Hero melakukan pengembangan laporan secara menyeluruh dari awal hingga akhir (end-to-end), konfigurasi aplikasi, serta manajemen token, dengan menyelesaikan tiket tanpa biaya marjinal tambahan di luar biaya platform, sementara pelanggan tetap menggunakan sistem, kontrol, dan model akses yang sudah mereka miliki.

SINGAPURA – Media OutReach Newswire – 18 Juni 2026 – Dayos Pte. Ltd., perusahaan kecerdasan buatan (AI) yang berbasis di Singapura, hari ini mengumumkan ketersediaan umum (general availability) Athena, versi terbaru dari Hero, platform agentik miliknya untuk dukungan Oracle dan Workday. Hero merupakan pengganti langsung kontrak tradisional Application Managed Services (AMS), bukan sekadar alat tambahan yang ditempelkan di atas sistem yang sudah ada. Platform ini kini dapat langsung digunakan oleh pelanggan perusahaan melalui paket Starter dan Pro dari Dayos.

Peluncuran ini ditujukan untuk mengatasi empat masalah struktural dalam model AMS yang selama dua dekade terakhir dihadapi oleh perusahaan-perusahaan pengguna Oracle dan Workday.

Waktu Implementasi. Keterlibatan AMS tradisional biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk proses perencanaan, onboarding, dan mencapai cakupan layanan penuh. Athena Starter dapat diterapkan hanya dalam dua minggu, mulai dari penandatanganan kontrak hingga agen AI beroperasi langsung di lingkungan Oracle atau Workday milik pelanggan.

Kualitas Pekerjaan. Agen-agen Hero menganalisis dan menyelesaikan tiket layanan langsung di lingkungan sistem pelanggan yang sebenarnya dengan melakukan eksplorasi, perencanaan, dan validasi sebelum memberikan hasil. Tiket pengembangan laporan (report development), yang secara historis menjadi salah satu penyebab utama keterlambatan dalam laporan SLA perusahaan, dapat diselesaikan 70% lebih cepat menggunakan Hero. Pengguna cukup memasukkan instruksi dalam bahasa Inggris biasa, kemudian sistem menghasilkan SQL yang telah divalidasi dan langsung dijalankan di dalam lingkungan pelanggan.

Beban Dukungan Jangka Panjang. Hero mampu mengurangi backlog tiket Oracle sebesar 50% dalam 30 hari pertama bagi pelanggan paket Starter. Untuk pelanggan paket Pro, sistem ini memberikan pengurangan berkelanjutan sebesar 60% pada antrean tiket aktif hingga akhir tahun pertama penggunaan. Selain itu, SLA di seluruh implementasi pelanggan berjalan 50% lebih cepat. Setiap tiket yang diselesaikan Hero berarti satu tiket yang tidak perlu ditagihkan oleh penyedia layanan AMS pelanggan.

Bukti Implementasi. Dayos menggunakan Hero secara internal untuk menghentikan penggunaan lingkungan ITSM ServiceNow miliknya hanya dalam waktu 45 hari, dengan 60% tiket Tier 1 kini dapat diselesaikan secara otonom. Implementasi tersebut didokumentasikan sebagai studi kasus referensi dalam Bagian 2.1 IMDA Model AI Governance Framework for Agentic AI, yang diterbitkan oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA) Singapura pada acara ATxSG 2026 bulan Mei 2026. Studi kasus tersebut dipublikasikan bersama contoh penerapan dari AWS, DBS Bank, Google, Workday, OCBC Bank, Tencent, PwC, dan GovTech Singapore.

“Penyedia layanan AMS menagih biaya per tiket atau per jam kerja. Hero menyelesaikan tiket tanpa biaya marjinal tambahan di luar biaya platform. Setiap tiket yang ditutup oleh Hero adalah satu tiket yang tidak akan ditagihkan oleh penyedia AMS Anda,” ujar Brad McElhannon, Pendiri dan CEO Dayos.

Tersedia Sekarang dan Rencana Ke Depan

Athena Starter tersedia dengan harga USD 60.000 per tahun, menawarkan pengurangan backlog tiket Oracle sebesar 50% dalam 30 hari, percepatan pengembangan laporan hingga 70%, dan peningkatan kecepatan SLA sebesar 50%.

Athena Pro tersedia dengan harga USD 150.000 per tahun, dilengkapi kemampuan pengembangan agen khusus (custom agent development) serta komitmen kontraktual untuk mempertahankan pengurangan antrean tiket aktif sebesar 60% hingga akhir tahun pertama. Detail paket dan rincian hasil berdasarkan tingkatan layanan tersedia di Dayos Plans.

Versi Athena Hero saat ini telah mendukung penuh Oracle dan Workday. Dukungan untuk SAP ditargetkan tersedia pada Januari 2027.

Hero dibangun menggunakan Agent Development Kit (ADK) dari Google dengan model Gemini sebagai mesin penalaran utama. Platform ini beroperasi berdasarkan tata kelola yang selaras dengan standar ISO 42001 serta kontrol keamanan SOC 2 Type II. Athena kini telah memasuki tahap ketersediaan umum dan telah digunakan dalam berbagai implementasi perusahaan aktif di kawasan Asia-Pasifik.


https://www.dayos.com
https://www.linkedin.com/company/dayos/
https://www.youtube.com/watch'v=GnCEgiDBw1g


Tentang Dayos

Dayos adalah perusahaan platform berbasis AI (AI-native platform company) yang berkantor pusat di Singapura. Platform andalannya, Hero, mengotomatisasi berbagai pekerjaan application-managed services (AMS) untuk Oracle dan Workday yang selama ini umumnya dialihdayakan oleh perusahaan, termasuk konfigurasi sistem, pengembangan laporan, rekonsiliasi data, entri transaksi, pemantauan, serta penyelesaian insiden. Alih-alih menggantikan sistem yang sudah dimiliki pelanggan, Hero bekerja langsung di dalam lingkungan Oracle dan Workday yang telah ada, sambil tetap mematuhi kontrol yang telah ditetapkan serta model akses berbasis peran (role-based access model) milik pelanggan.

Dayos telah mengantongi sertifikasi ISO 42001 dan SOC 2 Type II, serta tercantum sebagai implementasi rujukan dalam IMDA Model AI Governance Framework for Agentic AI. Perusahaan ini didirikan oleh Brad McElhannon, yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam implementasi Oracle untuk perusahaan, mencakup lebih dari 200 klien. Ia juga pernah memimpin tim Finance Engineering di Robinhood hingga perusahaan tersebut melaksanakan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO). Informasi lebih lanjut tersedia di Dayos.