• Home
  • Politik
  • Banyak yang Ingin Duetkan AHY dan Anies Baswedan

Banyak yang Ingin Duetkan AHY dan Anies Baswedan

Minggu, 08 Mei 2022 | 19:16
AHY Sambangi Anies Baswedan di Balai Kota. ©2021 Liputan6.com/Faizal Fanani

RIAUGREEN.com - Partai Demokrat mengklaim banyak yang ingin menduetkan sang ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Demokrat pun masih menunggu partai politik yang mau mengusung Anies.

Hal itu disampaikan Deputi Analisis Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution melalui akun Twitter @syahrial_nst pada Minggu (8/5).

taboola mid article

"Banyak yang ingin menduetkan Mas @AgusYudhoyono dengan Mas @aniesbaswedan pada Pilpres 2024. Jika itu sebuah harapan, maka hanya AHY yang paling firmed. Karena beliau pengendali @PDemokrat. Kita masih menunggu parpol mana yang akan menggendong Anies'"
kata Syahrial.

Menurutnya, AHY selalu menempati urutan teratas bila diduetkan dengan Anies dalam simulasi pasangan capres-cawapres. Begitu juga jika AHY dipasangkan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Namun, di sisi lain, masa jabatan Anies dan Ganjar sebagai kepala daerah akan segera berakhir. Hal ini bisa menjadi kendala bagi eksistensinya.

"Beberapa lembaga survei selalu menempatkan Gubernur DKI saat ini berada di posisi puncak jika berpasangan dengan AHY pada Pilpres 2024. Pun demikian jika Gubernur Jateng @ganjarpranowo berduet dengan AHY. Tapi ada masalah. Jabatan kedua gubernur tersebut segera berakhir dan kembali menjadi warga biasa," tuturnya.

Menurut dia, ada strategi untuk mensiasati kendala tersebut. Syaratnya parpol berani mendeklarasikan Anies atau Ganjar sebagai Capres sebelum berakhir jabatan gubernur.

“Elektabilitasnya bisa diprediksi bertahan atau makin naik. Muncul pertanyaan, parpol apa yang berani melakukan'" tambahnya.

Dia melanjutkan, setidaknya ada 2 modal utama yang riil dari AHY. Pertama, AHY merupaka Ketum Demokrat pemilik 54 kursi di Senayan. Kedua, elektabilitasnya yang cukup memadai.

"Ditambah beberapa nilai lebih lainnya ruang komunikasi para ketum parpol dengan Mas AHY juga lebih mudah dikerucutkan," ucapnya.

Skenario Koalisi

Lebih jauh, Syahrial memaparkan 3 skenario koalisi yang bisa dijajaki oleh Demokrat, salah satunya dengan PDIP. Atau juga dengan Gerindra dan Golkar.

"Misalkan dengan PDIP yang perolehan suaranya cukup melenggang sendiri. Atau dengan Gerindra dan Golkar lewat paket duet koalisi. Skenario ini selain cukup syarat untuk maju, juga berpeluang menang pada Pilpres 2024. Calon dari @PDemokrat satu-satunya adalah Mas AHY. Sudah clear!" jelasnya.

Skenario berikutnya, Demokrat bisa membentuk koalisi dengan NasDem, PKB, PKS, PAN dan PPP. Hal ini untuk membuat paket suara 20 persen agar bisa mengusung calon pada Pilpres 2024.

"Lagi-lagi dengan modal suara dan elektabilitas, Demokrat hanya akan mengajukan Mas AHY. Supaya menang, perlu diskusi yang cermat," ucap Syahrial.

Syahrial lalu mengingatkan pembentukan koalisi Pilpres 2024 lebih dari 2 parpol yang penuh tantangan dan kesabaran. Menurutnya, pembentukan koalisi juga diperlukan kebijaksanaan yang didasari atas perolehan suara dan elektabilitas.

"Koalisi lebih dari 2 parpol untuk menang, penuh tantangan dan kesabaran. Selain perlu hitungan cermat juga butuh kebijaksanaan. Apa pun kondisinya, baiknya kebijaksanaan itu didasari perolehan suara dan elektabilitas, maka komunikasi jadi lebih enjoy. Dan AHY mampu membuatnya enjoy," tutupnya.

Sumber :Merdeka


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top