DUMAI, RIAUGREEN.COM - Pemerintah Kota Dumai mematangkan rencana strategis
penanaman modal melalui Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan Pelabuhan
Selinsing bersama para investor potensial. Rapat Koordinasi dipimpin
langsung oleh Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS yang diwakili oleh
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hj. Yusmanidar, S.Sos., M.Si,
Senin (18/05/26) di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim.
RAPAT
Koordinasi yang digelar menjadi agenda krusial dalam memaparkan materi
presentasi resmi daerah guna menarik minat serta meyakinkan para
investor agar menanamkan modalnya pada pengembangan pelabuhan dan
Kawasan Industri Selinsing.
Walikota
Dumai, H Paisal, SKM, MARS melalui Asisten II Setdako Dumai, Hj
Yusmanidar dalam pemaparannya menjelaskan secara komprehensif bahwa Kota
Dumai memiliki posisi geostrategis yang sangat kuat sebagai pintu
gerbang utama kegiatan ekspor-impor Indonesia di Pantai Timur Sumatera.
Potensi besar ini didukung penuh oleh iklim investasi daerah yang sangat
kondusif.
" Kinerja
ekonomi dan investasi Kota Dumai terus menunjukkan tren positif dari
waktu ke waktu. Hal tersebut dapat terwujud berkat adanya dukungan
regulasi yang komprehensif, kepastian hukum, serta kemudahan birokrasi
yang kami berikan kepada para pelaku usaha," ujar Yusmanidar di hadapan
perwakilan investor.
Lebih
lanjut ditegaskannya, Kawasan Industri Selinsing dan Dermaga Multi
Purpose telah ditetapkan sebagai proyek prioritas pemerintah daerah.
Guna menjamin kelancaran operasional dan pembangunan fisik ke depan,
Pemko Dumai memastikan ketersediaan lahan di lokasi tersebut sudah
berstatus clean and clear (siap bangun). Selain itu, Kemajuan wilayah
ini juga terus diakselerasi melalui penyediaan infrastruktur pendukung
yang mumpuni.
"
Pemerintah daerah telah dan akan terus mengembangkan fasilitas penunjang
di sekitar kawasan, mulai dari aksesibilitas jalan, pemenuhan utilitas
dasar, fasilitas kesehatan, hingga jaminan keamanan kawasan," tambahnya.
Untuk
mengoptimalkan realisasi mega proyek ini, Pemko Dumai menawarkan skema
kemitraan Business-to-Business (B2B). Model kerja sama ini sengaja
dirancang untuk menarik minat investasi secara luas dengan tetap
mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan serta efisiensi
operasional jangka panjang.
Di
tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Said Effendi, SE
menyatakan kesiapan jajarannya dalam memberikan dukungan penuh dari
sisi konektivitas transportasi dan teknis kepelabuhanan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini akan menjadi roda penggerak ekonomi baru bagi Dumai.
"
InshaAllah, kami dari Dinas Perhubungan siap mengawal aspek teknis,
perizinan transportasi, dan integrasi sistem logistik guna memastikan
konektivitas Pelabuhan Selinsing berjalan optimal. Pembangunan Dermaga
Multi Purpose ini bukan hanya tentang infrastruktur fisik, melainkan
langkah strategis kita dalam memperlancar arus barang, menurunkan biaya
logistik nasional, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat
lokal," tegas Said Effendi.
Rapat
koordinasi diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan pemantapan
komitmen bersama antara jajaran Pemerintah Kota Dumai dengan pihak
investor demi mempercepat realisasi pembangunan fisik di lapangan.
Turut
hadir dalam rakor tersebut sejumlah kepala instansi terkait, pejabat
struktural di lingkungan Pemkot Dumai, serta perwakilan konsorsium
investasi.(infotorial)