• Home
  • Pekanbaru
  • Direlokasi ke Pekanbaru, 119 Pengungsi Rohingya Dari Aceh

Direlokasi ke Pekanbaru, 119 Pengungsi Rohingya Dari Aceh

Sabtu, 21 Mei 2022 | 22:43
Pengungsi Rohingya di Aceh. ©2022 AFP/AMANDA JUFRIAN

RIAUGREEN.com - Sebanyak 119 imigran Rohingya di Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe, Aceh, dipindahkan ke Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Juru Bicara Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) Kota Lhokseumawe Marzuki mengatakan, relokasi tersebut difasilitasi Pemerintah Kabupaten Bireuen, Pemerintah Kota Lhokseumawe dan lembaga migrasi internasional, International Organizational for Migration (IOM).

"Dari 119 orang yang dipindahkan tersebut, sebanyak 95 imigran Rohingya dari Kabupaten Bireuen dan 24 lainnya Rohingya dari Kota Lhokseumawe," kata Marzuki. Dikutip dari Antara, Sabtu (21/5).

Marzuki mengatakan proses pemindahan imigran dilakukan dengan pengawalan ketat dan dilakukan secara bertahap. Sebelum diberangkatkan, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, mereka juga menjalani tes PCR Covid-19. Hasil pemeriksaan, semuanya dinyatakan sehat dan negatif corona.

"Pemindahan imigran Rohingya melalui jalur darat dari Lhokseumawe ke Medan, Sumatera Utara. Sedangkan dari Medan ke Pekanbaru, Riau, melalui jalur udara. Dengan pemindahan tersebut, maka tidak ada lagi imigran Rohingya ditampung di Aceh," kata Marzuki.

Sebelumnya sebanyak 114 imigran etnis Rohingya terdampar Kuala Muara Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Aceh. Mereka terdampar pada Minggu (6/3) sekira pukul 02.00 WIB.

Dari 114 imigran Rohingya tersebut, sebanyak 68 di antaranya pria dewasa dan 21 perempuan dewasa serta 35 anak-anak. Mereka sempat ditampung di meunasah Gampong Alue Buya Pasie, Kecamatan Ganda Pura, Kabupaten Bireuen.

Sedangkan imigran Rohingya di Lhokseumawe, terdampar dua gelombang, Juni 2020, sebanyak 99 orang dan September 2020 sebanyak 297 orang.Sebagian dari imigran Rohingya tersebut sudah dipindahkan sebelumnya. Serta lebih dari seratus orang lainnya melarikan diri dari penampungan di Lhokseumawe.***


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top