JAKARTA, INDONESIA – Media OutReach Newswire – Green SM hari ini meluncurkan versi terbaru aplikasinya di Indonesia, disertai fitur personalisasi berbasis AI, desain antarmuka “Liquid Glass” yang diperbarui, serta rangkaian promo terbatas bagi pengguna.
Sebagai bagian dari peluncuran ini, pengguna terdaftar yang mengunduh
versi terbaru aplikasi Green SM akan mendapatkan paket berlangganan
gratis dengan 30 voucer diskon 15% (maksimal Rp50.000) yang berlaku
selama 7 hari. Sementara itu, pengguna loyal dengan frekuensi perjalanan
tinggi yang terpilih akan otomatis mendapatkan diskon eksklusif 18%
(maksimal Rp50.000) untuk 5 kali perjalanan, yang berlaku pada 22–28
April 2026.
Versi terbaru ini menghadirkan sistem berbasis AI yang mampu beradaptasi secara real-time
terhadap perilaku pengguna. Halaman utama secara otomatis menampilkan
layanan yang relevan berdasarkan pola pemakaian, waktu, dan lokasi,
sehingga pengguna dapat mengakses opsi yang paling sesuai dengan lebih
cepat. Sistem ini juga terus belajar dari preferensi pengguna untuk
mengantisipasi kebutuhan dan memberikan rekomendasi perjalanan yang
lebih tepat.
Aplikasi terbaru ini juga menghadirkan antarmuka
“Liquid Glass” yang lebih modern, dengan interaksi yang lebih mulus dan
navigasi yang lebih intuitif. Melalui pendekatan yang berorientasi pada
pengguna, akses pada layanan lebih cepat didapat sejak membuka aplikasi.
Proses pemesanan dan pembayaran juga disederhanakan tanpa mengurangi
standar layanan.
Mulai 22 April 2026, pengguna dapat mengunduh
versi terbaru aplikasi Green SM melalui App Store dan Google Play. Kedua
versi aplikasi akan berjalan secara paralel selama masa transisi, dan
mulai 31 Mei 2026 seluruh layanan akan sepenuhnya beralih ke versi
terbaru.
Aplikasi Green SM dikembangkan sebagai platform
multi-layanan dalam satu sistem yang terintegrasi. Saat ini di
Indonesia, Green SM menyediakan layanan ride-hailing berbasis
kendaraan listrik dan akan diperluas sesuai dengan pengembangan
ekosistem layanan. Melalui satu akun, pengguna dapat menggunakan layanan
Green SM di Indonesia, Vietnam, Laos, dan Filipina, dengan standar
pengalaman layanan berkualitas yang konsisten di setiap negara.
Deny Tjia, Managing Director Green SM Indonesia, menyampaikan:“Ini
bukan sekadar pembaruan aplikasi. Ini adalah langkah menuju sistem
mobilitas yang bisa berjalan mulus lintas kota dan negara. Dengan
menghubungkan berbagai market dalam satu sistem terintegrasi, Green SM
membangun fondasi untuk menghadirkan standar pengalaman yang terjaga
dalam skala besar. Ini bukan hanya soal memperluas layanan, tapi juga
cara baru dalam menghadirkan mobilitas hijau.”
Seiring
meningkatnya kebutuhan akan mobilitas yang lebih terintegrasi dan
berkelanjutan, Green SM terus menghadirkan solusi yang praktis untuk
mendukung perjalanan sehari-hari, sekaligus membantu mengurangi emisi.
Di
Indonesia, pengguna sudah menempuh lebih dari 100 juta kilometer
perjalanan tanpa emisi melalui platform ini. Di tingkat regional, dalam
tiga tahun Green SM berkembang menjadi salah satu platform mobilitas
listrik terbesar di Asia Tenggara, beroperasi di empat negara dengan
lebih dari 186.000 kendaraan listrik.
Hingga kini, platform ini
telah memfasilitasi lebih dari 620 juta perjalanan, setara dengan
sekitar 4,2 miliar kilometer mobilitas hijau, dengan estimasi
pengurangan sekitar 580.000 ton emisi CO₂.
Tidak hanya di
transportasi, Green SM juga terus memperluas ekosistemnya dengan
menghubungkan berbagai mitra di industri. Melalui inisiatif Green
Alliance Frontier, lebih dari 400 mitra telah bergabung untuk
bersama-sama mendorong percepatan transisi menuju mobilitas yang lebih
ramah lingkungan.






