KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach Newswire – 14 Mei 2026 – ACES Institute hari ini menganugerahkan pengakuan Distinguished Fellow (Rekan Terkemuka) kepada Pendiri dan CEO Letright, Ren Li, selama sebuah dialog kepemimpinan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Monash University Malaysia dan Principles for Responsible Management Education (PRME) yang didukung PBB.

Berlangsung di Plenary Theatre, Monash University Malaysia, forum yang bertajuk Responsible Leadership in Asia: A Case Dialogue on Practice and Impact (Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab di Asia: Dialog Kasus tentang Praktik dan Dampak) ini mempertemukan para pemimpin bisnis, akademisi, dan advokat keberlanjutan untuk mengkaji bagaimana perusahaan dapat berkembang secara global sambil mempertahankan tata kelola yang bertanggung jawab.

Pengakuan ini menandai pencapaian terbaru bagi Li, yang sebelumnya pernah menerima penghargaan Responsible Business Leader (ACES Awards 2024) dan Entrepreneur of the Year (ACES Awards 2025). Di bawah kepemimpinannya, Letright telah muncul sebagai salah satu eksportir perabot luar ruangan terkemuka di China, yang beroperasi di lebih dari 70 negara.

Dalam dialog tersebut, Li menekankan bahwa kepemimpinan yang bertanggung jawab harus menjadi standar di seluruh industri, bukan sekadar keunggulan kompetitif yang sempit. “Saya menyambut persaingan karena kepemimpinan bisnis yang bertanggung jawab harus terus meluas di seluruh industri,” kata Ren Li. “Pasar ini cukup besar untuk semua orang. Yang lebih penting adalah membangun bisnis yang tumbuh secara berkelanjutan dan bertanggung jawab dalam jangka panjang.”

Dipandu oleh Associate Professor Dr. Esther Chong dari Monash University Malaysia School of Business, diskusi tersebut mengeksplorasi pengambilan keputusan etis di seluruh rantai pasok global. “Perjalanan Ren Li menunjukkan bahwa profitabilitas dan kepemimpinan yang berprinsip dapat saling memperkuat,” catat Dr. Chong.

Dr. Shanggari Balakrishnan, Presiden ACES Institute sekaligus CEO MORS Group, menyatakan bahwa fellowship ini mencerminkan misi organisasi untuk mendukung kepemimpinan etis. “Ren Li mewakili generasi baru pemimpin yang memahami bahwa akuntabilitas, ketahanan, dan tujuan adalah inti dari kesuksesan jangka panjang,” ujarnya.

Dialog tersebut berhasil menjembatani wawasan akademis dengan pengalaman eksekutif di dunia nyata, memberikan pandangan yang lebih dekat tentang penerapan prinsip-prinsip yang bertanggung jawab di tengah pengawasan global yang semakin ketat. Acara ditutup dengan jamuan makan siang untuk membangun jejaring bagi para perwakilan dari akademisi dan komunitas bisnis internasional.



Tentang ACES Institute

ACES Institute, bagian riset dari MORS Group, mempromosikan kepemimpinan dan keberlanjutan di Asia. Lembaga ini menjembatani wawasan akademis dan praktik perusahaan melalui program fellowship dan kemitraan untuk mendukung keunggulan etis dan kewirausahaan yang bertanggung jawab.