HO CHI MINH CITY, VIETNAM – Media OutReach Newswire – Vinhomes mengisyaratkan pergeseran strategis dalam ekspansi perkotaan Vietnam melalui pengembangan Vinhomes Green Paradise, sebuah proyek pesisir seluas 2.870 hektare di Can Gio. Dengan mengintegrasikan prinsip ESG++ serta menyelaraskannya dengan standar internasional seperti BREEAM, pengembang ini memposisikan aset berskala besarnya agar mampu memenuhi tuntutan transparansi dan keberlanjutan dari investor institusional global.
Hingga akhir Oktober 2025, sektor properti Vietnam mencatatkan volume pendaftaran penanaman modal asing (FDI) baru tertinggi kedua, dengan total nilai mencapai USD 2,75 miliar. Dari jumlah tersebut, USD 1,5 miliar telah berhasil direalisasikan. Kinerja sektor ini sejalan dengan arus modal yang stabil ke bidang manufaktur dan teknologi, sekaligus mencerminkan iklim investasi yang relatif stabil.
Didorong oleh konsistensi kebijakan dan kerangka ekonomi yang terbuka, Vietnam terus menarik minat investasi internasional dalam jumlah signifikan. Tren ini semakin diperkuat oleh pesatnya urbanisasi serta fundamental makroekonomi yang stabil. Selain itu, perbaikan berkelanjutan pada infrastruktur dan layanan publik turut mendorong perubahan cara investor internasional menilai potensi pertumbuhan jangka panjang pasar Vietnam.
Menilai Stabilitas Sektor Properti Vietnam
Pembaruan legislasi terbaru, khususnya amandemen terhadap Undang-Undang Perumahan, Undang-Undang Bisnis Properti, dan Undang-Undang Pertanahan, telah menstandarkan kerangka regulasi serta meningkatkan transparansi pasar. Sebagai konsekuensinya, investor kini semakin memprioritaskan proyek-proyek yang memiliki kepatuhan hukum yang terverifikasi. Perubahan ini, dikombinasikan dengan kondisi moneter yang stabil dan tingkat suku bunga pinjaman rata-rata di kisaran 7–9 persen, telah menurunkan hambatan pembiayaan dan mendorong peningkatan aktivitas akuisisi di seluruh sektor.
Lanskap infrastruktur Vietnam tengah mengalami transformasi melalui investasi senilai USD 49 miliar yang mencakup sekitar 250 proyek. Proyek-proyek penting di antaranya pembangunan Jalan Lingkar 3 dan 4, serta Bandara Internasional Long Thanh. Seiring membaiknya konektivitas transportasi antara wilayah utara dan selatan, pusat-pusat perkotaan baru mulai bermunculan, yang pada gilirannya meningkatkan aktivitas properti di koridor-koridor yang sebelumnya sulit dijangkau.
Namun demikian, dalam konteks pasar berkembang, indikator makro semata tidaklah cukup. Bagi modal lintas negara, faktor pembeda utama terletak pada kemampuan pengembang untuk menerjemahkan perencanaan induk menjadi implementasi nyata serta operasional yang berkelanjutan.
Pengaruh Kredibilitas Pengembang terhadap Stabilitas Pasar
Vinhomes mempertahankan posisi teratas dalam peringkat pengembang domestik versi Vietnam Report selama tiga tahun berturut-turut. Perusahaan ini juga baru-baru ini meraih penghargaan “Corporate Excellence” pada ajang Asia-Pacific Enterprise Awards 2025, menandai periode pengakuan yang konsisten baik di tingkat nasional maupun regional.
Perusahaan ini telah membangun rekam jejak yang kuat dalam pengembangan kawasan perkotaan berskala besar, dengan mengelola proyek-proyek yang mencakup ratusan hektare. Setiap pengembangan dirancang sebagai ekosistem kota terpadu, yang menggabungkan hunian dengan infrastruktur khusus untuk kegiatan komersial, pendidikan, kesehatan, dan rekreasi, semuanya berada dalam satu kerangka manajemen terpadu.
Pengembangan kota berskala besar yang dilakukan Vinhomes mencerminkan pangsa pasar serta skala operasional perusahaan yang signifikan. Sebagai pemain dominan di sektor properti Vietnam, Vinhomes telah menunjukkan konsistensi dalam mengeksekusi proyek infrastruktur yang kompleks dan berkapasitas tinggi.
Portofolio Vinhomes saat ini mencakup sejumlah pengembangan berskala besar, antara lain Smart City (lebih dari 280 hektare), Ocean Park 1 (420 hektare), dan Grand Park (272 hektare). Rencana ekspansi ke depan berfokus pada pengembangan kawasan perkotaan berbasis olahraga seluas 9.000 hektare di Hanoi, yang diproyeksikan menampung 1,1 juta penduduk serta mencakup Stadion Trong Dong berkapasitas 135.000 kursi. Proyek-proyek mendatang lainnya meliputi Ha Long Xanh (4.100 hektare), pengembangan Teluk Cam Ranh (1.250 hektare), serta resor Lang Van di Da Nang.
Sektor properti menyumbang sekitar USD 28,5 miliar dari total investasi asing langsung (FDI) terdaftar di Kota Ho Chi Minh. Dalam sektor ini, Vinhomes tengah mengembangkan Vinhomes Green Paradise seluas 2.870 hektare di Can Gio, sebuah proyek yang menandai pergeseran strategis arah ekspansi perkotaan kota tersebut ke kawasan pesisir.
Peran Desain Berkelanjutan
Dibangun berdasarkan prinsip ESG++, pengembangan ini mengintegrasikan tata kelola lingkungan dan sosial dengan fokus pada keberlanjutan jangka panjang serta ketahanan terhadap perubahan iklim.
Dengan menyelaraskan diri pada standar BREEAM dan ISO 37122, Vinhomes Green Paradise berupaya menunjukkan keterkaitan antara pembangunan perkotaan berkelanjutan dan kinerja ekonomi jangka panjang.
Pengembangan ini berpusat pada Vin New Horizon, sebuah proyek perkotaan khusus yang dirancang untuk kebutuhan pensiun, perawatan lansia, dan kesehatan. Para pengamat industri memperkirakan kota ini akan menarik investasi asing langsung yang signifikan serta aliran remitansi dari komunitas warga Vietnam di luar negeri. Dengan jumlah populasi lebih dari lima juta orang, banyak di antaranya telah memasuki usia pensiun dan semakin mempertimbangkan Vietnam sebagai tempat tinggal jangka panjang yang didukung oleh infrastruktur layanan kesehatan khusus.
Proyek ini mencakup zona pariwisata dan hiburan seluas 122 hektare, yang berpusat pada Blue Waves Theatre. Fasilitas seluas 7 hektare ini memiliki arena dalam ruang berkapasitas 5.000 kursi serta alun-alun luar ruang yang mampu menampung hingga 60.000 orang. Infrastruktur tambahan dalam kawasan ini meliputi danau air asin Paradise Lagoon seluas 800 hektare, marina kapal pesiar Landmark Harbour, Sea Festival Square, taman safari, taman festival air hibrida, serta Winter Wonderland, taman es seluas 30.000 meter persegi.
Pengembangan ini mengintegrasikan sektor perhotelan dan layanan kesehatan sebagai komponen utama dalam rencana induknya. Sekitar 7.000 kamar akan dikelola oleh 20 merek hotel internasional dalam berbagai resor bintang lima. Infrastruktur kesehatan akan dipusatkan pada Rumah Sakit Internasional Vinmec Can Gio, yang dibangun dengan standar Cleveland Clinic, dan didukung oleh jaringan fasilitas kebugaran, spa, serta layanan kuliner.
Proyek ini juga menghadirkan dua lapangan golf internasional 18-hole, yang dirancang oleh Tiger Woods dan Robert Trent Jones II. Fasilitas-fasilitas ini menjadi bagian penting dari rencana induk yang diproyeksikan mampu menarik 40 juta pengunjung per tahun, yang diharapkan akan mendorong siklus pertumbuhan ekonomi baru bagi Kota Ho Chi Minh dan kawasan sekitarnya.
Pengembangan infrastruktur diproyeksikan akan mentransformasi konektivitas wilayah melalui sejumlah proyek berskala besar. Rencana tersebut mencakup pembangunan jalur kereta cepat perkotaan sepanjang 48,5 kilometer yang menghubungkan Phu My Hung dengan Can Gio, serta pembangunan Jembatan Can Gio dengan nilai investasi diperkirakan mencapai VND 11 triliun.
Melengkapi konektivitas transportasi tersebut, direncanakan pembangunan Pelabuhan Alih Muat Internasional Can Gio senilai VND 50 triliun, yang dirancang sebagai pelabuhan hijau pertama di Vietnam. Selain itu, otoritas setempat juga tengah melakukan studi kelayakan untuk jalur penyeberangan laut antara Can Gio dan Vung Tau guna meningkatkan integrasi kawasan.
Dalam iklim investasi global yang semakin menekankan transparansi dan stabilitas jangka panjang, Vinhomes memposisikan diri sebagai pintu masuk utama ke pasar properti Vietnam. Saat ini, pengembang tersebut mengelola 30 proyek perkotaan yang telah beroperasi, dengan menerapkan model “kota di dalam kota”. Dengan pengalaman 17 tahun di pasar, proposisi nilai perusahaan bagi investor internasional bertumpu pada rekam jejak kepatuhan hukum serta kemampuannya memenuhi standar operasional global dalam pengembangan berskala besar.
Vinhomes Green Paradise berfungsi sebagai tolok ukur pembangunan perkotaan di Vietnam sekaligus menjadi titik fokus bagi investor internasional yang membidik aset jangka panjang di kawasan Asia Tenggara.






