BDC berencana untuk memperluas penerapan solusi energi berbasis HVO di seluruh pusat datanya di kawasan Asia Pasifik dan wilayah lainnya.

SINGAPURA – Media OutReach Newswire – 12 Mei 2026 – Bridge Data Centres (BDC), penyedia pusat data hyperscale yang berkantor pusat di Singapura, dan EcoCeres, pemimpin global dalam inovasi serta komersialisasi bahan bakar terbarukan dan green molecules, telah berhasil menyelesaikan uji coba perdana penggunaan bahan bakar cadangan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) di kawasan Asia Pasifik pada kampus pusat data milik BDC. HVO merupakan bahan bakar terbarukan generasi baru yang berasal dari 100% bahan baku berbasis limbah dan berfungsi sebagai pengganti langsung (drop-in) berkualitas tinggi untuk diesel fosil konvensional. Bahan bakar ini tidak memerlukan modifikasi pada generator cadangan yang sudah ada serta mampu mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 90 persen.

Uji coba ini mencakup seluruh skenario penggunaan daya cadangan darurat, termasuk proses penyalaan generator, perpindahan beban, dan operasi berkelanjutan dalam kondisi pusat data, dengan seluruh target kinerja dan emisi berhasil dipenuhi. Selain itu, BDC juga telah menyelesaikan pengujian HVO berskala besar di berbagai lokasi. Berdasarkan keberhasilan uji coba ini, BDC berencana untuk memperluas penerapan solusi berbasis HVO di kampus pusat datanya di kawasan Asia Pasifik dan wilayah lainnya.

Eric Fan, CEO Bridge Data Centres, mengatakan: “Keberlanjutan adalah inti dari strategi BDC. Seiring dengan meningkatnya beban kerja AI di kawasan ini, kami berkomitmen untuk mengembangkan solusi energi bersih inovatif yang dapat mengurangi jejak karbon kami sekaligus memenuhi kebutuhan kinerja dan keandalan pelanggan hyperscale kami. Keberhasilan uji coba perdana di Asia Pasifik ini menunjukkan bahwa bahan bakar cadangan berbasis HVO merupakan konsep yang layak dan dapat direplikasi untuk pasar pusat data dengan pertumbuhan tinggi lainnya.”

Matti Lievonen, CEO EcoCeres, mengatakan: “Dekarbonisasi pusat data adalah salah satu tantangan paling mendesak dan kompleks secara teknis dalam transisi menuju net zero, dan kami bangga dapat bermitra dengan Bridge Data Centres untuk menunjukkan bahwa HVO siap digunakan dalam skala besar pada operasi nyata. Dengan membuktikan bahwa bahan bakar terbarukan berbasis limbah dapat memenuhi standar keandalan dan kinerja yang ketat pada sistem cadangan diesel yang sudah ada, uji coba ini menawarkan cara praktis bagi operator untuk secara signifikan mengurangi emisi sambil tetap mempertahankan standar keandalan tertinggi.”

Tonggak pencapaian ini terjadi setelah BDC dan EcoCeres menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk secara bersama-sama melakukan uji coba dan mendorong adopsi HVO dalam operasional pusat data.

BDC dan EcoCeres akan terus berkolaborasi untuk mengembangkan standar umum dan panduan praktis guna mendukung adopsi HVO yang lebih luas di industri pusat data.

Kemitraan ini merupakan bagian dari upaya lebih luas BDC dalam mendorong solusi energi bersih untuk pusat data, termasuk pengembangan solusi pembangkit listrik hidrogen terapung pertama di Singapura yang dirancang khusus untuk pusat data AI generasi berikutnya.


https://www.bridgedatacentres.com/
https://www.linkedin.com/company/bridgedc/


Bridge Data Centres

Bridge Data Centres (BDC) adalah penyedia pusat data hyperscale yang berkantor pusat di Singapura, yang menghadirkan infrastruktur berkinerja tinggi dan siap untuk kebutuhan masa depan di seluruh kawasan Asia Pasifik. Didukung oleh Bain Capital, BDC beroperasi di Malaysia, Thailand, India, serta berbagai pasar dengan pertumbuhan tinggi lainnya, dengan kemampuan untuk menyediakan kapasitas hingga 3 gigawatt (GW) secara global pada tahun 2030 melalui kemitraan dengan platform saudara di Eropa dan Amerika Serikat.

EcoCeres

EcoCeres, produsen bahan bakar terbarukan murni (pure-play renewable fuels), merupakan pemimpin global yang merintis teknologi terintegrasi secara vertikal untuk mendekarbonisasi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil di industri-industri yang sulit untuk dikurangi emisinya (hard-to-abate industries).