Pembaruan peta jalan lima tahun Encompass menyoroti percepatan dekarbonisasi armada dan integrasi talenta yang proaktif sebagai keunggulan kompetitif utama

HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 17 Juni 2026 – The Caravel Group, sebuah konglomerasi global terdiversifikasi dengan bisnis inti di bidang layanan maritim, perdagangan komoditas, dan manajemen investasi, hari ini merilis laporan tanggung jawab tahunan kelimanya yang berjudul Encompass. Laporan tersebut menguraikan kemajuan, pencapaian utama, dan target masa depan Grup dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan tangguh, dengan fokus khusus pada anak perusahaan manajemen kapalnya, Fleet Management Limited.

Laporan Encompass 2025 disusun berdasarkan empat pilar utama strategi keberlanjutan perusahaan, yaitu Navigating Responsibly (Beroperasi Secara Bertanggung Jawab), Evolving Environmental Stewardship (Mengembangkan Kepedulian Lingkungan), Safeguarding People (Melindungi Manusia), dan Working Together (Bekerja Bersama). Laporan ini menunjukkan bagaimana Grup berhasil menerjemahkan ambisi ESG (Environmental, Social, and Governance) tingkat strategis menjadi praktik operasional sehari-hari yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan, baik di kapal maupun di darat.

Dr. Harry S. Banga, Pendiri sekaligus Executive Chairman The Caravel Group, mengatakan: “Lima tahun lalu, kami menetapkan Encompass sebagai kompas yang memandu perjalanan kami. Laporan tahunan kelima ini menjadi bukti bagaimana kami telah membangun bisnis yang dipercaya untuk beroperasi secara bertanggung jawab, beradaptasi dengan disiplin, dan tetap relevan di tengah industri maritim yang sangat dinamis. Dengan secara resmi mengintegrasikan indikator ESG ke dalam evaluasi kinerja seluruh karyawan di darat serta membentuk inisiatif strategis seperti usaha patungan bunkering LNG, kami memastikan bahwa tanggung jawab dan kinerja tidak lagi menjadi dua hal yang terpisah.”

Pencapaian Keberlanjutan Utama Tahun 2025

1. Penguatan Kepedulian Lingkungan dan Percepatan Dekarbonisasi

– Grup berhasil menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) kapal yang dikelolanya sebesar 42% dibandingkan tingkat dasar tahun 2008, jauh melampaui target pengurangan sebesar 30% yang ditetapkan untuk tahun 2030.

– Saat ini, 74% armada yang dikelola telah dilengkapi dengan perangkat penghemat energi (Energy Saving Devices/ESDs) canggih, termasuk cat lambung kapal berkinerja tinggi, Propeller Boss Cap Fins (PBCFs), dan motor berkecepatan variabel. Langkah ini membuat Grup tetap berada pada jalur yang tepat untuk melengkapi 100% armadanya dengan teknologi tersebut pada tahun 2030.

– The Caravel Group juga menjalin usaha patungan strategis dengan Celsius Shipping untuk memiliki dan mengoperasikan armada baru kapal bunkering LNG berteknologi tinggi, guna mendukung transisi industri maritim menuju penggunaan bahan bakar yang lebih bersih.

2. Operasi yang Bertanggung Jawab dan Inovasi Digital

– Grup melanjutkan implementasi uji coba aktif Captain's Eye, solusi keselamatan maritim berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menggunakan kamera CCTV di kapal untuk mendeteksi asap, kebocoran, dan potensi bahaya keselamatan secara real time.

– Peningkatan pada sistem PARIS (platform manajemen armada terintegrasi) dan NOVA (platform analitik data) memungkinkan pemilik kapal memperoleh laporan keuangan, kepatuhan terhadap regulasi EU ETS dan FuelEU Maritime, serta data operasional secara real time, sehingga meningkatkan transparansi dan manajemen risiko yang lebih proaktif.

3. Perlindungan SDM dan Keunggulan Keselamatan

– Jumlah penahanan kapal oleh Port State Control (PSC) di seluruh armada turun drastis dari 22 kasus pada tahun 2023 menjadi hanya 5 kasus pada tahun 2025. Penurunan ini didorong oleh penerapan protokol keselamatan yang semakin ketat dan disiplin pelaporan yang lebih kuat.

– Grup juga mencatat skor kesejahteraan karyawan yang sangat tinggi, yaitu 91% dalam survei tahunan karyawan, melampaui target 78% yang baru ditetapkan untuk tahun 2028.

4. Kolaborasi, Pengembangan Talenta, dan Keterlibatan Komunitas

– Setelah mengakuisisi International Maritime Institute (IMI) di India, Grup berhasil mengintegrasikan jalur pengembangan talenta yang andal dan selaras dengan kebutuhan perusahaan. Pada tahun 2025, lebih dari 500 kadet yang siap bekerja bergabung dengan Fleet Management melalui inisiatif tersebut.

– The Caravel Group mencatat skor keterlibatan karyawan sebesar 92% dan skor Diversity, Equity and Inclusion (DEI) sebesar 93%.

– Sesuai komitmennya untuk mengalokasikan setidaknya 2% dari rata-rata laba bersih selama tiga tahun sebelumnya untuk kegiatan sosial, Grup menyalurkan dana sebesar USD 1.529.993 bagi kemitraan komunitas, program pendidikan, dan bantuan penanggulangan bencana.

Angad Banga, Chief Executive Officer The Caravel Group, menambahkan: “Di pasar saat ini, keberlanjutan bukan lagi pertimbangan masa depan, melainkan kondisi operasional yang harus dijalankan sekarang. Kerangka regulasi seperti FuelEU Maritime dan EU ETS memiliki konsekuensi ekonomi yang nyata, dan para klien mengandalkan kami untuk menyediakan sistem, penilaian, serta kedalaman komersial yang diperlukan dalam menghadapi lanskap tersebut. Dengan memadukan teknologi digital dan pengembangan talenta yang kuat melalui IMI, kami membangun kapabilitas organisasi jauh sebelum kebutuhan itu muncul, sehingga menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.”

Untuk melihat data kinerja secara lebih rinci, target masa depan, dan versi lengkap laporan Encompass: Responsibility Report 2025, silakan kunjungi situs resmi The Caravel Group: https://www.caravel-group.com/our-impact/responsibility-reports


Tentang The Caravel Group Limited

The Caravel Group, yang berkantor pusat di Hong Kong, adalah grup perusahaan swasta yang terdiversifikasi secara global dengan kegiatan usaha yang mencakup layanan maritim, perdagangan komoditas curah kering (dry bulk commodities), manajemen investasi institusional, dan filantropi. Divisi maritimnya mencakup Fleet Management Limited, salah satu perusahaan manajemen kapal pihak ketiga terbesar di dunia dengan lebih dari 500 kapal yang dikelola, serta berbagai investasi strategis, termasuk kepemilikan saham utama di Pacific Basin (HKEX: 2343). Caravel juga memiliki International Maritime Institute (IMI) di India, yang semakin memperkuat komitmennya terhadap pengembangan talenta di sektor maritim. Melalui Caravel Asset Management, Grup melakukan investasi di berbagai pasar global, baik di pasar publik maupun ekuitas privat (private equity), sementara lengan filantropinya, The Caravel Foundation, mendukung pendidikan dan kesejahteraan generasi muda kurang beruntung di Hong Kong, Tiongkok, dan India.

Informasi lebih lanjut: www.caravel-group.com

Tentang Fleet Management Limited

Fleet Management Limited, bagian dari The Caravel Group, merupakan salah satu perusahaan manajemen kapal pihak ketiga terbesar di dunia dengan lebih dari 500 kapal yang berada di bawah pengelolaannya. Skala operasional ini menjadi bukti ketangguhan dan dedikasi ribuan pelaut serta profesional maritim yang bekerja di darat dalam melayani pemilik kapal di seluruh dunia.

Fleet mengelola berbagai jenis kapal, termasuk kapal pengangkut curah (bulk carrier), kapal kontainer, kapal pengangkut kendaraan (car carrier), kapal tanker minyak, kapal pengangkut gas, dan kapal tanker kimia dengan kapasitas mulai dari 600 hingga 320.000 DWT (deadweight tonnage). Banyak di antaranya merupakan kapal berusia relatif muda dan hemat energi, dengan profil usia armada yang berada di bawah rata-rata industri. Perusahaan ini juga memiliki divisi pengawasan pembangunan kapal baru (newbuilding supervision) yang dinamis dan berpengalaman.

Informasi lebih lanjut: www.fleetship.com