangkauan globalnya serta memperkuat hubungan budaya antara Tiongkok dan negara-negara di Asia Selatan maupun Asia Tenggara.
Festival Pengadaan akan berlangsung hingga 16 Juni. Seiring Junfa-New Luosiwan melanjutkan strategi pengembangannya untuk periode Rencana Lima Tahun ke-15 dan mempercepat transformasi perdagangan digitalnya, kawasan ini semakin memosisikan diri sebagai pusat perdagangan yang lebih terbuka, inovatif, dan terhubung secara global. Dari Kunming menuju Asia Selatan, Asia Tenggara, dan kawasan lainnya, platform ini bertujuan memperkuat konektivitas ekonomi regional serta berkontribusi pada babak baru kerja sama perdagangan internasional.
Website: https://www.jfxlsw.com






