Pameran berlian tanpa cacat seberat 28,88 karat

HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire – De Beers Group menghadirkan pesona abadi berlian alami ke Carlyle & Co pada 21 April dalam sebuah soirée yang merayakan berlian alami, budaya, dan nilai-nilai yang bertahan lama.

Para awak media, influencer, dan tokoh gaya hidup berkumpul di Reading Room untuk percakapan intim serta apresiasi buku, dengan sejumlah tamu terpilih juga mengikuti meditasi reflektif. Tamu istimewa termasuk supermodel Kathy Chow, Janet Ma, serta aktor Michael Wong—yang pernah tampil dalam kampanye asli “A Diamond Is Forever”—bersama Stewart Young, Senior Director dan Head of the Jewellery Department di Sotheby's; Loletta Lai, Natural Diamond APAC VP, De Beers Group; Christina Ko, pendiri Good Peoples; serta Sophia Yu, Managing Director & Publisher SCMP Hearst.

Acara ini terinspirasi dari peluncuran terbaru di London untuk buku A Diamond Is Forever – The Making of A Cultural Icon, yang diterbitkan oleh Assouline. Buku ini menawarkan sudut pandang mengenai peran frasa tersebut dalam ingatan kolektif sejak pertama kali diciptakan pada tahun 1947 oleh copywriter Mary Frances Gerety, serta pengaruh berlian alami terhadap konsep cinta, keindahan, dan komitmen sepanjang masa.

Loletta Lai dan Stewart Young memimpin diskusi yang mengupas posisi berlian dalam budaya serta perjalanan mereka dari asal hingga ke pelelangan. Dialog bermakna ini mengeksplorasi bagaimana berlian alami terus menginspirasi generasi demi generasi, baik sebagai harta alam maupun sebagai katalis ekspresi budaya.

Loletta Lai, Natural Diamonds APAC VP dari De Beers Group, mengatakan: “Melalui narasi yang kuat, peluncuran produk inovatif, kemitraan berdampak tinggi, dan resonansi budaya, kami menyalakan kembali hasrat terhadap berlian alami yang didorong oleh slogan ikonik kami, ‘A Diamond is Forever.'”

Acara ini menyoroti The De Beers Jwaneng 28.88—sebuah berlian tanpa cacat, berwarna D, tipe IIa dari Tambang Jwaneng di Botswana. Berasal dari batu kasar seberat 114,83 karat, berlian menakjubkan ini dijadwalkan untuk dilelang di Hong Kong pada 23 April dalam Sotheby's Live High Jewellery Sale. Pelelangan tersebut mengangkat kilau, asal-usul, dan warisannya ke panggung dunia.

Keterangan Foto: The De Beers Jwaneng 28.88, berlian luar biasa seberat 28,88 karat dengan warna D dan tanpa cacat, menjadi pusat perhatian acara, bersama cincin berlian berbentuk pear seberat 3,03 karat berwarna D dengan kejernihan internal flawless, serta sepasang anting berlian masing-masing 2,00 karat dan 2,01 karat berwarna D dengan kejernihan internal flawless.

“Warisan berlian alami yang dikenakan oleh kalangan kerajaan dapat ditelusuri sejak ribuan tahun lalu. Berlian luar biasa sangat diminati oleh kolektor berkelas karena kelangkaan, kualitas intrinsik, dan nilai jangka panjangnya,” ungkap Stewart Young, Senior Director dan Head of the Jewellery Department di Sotheby's.

Menambahkan dimensi reflektif pada acara sore tersebut, Christina Ko, pendiri Good Peoples, memandu meditasi berlian “inner radiance”. Dengan iringan musik kontemporer, sesi berbasis pernapasan ini mengajak peserta untuk terpesona oleh sifat metafisik berlian alami, meresapi kilau, kekuatan, dan ketahanannya, serta memancarkan keunikan diri mereka. Ko dikenal dengan spesialisasinya dalam teknik pernapasan nonkonvensional, meditasi, dan pembacaan kartu intuitif.

http://www.debeersgroup.com
https://www.linkedin.com/company/debeersgroup/
http://www.twitter.com/DeBeersGroup
https://www.facebook.com/share/1G1PJjiV8H/'mibextid=wwXIfr
https://www.instagram.com/adiamondisforeverhk/

Tentang De Beers Group

Didirikan pada tahun 1888, De Beers Group merupakan perusahaan berlian terkemuka di dunia dengan keahlian dalam eksplorasi, penambangan, pemasaran, dan ritel berlian. Bersama para mitra usaha patungannya, De Beers Group mempekerjakan lebih dari 20.000 orang di seluruh rantai industri berlian dan merupakan produsen berlian terbesar di dunia berdasarkan nilai, dengan operasi penambangan di Botswana, Kanada, Namibia, dan Afrika Selatan. Inovasi menjadi inti dari strategi De Beers Group dalam mengembangkan portofolio penawaran yang mencakup seluruh rantai nilai berlian, termasuk rumah perhiasannya, De Beers Jewellers dan Forevermark, serta solusi perintis lainnya seperti inisiatif sumber dan ketertelusuran berlian Tracr dan GemFair. De Beers Group juga menyediakan layanan dan teknologi terdepan bagi industri berlian melalui pendidikan dan layanan laboratorium lewat De Beers Institute of Diamonds, serta berbagai sistem teknologi pemilahan, deteksi, dan klasifikasi berlian melalui De Beers Group Ignite. De Beers Group berkomitmen pada prinsip “Building Forever,” sebuah pendekatan holistik dan terintegrasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik—di mana keselamatan, hak asasi manusia, dan integritas etika menjadi prioritas utama; di mana komunitas berkembang dan lingkungan terlindungi; serta di mana terdapat kesempatan yang setara bagi semua. De Beers Group merupakan bagian dari Anglo American PLC. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.debeersgroup.com.

THE DE BEERS JWANENG 28.88

Berlian luar biasa seberat 28,88 karat dengan potongan brilliant, warna D, kejernihan Flawless, dan klasifikasi langka Tipe IIa ini ditemukan di Tambang Jwaneng yang terkenal di Botswana dan berasal dari batu kasar luar biasa seberat 114,83 karat. Ini merupakan anugerah alam yang sangat langka, yang mencerminkan warisan berlian De Beers yang tak tertandingi sekaligus keahlian tinggi dalam proses pemotongan dan pemolesan. Berlian menakjubkan ini akan dilelang di Hong Kong pada 23 April dalam acara Sotheby's Live High Jewellery Sale.

A Diamond Is Forever: The Making of a Cultural Icon 1926–2026

Diterbitkan bekerja sama dengan Assouline, buku ini mengeksplorasi bagaimana De Beers mengubah berlian menjadi simbol universal cinta dan komitmen, yang berakar pada slogan legendaris Mary Frances Gerety, “A Diamond Is Forever.” Mencakup satu abad seni, mode, periklanan, dan budaya populer, buku ini mengungkap kekuatan storytelling dalam membentuk konsep kemewahan modern. Buku ini diluncurkan di London pada Maret 2026, menandai perayaan penting atas warisan budaya De Beers yang abadi.

Loletta Lai, Natural Diamonds APAC VP, De Beers Group

Loletta Lai telah memimpin komunikasi berlian alami untuk De Beers Group di kawasan APAC sejak 2021 dan pada awal tahun ini ditunjuk sebagai Natural Diamond APAC VP di De Beers Group. Dengan memanfaatkan keahliannya yang luas di bidang hubungan masyarakat serta pemahaman mendalam tentang budaya berlian, ia bertanggung jawab merancang dan melaksanakan strategi komunikasi serta kampanye pemasaran di seluruh kawasan APAC, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kepercayaan terhadap berlian alami di kalangan konsumen, media, dan pemimpin opini utama.

Stewart Young, Senior Director dan Head of the Jewellery Department, Sotheby's

Berbasis di Hong Kong, Stewart memimpin tim Asia dalam lelang perhiasan dan penjualan privat, sekaligus berkolaborasi dengan tim Salon di sisi ritel bisnis. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di pasar lelang perhiasan global, ia memulai kariernya di Sotheby's pada tahun 2007. Perkembangannya yang pesat di industri ini didukung oleh latar belakang unik sebagai desainer couture, serta pengalaman dalam pengarahan seni dan kostum untuk film dan panggung.

Stewart telah merancang berbagai perhiasan high-jewellery untuk lelang, termasuk kalung berlian Fancy Vivid Yellow seberat 102 karat yang mencapai harga USD 9 juta. Sepanjang kariernya, ia telah membawa sejumlah perhiasan pemecah rekor ke pasar, termasuk cincin berlian Fancy Vivid Blue 7,59 karat (USD 20 juta), set perhiasan demi-parure jadeite Imperial (USD 12,8 juta), serta berlian lepas Very Light Pink seberat 30,10 karat (USD 2,6 juta).

Sophia Yu, Managing Director & Publisher SCMP Hearst

Sophia Yu adalah Managing Director & Publisher SCMP Hearst, di mana ia mengawasi pengembangan merek, strategi bisnis, dan arah editorial untuk lima media terkemuka di bidang kemewahan dan gaya hidup di Hong Kong: Cosmopolitan, ELLE, Harper's BAZAAR, Esquire, dan ELLE Men. Di bawah kepemimpinannya, kelima media tersebut berhasil bertransformasi dari media cetak tradisional menjadi pemain digital terkemuka, menjangkau lebih dari empat juta audiens digital setiap bulan serta mengumpulkan lebih dari 3,5 juta pengikut di media sosial.

Christina Ko, Founder Good Peoples

Christina Ko adalah pendiri Good Peoples, sebuah studio wellness kreatif yang menafsirkan ulang konsep mindfulness melalui perspektif kontemporer. Program yang ia tawarkan mencakup sesi pernapasan yang dipandu musik pop, lokakarya menulis yang menggabungkan meditasi, serta pembacaan intuitif menggunakan kartu oracle bertema Hong Kong hasil karyanya sendiri.

Pendekatan khas ini dibentuk oleh latar belakangnya sebagai editor dan ahli strategi konten, di mana ia pernah bekerja sama dengan berbagai merek global dan publikasi seperti Louis Vuitton dan Financial Times. Dengan mengandalkan keahliannya dalam storytelling dan pengembangan identitas merek, Christina merancang pengalaman imersif yang mendorong batas kreativitas, membangkitkan emosi, dan mengajak eksplorasi diri yang lebih mendalam.