• Home
  • Advertorial
  • Berkat Gelombang Bono, Bupati Pelalawan Terima Anugerah Pesona Indonesia 2017

Berkat Gelombang Bono, Bupati Pelalawan Terima Anugerah Pesona Indonesia 2017

Senin, 27 November 2017 | 10:07
PELALAWAN, RIAUGREEN.COM - Gelombang Bono merupakan destinasi wisata unik nan mendunia yang terletak di Kabupaten Pelalawan. Keunikan gelombang Bono mampu memperdaya peselancar dari seluruh penjuru dunia, tak jarang pada event event tertentu Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan ramai dipadati turis domestik maupun mancanegara yang ingin mencoba berselancar di gelombang bono.

Keunikan gelombang bono ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi Kabupaten Pelalawan, Hal itu pulalah yang membuat Untuk yang kesekian kalinya di tahun 2017 ini, Bupati Pelalawan H.M.Harris mendapatkan penghargaan tingkat nasional atas prestasinya membangun daerah ini. Kali ini, penghargaan yang diraih oleh orang nomor satu di kabupaten Pelalawan adalah atas prestasinya mempopulerkan wisata Bono sebagai destinasi tempat berselancar terpopuler (Most Popular Surfing Spot).

Atas prestasinya itu, Bupati Pelalawan HM Harris diberikan penghargaan oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara.

Dalam acara malam penghargaan ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) itu, gelombang Bono yang berada di Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau mendapatkan Peringkat Pertama Terpopuler mengungguli dari Objek Wisata Selancar Pantai Wediombo Kabupaten Gunung Kidul di Peringkat Kedua dan Pantai Tarimbang Kabupaten Sumba Timur di Peringkat Ketiga.

Hal ini terungkap dalam pemberian penghargaan pada Bupati Pelalawan HM Harris di bidang pariwisata dalam malam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 yang digelar di Studio 3 Metro TV, Jakarta, Sabtu malam (25/11/2017).

Usai menerima penghargaan, Bupati Harris menyatakan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas dukungan dan partisipasi masyarakat dan segenap pihak terkait yang sudah bekerjasama dalam menghantarkan Bono sebagai nominasi populer sehingga mendapatkan peringkat pertama sebagai tempat berselancar terpopuler dalam malam Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2017.

"Prestasi ini tidak terlepas dari 7 program strategis pemerintah daerah melalui Pelalawan Eksotis yang menjadikan bono sebagai destinasi wisata nasional selaras dengan program pemerintah pusat menuju Indonesia Emas 2045 dan Nawacita Presiden Jokowi dalam hal percepatan laju  pertumbuham ekonomi melalui bidang pariwisata sebagai penghasil devisa terbesar," ujarnya.

Terus Promosikan Bono

Dengan ini Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus melakukan berbagai upaya untuk mempromosikan gelombang bono dimulai dari dalam negeri hingga ke mancanegara. Setiap ada kesempatan gelombang bono tetap menjadi prioritas pemerintah untuk ditawarkan.

Salah satu cara promosi yang dilakukan pemerintah kabupaten pelalawan dengan secara berkala menggelar even seni dan budaya guna menambah daya tarik pengunjung. Promosi yang setiap tahun dilaksanakan disaat pasang mati, dimana air laut naik menuju daratan terjadi saat bulan-bulan November dan Desember adalah dengan menggelar "Bekudo Bono".

Acara ini meramu sejumlah kegiatan dengan ikon wisata seperti menampilkan seni dan budaya kabupaten/kota Se-Provinsi Riau, kemudian acara lomba mancing dan tentu saja lomba berselancar dengan berbagai kategori, baik tingkat lokal maupun nasional. Selain itu, ada juga lomba fotografi yang diharapkan menghasilkan momen-momen eksotik dari gelombang bono nan asri dan memukau.

Dengan segala usaha dan upaya pemerintah kabupaten pelalawan dalam promosi wisata yang dalam pengelolaan akhirnya wisata gelombang bono mendapat pengakuan dari pemerintah pusat dengan masuknya wisata bono menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang mendapat prioritas pengembangan dan promosi keseluruh mancanegara.

Demi mewujudkan itu semua itu, HM Harris sebagai Bupati Pelalawan sangat menyadari bahwa itu bukan hal mudah. Perlu dukungan dari semua pihak, baik dari internal pemerintahan, masyarakat, stakeholder juga termasuk insan media.

"Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mewujudkan target-target tersebut tanpa dukungan semua pihak," ujar Bupati HM Harris diruang kantornya saat ditemui insan pers terkait pencalonannya menuju Riau Satu, beberapa waktu yang lalu.

Masih menurutnya, Pelalawan punya potensi yang besar untuk sumber daya alam dan sumber daya manusia. Seluruh keunggulan tersebut, merupakan potensi besar untuk bisa memajukan Pelalawan. Namun demikian, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri mewujudkan target-target tersebut tanpa dukungan masyarakat.

"Sebab, pencapaian kemandirian, pencapaian kesejahteraan masyarakat dan pencapaian kemajuan daerah tidak akan dapat terwujud jika hanya mengandalkan kemampuan pemerintah daerah tanpa dukungan semua pihak termasuk dunia usaha," sebut Harris lagi.

Harris mengakui, saat ini dukungan berbagai pihak untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Pelalawan sangat dirasakannya. "Untuk itu, saya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Pelalawan yang sudah mendukung kemajuan pembangunan Pelalawan selama ini," tambahnya.

Saat ditanyakan terkait pengembangan objek wisata Bono sebagai upaya dalam mewujudkan salah satu program Bupati, yakni Pelalawan eksotis, dengan gamblang Harris memaparkan bahwa seluruh program tersebut saling dukung mendukung. "Tentunya pelalawan eksotis harus didukung dengan program Terang, dan Pelalawan Lancar," ungkap Bupati Harris.

Dalam terwujudnya pelalawan terang, di Kecamatan Teluk Meranti dan Kuala Kampar tentunya akan memudahkan setiap masyarakat maupun pengusaha untuk melakukan investasi usaha dalam menyambut kedatangan para wisatawan. (adv/angga)

BERITA LAINNYA
Gubernur Riau Panen Raya Padi di Desa Mentayan
Jumat, 08 Desember 2017 | 11:25
Gubernur Riau Buka Riau Expo 2017
Senin, 16 Oktober 2017 | 12:43
Pembangunan SPAM Durolis Mulai Dikerjakan
Jumat, 06 Oktober 2017 | 15:45
BERIKAN KOMENTAR
Top