• Home
  • Bisnis
  • DP World Luncurkan Inisiatif Restorasi Padang Lamun Global Pertama di Korea Selatan

DP World Luncurkan Inisiatif Restorasi Padang Lamun Global Pertama di Korea Selatan

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:24
Keterangan Foto: Restorasi Padang Lamun DP World di Korea Selatan

Kemitraan dengan Korea Green Foundation dan FIRA akan membantu memulihkan padang lamun di perairan sekitar Pulau Geoje, guna mendukung keanekaragaman hayati laut, habitat karbon biru, dan masyarakat lokal.

BUSAN, KOREA SELATAN – Media OutReach Newswire – 11 Juni 2026 – DP World meluncurkan inisiatif restorasi padang lamun (seagrass) global pertamanya di Pulau Geoje, Korea Selatan, untuk mendukung upaya pemulihan 2,4 hektare habitat laut pesisir selama empat tahun ke depan sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati laut.

Inisiatif di Korea Selatan ini diformalkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara DP World, Korea Green Foundation, dan Korea Fisheries Resources Agency (FIRA). MoU tersebut menetapkan kerja sama jangka panjang yang berfokus pada pemantauan berkelanjutan padang lamun, pengembangan metode restorasi berbasis penelitian ilmiah, serta kolaborasi berkelanjutan antara pemangku kepentingan dari sektor publik, swasta, dan komunitas di perairan pesisir Desa Dadae di Pulau Geoje.

Kemitraan ini diluncurkan pada Hari Laut Sedunia, dengan perwakilan dari DP World, Korea Green Foundation, FIRA, dan komunitas nelayan setempat membantu menanam sekitar 6.000 tunas lamun di sepanjang pesisir Dadae. Proyek ini bertujuan memulihkan hingga 2,4 hektare dasar laut dalam empat tahun mendatang dan diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal melalui peningkatan produktivitas laut serta potensi hasil tangkapan ikan.

CEO & Managing Director Asia Pacific DP World, Glen Hilton, mengatakan: “Laut yang sehat sangat penting bagi perdagangan yang berkelanjutan dan komunitas pesisir yang sejahtera. Dengan memulihkan padang lamun di Geoje, kami membantu melindungi salah satu ekosistem karbon biru paling efektif di alam sekaligus mendukung keanekaragaman hayati laut dan mata pencaharian masyarakat setempat. Bersama Korea Green Foundation dan FIRA, kami mendukung penelitian, restorasi, dan keterlibatan masyarakat yang dapat memperdalam pemahaman mengenai ekosistem laut yang berharga ini guna memperkuat ketahanan wilayah pesisir bagi generasi mendatang.”

Sekretaris Jenderal Korea Green Foundation, Jung Tae-yong, mengatakan: “Padang lamun merupakan elemen yang sangat berharga dalam mendukung ekosistem pesisir. Lamun menyimpan karbon, membantu mencegah abrasi pantai, serta berfungsi sebagai pemecah gelombang alami bagi ekosistem. Proyek ini melampaui sekadar perlindungan lingkungan, dengan mempertemukan dunia usaha, lembaga publik, dan masyarakat lokal untuk memperluas model konservasi laut yang praktis serta meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya aksi iklim.”

Padang lamun menyediakan habitat bagi berbagai spesies laut dan berkontribusi terhadap kesehatan ekosistem pesisir. Ekosistem ini diakui sebagai bagian penting dari ekosistem karbon biru karena kemampuannya menyerap dan menyimpan karbon secara alami, sehingga perlindungan dan restorasinya semakin menjadi perhatian para peneliti dan organisasi konservasi.

Proyek ini akan mencakup kegiatan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan yang dipimpin oleh FIRA, serta berbagai program keterlibatan masyarakat yang dirancang untuk mendukung pengelolaan jangka panjang area restorasi tersebut. Para mitra juga berencana mengembangkan inisiatif Geoje melalui penelitian lanjutan, keterlibatan masyarakat, dan kegiatan peningkatan kesadaran publik yang mendukung pemahaman mengenai ekosistem laut dan konservasi pesisir.

Inisiatif ini melanjutkan berbagai upaya keberlanjutan DP World yang lebih luas dalam mendukung pelestarian lingkungan dan ketahanan masyarakat di kawasan Asia Pasifik. Mulai dari program unggulan restorasi ekosistem mangrove di Indonesia—yang sejalan dengan komitmen global DP World untuk memulihkan dan melindungi 280 hektare mangrove pada tahun 2030—hingga inisiatif rehabilitasi daerah aliran sungai di Filipina dan restorasi terumbu karang di Australia, seluruh upaya tersebut mencerminkan komitmen regional untuk melindungi lingkungan alam yang paling penting bagi masyarakat setempat.

Melalui kemitraan dengan pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan komunitas lokal, DP World terus mengeksplorasi berbagai cara praktis untuk berkontribusi terhadap keberlanjutan jangka panjang lingkungan tempat perusahaan beroperasi.

https://www.dpworld.com/
https://www.linkedin.com/company/dp-world
https://twitter.com/DP_World


Tentang DP World

DP World tengah membentuk kembali masa depan perdagangan global untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh dunia. Beroperasi di enam benua dengan lebih dari 125.000 karyawan, perusahaan ini menggabungkan infrastruktur global dan keahlian lokal untuk menghadirkan solusi rantai pasok yang terintegrasi. Mulai dari pelabuhan dan terminal, layanan maritim, logistik, hingga teknologi, DP World memanfaatkan inovasi untuk menciptakan cara perdagangan yang lebih baik dengan meminimalkan gangguan dari lantai produksi hingga ke tangan pelanggan.

Di kawasan Asia Pasifik, DP World mempekerjakan lebih dari 11.000 orang di 22 wilayah operasional. Perusahaan mengelola 17 pelabuhan dan terminal yang didukung rangkaian solusi rantai pasok menyeluruh (end-to-end) untuk menghubungkan kawasan ini dengan seluruh dunia.

WE MAKE TRADE FLOW

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Buy twitter verification Buy Facebook verification Buy Tiktok verification SMM Panel
Top