Mengamankan Fasilitas Produksi Bahan Baku Obat di Maryland dan Pesanan Komersial yang Sudah Berjalan untuk Memperluas Platform Teknologi Terintegrasi Grup

HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – 12 Mei 2026 –  Bora Pharmaceuticals (“Bora” atau “Bora Group”; TWSE: 6472; OTCQX: BORAY) hari ini mengumumkan bahwa Dewan Direksinya telah menyetujui akuisisi operasi manufaktur GMP, termasuk bisnis CDMO milik MacroGenics, Inc. (NASDAQ: MGNX), dengan total nilai transaksi sebesar US$122,5 juta, yang masih tunduk pada penyesuaian modal kerja sebagaimana lazim dilakukan, serta tambahan pembayaran bersyarat hingga US$5 juta berdasarkan pesanan pelanggan di masa mendatang. Transaksi ini mencakup fasilitas manufaktur bahan baku obat biologis yang berlokasi di Rockville, Maryland, serta pusat pergudangan terkait di Frederick, Maryland. Setelah proses akuisisi selesai, Perseroan akan menandatangani Perjanjian Layanan CDMO jangka panjang dengan MacroGenics.

Setelah transaksi ditutup, Bora Group berencana memanfaatkan fasilitas Rockville bekerja sama dengan Tanvex Biopharma (TWSE: 6541), yang mengoperasikan lini bisnis biologics CDMO Grup di bawah merek “Bora Biologics”. Bersama dengan kapabilitas produk obat steril milik Bora, langkah ini diharapkan dapat memperluas platform biologis end-to-end milik Grup.

Fasilitas Rockville telah beroperasi sebagai mitra manufaktur outsourcing sejak tahun 2022 dan dilengkapi dengan lima bioreaktor sekali pakai berkapasitas 2.000 liter dan dua bioreaktor sekali pakai berkapasitas 500 liter, serta laboratorium QC dan analitik yang terintegrasi penuh. Fasilitas ini juga telah diperiksa oleh FDA Amerika Serikat dan PMDA Jepang. Dari transaksi ini, Bora diperkirakan akan mengambil alih backlog dalam jumlah signifikan untuk bisnis Bora Biologics CDMO, termasuk program antibodi monoklonal tahap komersial, program tahap klinis, dan pipeline proyek yang kuat. Saat ini, manufaktur komersial menyumbang lebih dari separuh pendapatan fasilitas tersebut.

“Akuisisi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat platform biologics CDMO terintegrasi milik Bora di Amerika Serikat,” ujar Bobby Sheng, Chairman dan CEO Bora Group. “Dengan penambahan fasilitas Rockville, total kapasitas bahan baku obat (drug substance) Bora Biologics akan mencapai 20.000 liter (SUB), dan Bora Group akan mengintegrasikan kemampuan internal DS (Drug Substance) dan DP (Drug Product) kami serta investasi jaringan selama 12 hingga 18 bulan ke depan untuk menawarkan layanan terpadu bagi pelanggan biotek global, sehingga memungkinkan pelanggan mengembangkan program mulai dari tahap pengembangan hingga pasokan komersial hanya dengan satu mitra.”

Dewan Direksi Bora telah memberikan wewenang kepada Chairman untuk menyelesaikan transaksi sesuai dengan kondisi pasar dan lingkungan regulasi. Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, MacroGenics melaporkan pendapatan manufaktur kontrak sebesar US$52,6 juta.


Tentang Bora

Didirikan pada tahun 2007, Bora Pharmaceuticals (“Bora” atau “Perusahaan”, 6472.TW dan BORAY.OTCQX) merupakan perusahaan layanan farmasi terkemuka dengan visi dan tujuan “Berkontribusi untuk Kesehatan yang Lebih Baik di Seluruh Dunia”. Beroperasi dengan model “Dual Engine” yang mengintegrasikan keahlian CDMO dan komersial, Bora memberdayakan mitra farmasi dan bioteknologi untuk mengoptimalkan pengembangan produk, mempercepat peluncuran, dan meningkatkan kapasitas pasokan guna memenuhi kebutuhan pasien global. Pada saat yang sama, Bora secara aktif memperluas infrastruktur penelitian dan pengembangan (R&D) serta penjualan, dengan fokus pada pasar penyakit langka dan khusus untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Melalui investasi pada talenta, infrastruktur, dan ekspansi biologis, Bora terus mentransformasi operasionalnya dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan komitmen menjadikan kesuksesan sebagai sesuatu yang “pasti”, Bora menetapkan standar baru dalam industri farmasi dan CDMO.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:
https://www.bora-corp.com
https://www.boracdmo.com

Penafian

Dokumen ini dan informasi yang menyertainya dapat mengandung pernyataan berwawasan ke depan (forward-looking statements). Semua pernyataan mengenai operasi bisnis perusahaan di masa depan, potensi peristiwa, dan prospek (termasuk namun tidak terbatas pada proyeksi, target, estimasi, dan rencana operasional) dianggap sebagai pernyataan berwawasan ke depan, kecuali jika mengacu pada kejadian faktual. Pernyataan berwawasan ke depan tunduk pada berbagai faktor dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan perbedaan signifikan dari hasil aktual, termasuk namun tidak terbatas pada fluktuasi harga, permintaan aktual, variasi nilai tukar, pangsa pasar, kondisi persaingan, perubahan kerangka hukum, keuangan, dan regulasi, kondisi ekonomi dan pasar keuangan internasional, risiko politik, estimasi biaya, serta risiko dan variabel lain di luar kendali perusahaan. Pernyataan berwawasan ke depan ini didasarkan pada prediksi dan penilaian saat ini, dan perusahaan tidak bertanggung jawab untuk melakukan pembaruan di masa mendatang.