HANOI, VIETNAM – Media OutReach Newswire – Southeast Asia Commercial Joint Stock Bank (SeABank) telah sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2026, menyetujui resolusi-resolusi penting mengenai arah strategis, tata kelola, dan penguatan modal untuk mempercepat pertumbuhan berkelanjutan.

Rencana bisnis 2026 yang disetujui menargetkan laba sebelum pajak (PBT) sebesar VND 7.068 miliar, pertumbuhan aset total sebesar 10%, pertumbuhan penghimpunan dana sebesar 23%, pertumbuhan kredit sebesar 17%, ROE sebesar 13%, dan rasio kredit bermasalah (NPL) di bawah 3%.

Untuk meningkatkan kapasitas keuangan, RUPS menyetujui rencana peningkatan modal dasar menjadi VND 34.688 miliar melalui penerbitan 583,8 juta saham untuk dividen saham sebesar 20,5%, dan 40 juta saham ESOP untuk personel manajemen. Peningkatan modal ini diharapkan dapat memperkuat daya saing Bank, meningkatkan CAR sesuai dengan standar Basel III, dan memberikan fondasi yang kokoh untuk ekspansi kredit, investasi teknologi, serta peningkatan efisiensi operasional.

Terkait Dewan Pengawas, RUPS menyetujui pengunduran diri Ibu Vu Thi Ngoc Quynh karena alasan pribadi dan pemilihan Bapak Nguyen Van Lieu (lahir tahun 1969), seorang ahli perbankan dan keuangan dengan pengalaman lebih dari 33 tahun serta keahlian luas dalam manajemen risiko, sebagai anggota baru. Dewan Pengawas yang diperkuat ini diharapkan dapat meningkatkan pengawasan, independensi, dan transparansi, memperbaiki tata kelola risiko sesuai dengan praktik internasional, serta mendukung kepatuhan terhadap standar Basel III untuk pertumbuhan berkelanjutan.

Per 31 Maret 2026, SeABank melaporkan hasil bisnis kuartal I/2026 yang stabil sesuai dengan rencana tahunan. Total aset mencapai VND 403.198 miliar, total kredit yang disalurkan mencapai VND 246.188 miliar, menunjukkan pertumbuhan kredit yang terkendali dengan fokus pada risiko dan kualitas aset. Total penghimpunan dana mencapai VND 217.863 miliar, didorong terutama oleh simpanan nasabah. Kualitas aset tetap dalam target, dengan rasio NPL sebesar 2,24%, didukung oleh manajemen risiko dan upaya penyelesaian utang yang efektif.

Pendapatan operasional bersih (TOI) mencapai VND 2.914 miliar, mencapai 108% dari rencana kuartalan, didorong terutama oleh pendapatan bunga bersih (NII) sebesar VND 2.413 miliar, sementara pendapatan operasional non-bunga (NOII) berfluktuasi seiring kondisi pasar. Kegiatan jasa juga mencatat pertumbuhan positif, dengan pendapatan bersih mencapai VND 197 miliar, naik 12,46% secara tahunan (YoY). Efisiensi operasional meningkat, menurunkan rasio biaya terhadap pendapatan (CIR) menjadi 32,02%.

Hasil-hasil ini berkontribusi pada laba sebelum pajak (PBT) SeABank sebesar VND 1.388 miliar, yang menggarisbawahi disiplin pelaksanaannya dan memperkuat fondasi yang kuat untuk mencapai target 2026 serta arah strategis yang disetujui dalam RUPS, sekaligus memajukan pertumbuhan berkelanjutan yang berfokus pada ESG.

https://seabank.com.vn