“K-SUUL Pavilion” Akan Dibuka untuk Pertama Kalinya di HKCEC pada 26–28 Mei
HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 10 Juni 2026 – Otoritas Pajak Nasional Korea (National Tax Service of Korea/NTS) yang dipimpin oleh Komisaris Lim Kwang-hyun, untuk pertama kalinya membuka “K-SUUL Pavilion” pada ajang Vinexpo Asia, yang berlangsung selama tiga hari dari 26 hingga 28 Mei di Hong Kong Convention and Exhibition Centre (HKCEC).
Pembukaan “K-SUUL Pavilion” menjadi tonggak penting dalam meningkatkan profil global minuman beralkohol Korea sekaligus memperluas ekspor ke pasar internasional.
Pada penyelenggaraan perdana “K-SUUL AWARDS” yang diadakan oleh Otoritas Pajak Nasional Korea pada Desember tahun lalu, sebanyak 175 produsen minuman beralkohol skala kecil dan menengah dari seluruh Korea mengajukan total 366 produk. Setelah melalui proses seleksi dokumen dan uji cita rasa secara buta (blind tasting), terpilih 12 produk terbaik.
Minuman-minuman pemenang penghargaan yang dipilih melalui proses penilaian yang adil dengan partisipasi masyarakat Korea tersebut diperkenalkan kepada pasar global melalui pameran ini, menandai langkah pertama mereka menuju ekspansi internasional.
“K-SUUL Pavilion” diselenggarakan melalui kerja sama antara Otoritas Pajak Nasional Korea dengan industri serta asosiasi minuman beralkohol Korea, yaitu Korea Alcohol and Liquor Industry Association. Paviliun ini dirancang sebagai platform promosi terpadu untuk memperkuat daya saing ekspor minuman beralkohol Korea dan mengembangkan saluran penjualan di pasar luar negeri.
Paviliun tersebut terdiri atas total 16 stan, yang mencakup area pameran dan sesi pencicipan produk. Sebanyak 12 perusahaan, termasuk para pemenang K-SUUL AWARDS, berpartisipasi dan mengadakan pertemuan bisnis dengan para pembeli internasional.
Perusahaan-perusahaan peserta berasal dari berbagai segmen industri, mulai dari produsen minuman tradisional, produsen soju regional, hingga perusahaan minuman beralkohol besar. Kehadiran mereka menampilkan keragaman industri minuman beralkohol Korea dalam satu panggung yang sama.
Selain stan yang dioperasikan oleh 12 perusahaan peserta, disediakan pula stan khusus yang secara eksklusif menampilkan produk-produk pemenang penghargaan. Kehadiran stan ini semakin menegaskan pentingnya K-SUUL AWARDS sebagai ajang apresiasi kualitas minuman beralkohol Korea.
Di lokasi pameran, video promosi mengenai produk-produk pemenang penghargaan diputar secara berkelanjutan. Selain itu, brosur berbahasa Inggris dan berbagai suvenir juga dibagikan untuk menarik perhatian pembeli dan pengunjung internasional serta meningkatkan kesadaran terhadap minuman beralkohol Korea.
Selain kegiatan promosi, juga diselenggarakan pertemuan dengan penyelenggara Vinexpo Asia, para pembeli luar negeri, dan pelaku industri distribusi. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi tren terbaru yang berkembang pesat di pasar minuman beralkohol global sekaligus menilai potensi ekspansi internasional produk-produk minuman beralkohol Korea.
Perwakilan dari Han Yeong-seok Fermentation Research Institute menyampaikan apresiasinya atas kesempatan untuk berpartisipasi dalam pameran tersebut. Ia mengatakan, “Sangat berarti bagi kami dapat memperkenalkan minuman pemenang penghargaan kami, Dohan Cheongmyeongju, di panggung yang sama dengan berbagai minuman beralkohol dari seluruh dunia. Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk memperkenalkan budaya fermentasi khas Korea serta nilai unik minuman beralkohol Korea kepada masyarakat internasional.”
Ke depan, Otoritas Pajak Nasional Korea akan terus meningkatkan kualitas dan substansi penyelenggaraan K-SUUL AWARDS, secara berkelanjutan menemukan produk-produk unggulan dari usaha kecil dan menengah yang menjanjikan, serta secara aktif mendukung globalisasi minuman beralkohol Korea (K-SUUL). Upaya tersebut akan dilakukan melalui promosi di dalam dan luar negeri serta bantuan dalam memperluas saluran penjualan bagi para pelaku usaha.
[1] Vinexpo Asia merupakan pameran bisnis (B2B) anggur dan minuman beralkohol terbesar di Asia. Pada penyelenggaraan tahun lalu, acara ini menarik sekitar 9.000 profesional industri dari 60 negara.






