- - Kontrak Jens Amail diperpanjang hingga Desember 2030
- - Perpanjangan lebih awal mencerminkan kinerja operasional yang kuat dan perkembangan strategis yang sukses
- - Kemitraan dengan Carlyle menandai fase berikutnya dalam perjalanan pertumbuhan SNP
HEIDELBERG, JERMAN – Media OutReach Newswire – Dewan Pengawas SNP Schneider-Neureither & Partner SE telah memperpanjang kontrak Chief Executive Officer Jens Amail lebih awal selama lima tahun ke depan. Amail, yang telah memimpin perusahaan sejak Januari 2023, kini akan tetap menjabat sebagai CEO hingga Desember 2030. Perpanjangan kontrak lebih awal ini mencerminkan perkembangan sukses perusahaan dalam beberapa tahun terakhir dan menunjukkan stabilitas serta kepercayaan terhadap kepemimpinannya.

“Di bawah arahan Jens Amail, SNP telah membuat kemajuan signifikan dalam prioritas strategis utamanya, memperkuat posisi pasar, dan mencapai peningkatan operasional yang berkelanjutan. Perusahaan telah mempercepat ekspansi internasional dan memperluas ekosistem mitra global sebagai dasar pertumbuhan yang berkelanjutan. Perpanjangan kontraknya adalah sinyal jelas tentang kesinambungan dan menegaskan kepercayaan kami terhadap kepemimpinan beliau serta tim kuat yang telah dibangunnya di SNP,” ungkap Willi Westenberger, Managing Director di Carlyle sekaligus Ketua Dewan Pengawas SNP, dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).
Kemajuan operasional yang signifikan dan stabilitas yang dicapai oleh SNP sangat erat kaitannya dengan kepemimpinan Jens Amail. Sejak akhir 2022, perusahaan mencatat rekor tahunan dalam penerimaan pesanan, pendapatan, dan EBIT. Peningkatan profitabilitas yang berkelanjutan didukung oleh strategi internasionalisasi dan pertumbuhan yang berhasil. Hal ini membuka pasar baru, memperluas bisnis perangkat lunak secara signifikan, dan meningkatkan kolaborasi dengan ekosistem ke tingkat yang lebih tinggi.
Jens Amail juga memainkan peran kunci dalam memperkuat tata kelola perusahaan dan stabilitas strategis SNP. Kembalinya struktur tata kelola ganda dengan Dewan Eksekutif dan Dewan Pengawas, serta penyelesaian masalah hukum yang telah lama berlangsung, telah memberikan fondasi yang kokoh untuk pengembangan perusahaan di masa depan. Di sisi produk, peluncuran platform SNP Kyano pada 2024 menjadi langkah evolusi penting dalam mendukung strategi perusahaan sebagai fasilitator transformasi digital dan kelincahan bisnis.
Berdasarkan momentum kuat ini, SNP menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan investasi global Carlyle pada akhir 2024. Kemitraan ini bertujuan untuk mendukung fase pertumbuhan berikutnya dengan mempercepat eksekusi strategi dan memperluas jejak global SNP.
Dengan perpanjangan kontrak Jens Amail lebih awal, Dewan Pengawas memastikan kesinambungan kepemimpinan di puncak perusahaan saat SNP memasuki babak berikutnya dalam perjalanan pertumbuhannya.
Tentang SNP
SNP (kode saham: SHF.DE) adalah pemimpin platform teknologi global dan mitra terpercaya bagi perusahaan yang mencari kemampuan transformasi berbasis data yang tiada tanding serta kelincahan bisnis. Platform Kyano milik SNP mengintegrasikan seluruh kemampuan dan penawaran mitra yang diperlukan untuk memberikan pengalaman berbasis perangkat lunak yang komprehensif dalam migrasi dan manajemen data. Dikombinasikan dengan pendekatan BLUEFIELD, Kyano menetapkan standar industri yang menyeluruh untuk restrukturisasi dan modernisasi lanskap TI berbasis SAP dengan lebih cepat dan aman, sambil memanfaatkan inovasi berbasis data.
Perusahaan ini bekerja sama dengan lebih dari 3.000 pelanggan dari berbagai ukuran dan sektor di lebih dari 80 negara, termasuk banyak perusahaan DAX 40 dan Fortune 500. Grup SNP memiliki lebih dari 1.600 karyawan di seluruh dunia yang tersebar di lebih dari 36 lokasi di 23 negara. Perusahaan berkantor pusat di Heidelberg, Jerman, dan mencatat pendapatan sebesar EUR 254,8 juta pada tahun fiskal 2024.
Informasi lebih lanjut tersedia di www.snpgroup.com.






