SINGAPURA – Media OutReach Newswire – 25 Juni 2026 – MET Group telah menerbitkan Climate Impact Report 2025 yang menyoroti bagaimana perusahaan terus menyeimbangkan dekarbonisasi, keamanan pasokan energi, dan keterjangkauan melalui portofolio terintegrasi yang mencakup gas, LNG, energi terbarukan, serta solusi penyimpanan energi.

Laporan ini hadir di tengah perdebatan di Eropa mengenai bagaimana mempertahankan ambisi iklim sekaligus menjaga daya saing industri dan daya tarik investasi. Laporan tersebut menjelaskan bagaimana portofolio terintegrasi MET Group di bidang gas, LNG, listrik, energi terbarukan, dan penyimpanan baterai mendukung upaya Eropa dalam mengatasi trilema energi.

Climate Impact Report mencerminkan satu tahun kemajuan berkelanjutan dalam perjalanan iklim MET Group, termasuk pertumbuhan pembangkitan listrik hijau, peningkatan porsi investasi transisi energi dalam alokasi modal perusahaan, serta inventaris gas rumah kaca (GRK) pertama yang mendapatkan limited assurance dari pihak ketiga.

  • - Pada tahun 2025, Grup meningkatkan proporsi belanja modal (CAPEX) yang dialokasikan untuk proyek energi terbarukan dan BESS (Battery Energy Storage System) menjadi 39%. Pembangkitan energi terbarukan mencapai 625 GWh, didukung oleh taman surya baru di Jerman dan Italia, termasuk proyek Agri-PV pertama milik Grup. MET juga meresmikan salah satu fasilitas BESS terbesar di Hungaria di Dunamenti Power Station, yang mendukung fleksibilitas jaringan listrik dan integrasi energi terbarukan.
  • - Faktor emisi jaringan rata-rata MET Group di seluruh pasar listrik ritelnya membaik dari 279 menjadi 255 gCO₂e/kWh, yang terutama didorong oleh pertumbuhan signifikan portofolio di pasar yang lebih bersih seperti Spanyol.
  • - Untuk pertama kalinya, inventaris gas rumah kaca MET Group telah menjalani limited assurance oleh PricewaterhouseCoopers AG, Zurich.

Pendekatan iklim MET Group berupaya mencapai keselarasan dengan kerangka EU Fit for 55 dan mengintegrasikan pengelolaan risiko terkait iklim ke dalam perencanaan strategis jangka panjang serta keputusan investasi. Laporan ini menguraikan pendekatan MET dalam mengelola risiko fisik maupun risiko transisi, sekaligus menegaskan peran aset yang terdiversifikasi, infrastruktur yang fleksibel, dan operasi perdagangan yang terintegrasi dalam mendukung ketahanan di pasar energi yang terus berkembang.

Dalam pernyataan Climate Impact Report pertamanya sebagai CEO Grup, Huibert Vigeveno menekankan: “Ambisi kami untuk menjadi juara energi Eropa yang mampu menyediakan energi yang lebih bersih bagi pelanggan menempatkan kami pada posisi untuk mendukung Eropa dalam mengatasi trilema transisi energi—dekarbonisasi, keamanan pasokan, dan keterjangkauan—dengan memajukan transisi secara berkelanjutan secara komersial, andal secara operasional, dan terjangkau bagi pelanggan serta pemangku kepentingan yang kami layani.”

Huibert Vigeveno menambahkan: “Eropa perlu melampaui cara pandang yang menempatkan transisi energi terutama sebagai kewajiban iklim, dan mulai memosisikannya sebagai peluang industri dan teknologi. Kepemimpinan yang berkelanjutan dalam aksi iklim pada akhirnya akan bergantung pada kemampuan Eropa untuk tetap menjadi pusat investasi yang menarik, mendorong inovasi, dan memungkinkan penerapan solusi baru dalam skala industri yang besar.”

Untuk mengakses Climate Impact Report 2025 secara lengkap, silakan klik di sini.

Untuk membaca Executive Summary, silakan klik di sini.


https://met.com/en/
https://www.linkedin.com/company/met-group/


Tentang MET Group

MET Group adalah perusahaan energi Eropa terintegrasi yang berkantor pusat di Swiss, dengan aktivitas dan aset di bidang gas alam, LNG, listrik, dan energi terbarukan. MET melayani pelanggan di 24 negara melalui anak perusahaan dan hadir di 33 pasar energi nasional serta 51 pusat perdagangan internasional. Lebih dari 1.400 karyawan perusahaan ini mewakili hampir 60 kewarganegaraan. MET memiliki pengalaman luas dalam mengoperasikan aset energi terbarukan dan aset fleksibel, sehingga mampu memberikan dukungan seluas mungkin terhadap transisi energi. Pada tahun 2025, pendapatan penjualan konsolidasi MET Group mencapai EUR 28,5 miliar, dengan total volume transaksi gas alam sebesar 241 BCM dan total perdagangan listrik sebesar 160 TWh.