BEIJING, CHINA – Media OutReach Newswire – Pada tahun 2025, Tiongkok mencapai tonggak yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam inovasi teknologi, mulai dari terobosan kecerdasan buatan hingga kemajuan dalam eksplorasi luar angkasa. CGTN menghadirkan sebuah artikel fitur yang mengkaji bagaimana kemajuan ini tidak hanya mencerminkan pertumbuhan industri, tetapi juga peran Tiongkok yang terus berkembang dalam tata kelola inovasi global, dengan menyoroti komitmen negara tersebut untuk membentuk standar internasional, mendorong kolaborasi, serta menghadapi tantangan bersama seperti perubahan iklim dan kesehatan publik.
Indeks Inovasi Global 2025 yang dirilis oleh Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) menempatkan Tiongkok di peringkat ke-10 dunia untuk pertama kalinya, peringkat pertama di antara negara-negara berpendapatan menengah ke atas, serta peringkat kelima dalam output inovasi.
Tiongkok memimpin dunia dalam berbagai indikator kekayaan intelektual, menjadi tuan rumah bagi jumlah klaster inovasi 100 teratas terbanyak—termasuk klaster Shenzhen-Hong Kong-Guangzhou yang kini menempati peringkat pertama—serta memiliki nilai merek terbesar kedua di dunia sebesar 1,81 triliun dolar AS. Dengan memanfaatkan momentum ini, Tiongkok mendorong kepemimpinan industri dalam periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026–2030).
Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Tiongkok telah mengembangkan lebih dari 200 model besar domestik dan memperluas penerapan AI di berbagai sektor industri. Inisiatif “AI+” Tiongkok mengintegrasikan teknologi digital dengan manufaktur dan sistem cerdas, dan pada tahun 2025, skala industri inti AI Tiongkok melampaui 1 triliun yuan (sekitar 142 miliar dolar AS), yang menegaskan laju ekspansi yang sangat cepat.
Seiring dengan perkembangan AI, Tiongkok juga memperluas kapabilitas antariksa komersialnya: roket seri Long March telah meluncurkan gugus satelit dari Provinsi Hainan di Tiongkok selatan, dan negara tersebut telah mengajukan permohonan hak frekuensi serta orbit untuk 203.000 satelit kepada International Telecommunication Union, dengan rencana membangun mega-konstelasi pada tahun 2030 yang dapat mendukung rantai industri senilai 1,2 triliun yuan.
Melengkapi kemajuan industri tersebut, pada tahun 2023 Presiden Tiongkok Xi Jinping mengusulkan Inisiatif Tata Kelola Kecerdasan Buatan Global, yang menguraikan pendekatan konstruktif Tiongkok terhadap pengembangan dan tata kelola AI global, serta sejak itu menjadi rujukan dalam diskusi dan kerangka kerja kerja sama internasional berikutnya. Pada Juli 2025, Tiongkok merilis Rencana Aksi Tata Kelola AI Global sebagai tindak lanjut konkret dari inisiatif 2023, yang memberikan panduan bagi kerja sama multilateral mengenai tata kelola AI yang aman, inklusif, dan berpusat pada manusia di antara negara dan organisasi peserta.
China Media Group juga menguraikan 10 tren utama AI untuk tahun 2026, termasuk globalisasi tata kelola AI, peningkatan skala daya komputasi, meluasnya agen AI, serta teknologi interaksi multimodal.
Untuk mendukung inovasi-inovasi ini, Tiongkok memperkuat investasi penelitian dan pengembangan serta kelembagaan. Pada tahun 2025, badan usaha milik negara pusat menginvestasikan 1,1 triliun yuan dalam penelitian dan pengembangan untuk tahun keempat berturut-turut serta 2,5 triliun yuan dalam industri strategis yang sedang berkembang, sementara reformasi pajak dan biaya dengan total sekitar 10,5 triliun yuan selama periode Rencana Lima Tahun ke-14 (2021–2025) mendorong inovasi perusahaan.
Misi sains fundamental berskala besar, seperti misi pengambilan sampel asteroid Tianwen-2 dan misi eksplorasi air bulan Chang'e-7, menunjukkan kemampuan penelitian jangka panjang yang semakin kuat.
Ke depan, lima tahun berikutnya dari inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi Tiongkok tidak akan menjadi proses yang terisolasi. Dari konstelasi satelit hingga chip AI, setiap terobosan berkontribusi dalam mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan pengendalian penyakit.
Tiongkok yang inovatif, bergerak dengan keterbukaan dan efisiensi, tengah menjadi mesin utama bagi kemajuan global yang bersifat bersama.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik: https://news.cgtn.com/news/2026-02-04/Vision-2030-China-s-tech-blueprint-reshaping-global-innovation-1KujBKYBQHK/p.html






