HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – Asian Financial Forum (AFF), acara keuangan tahunan unggulan Asia, berhasil menutup penyelenggaraan edisi ke-19 kemarin (27 Januari), setelah dua hari diskusi intensif dan berbagi wawasan yang melibatkan lebih dari 4.000 pemimpin bisnis dan pejabat dari lebih 60 negara dan wilayah.
Acara ini diselenggarakan secara bersama oleh Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) dan Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) dengan tema “Co-creating New Horizons Amid an Evolving Landscape”, dan AFF menyambut lebih dari 150 pembicara terkemuka dari seluruh dunia.
Sebuah Global Business Summit baru digelar sepanjang hari kedua AFF kemarin, untuk lebih mengintegrasikan keuangan dengan sektor-sektor industri utama serta mendorong inovasi dan perkembangan ekonomi.
Diselenggarakan bersama oleh Financial Services and the Treasury Bureau Pemerintah HKSAR, HKTDC, dan Office for Attracting Strategic Enterprises, summit ini membahas bagaimana keuangan memberdayakan bisnis. Acara ini juga mengeksplorasi bagaimana Hong Kong dapat mendukung perusahaan-perusahaan Tiongkok daratan untuk “go global” serta prospek masuknya perusahaan asing ke pasar daratan Tiongkok.
Dalam sambutannya saat pembukaan summit, Paul Chan, Sekretaris Keuangan Pemerintah HKSAR, menekankan perdagangan, keuangan, dan inovasi serta teknologi sebagai tiga pendorong utama pertumbuhan ekonomi masa depan.
“Hong Kong bukan hanya platform yang menghubungkan modal, pasar, proyek, talenta, dan peluang. Hong Kong siap menjadi mitra strategis untuk membantu Anda tumbuh, meningkatkan skala, dan go global,” kata Mr. Chan.
Dalam membangun ekosistem teknologi yang lebih dinamis, Mr. Chan menyatakan bahwa Pemerintah HKSAR bertekad menarik perusahaan-perusahaan teknologi terdepan dunia untuk mendirikan kehadiran di Hong Kong.
“Kami menyambut perusahaan teknologi dan industri untuk hadir di Northern Metropolis. Jika diperlukan, kami siap menyesuaikan paket insentif, yang bisa mencakup hibah tanah, konsesi premium, insentif pajak, dan langkah-langkah fasilitasi lainnya. Segala sesuatunya bisa dinegosiasikan,” ujarnya.
“Di masa-masa yang tidak dapat diprediksi ini, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama menambah kelincahan dan ketahanan ekonomi, industri, bisnis, dan komunitas kita. Hong Kong, di bawah pengaturan ‘satu negara, dua sistem', sangat tepat untuk menjadi tuan rumah percakapan ini dan mempromosikan kolaborasi lintas sektor, sebagai super connector, super value-adder, dan super collaborator,” kata Prof. Frederick Ma, Ketua HKTDC, dalam sambutannya saat pembukaan summit.
Serangkaian sesi pleno yang diadakan selama summit mencakup Business Plenary I – Perusahaan Tiongkok Daratan Go Global, dan Business Plenary II – Kolaborasi Strategis untuk Pertumbuhan Bersama, yang menyoroti peluang terbaru dalam ekspansi pasar global dan investasi asing masuk.
Global Business Summit juga menampilkan serangkaian sesi diskusi yang membahas sektor-sektor bernilai tinggi dan pertumbuhan cepat, termasuk biomedis dan kesehatan, energi hijau, tren konsumen baru, kecerdasan buatan, dan robotika.
Para pembicara termasuk perwakilan dari perusahaan-perusahaan ternama di bidang masing-masing, seperti Banking Circle, Infineon AG, Investcorp, JP Morgan, Revolut, Triton Partners, Amgen, Merck, DexForce Technology, JD.com, Pictet Group, AI² Robotics, Galbot, dan Tencent.
Paul Polman, seorang pemimpin bisnis, investor, dan filantropis yang fokus pada perubahan sistemik, aksi iklim, dan kesetaraan sosial, menyampaikan Keynote Luncheon Speech pada 27 Januari. Ia membagikan strategi keberlanjutan perusahaan “Net Positive” yang telah ia dukung beberapa tahun terakhir, dengan fokus pada kemajuan pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, sesi Deal-making AFF tahun ini, yang diselenggarakan bersama oleh HKTDC dan Hong Kong Venture Capital and Private Equity Association, menarik lebih dari 280 investor dan lebih dari 600 proyek investasi, menghasilkan lebih dari 800 pertemuan satu lawan satu yang berhasil menghubungkan modal global dengan peluang investasi.
AFF juga menandai dimulainya International Financial Week tahun ini, menampilkan 14 acara industri yang mencakup beragam topik keuangan dan bisnis global, termasuk peluang ASEAN, keuangan digital, keuangan hijau, family office, private equity, dan investasi alternatif. Bersama-sama, acara-acara ini menegaskan peran unik Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional yang paling lengkap dan terdiversifikasi di kawasan ini.
https://www.brandhk.gov.hk/
https://www.linkedin.com/company/brand-hong-kong/
https://x.com/Brand_HK/
https://www.facebook.com/brandhk.isd
https://www.instagram.com/brandhongkong






