• Home
  • Lingkungan
  • Menteri Siti Nurbaya : Terima kasih Penyuluh Kehutanan Indonesia

Menteri Siti Nurbaya : Terima kasih Penyuluh Kehutanan Indonesia

Rabu, 15 Juni 2022 | 21:51
Apel Siaga Penyuluh Kehutanan dalam rangka menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Banjir, serta Tanah Longsor, Rabu (15/6/2022)

PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, menyampaikan apresiasi, penghargaan, serta ucapan terima kasih kepada para Penyuluh Kehutanan di penjuru Tanah Air Indonesia.

Dalam Apel Siaga Penyuluh Kehutanan dalam rangka menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Banjir, serta Tanah Longsor, Rabu (15/6/2022) di Jakarta, Siti Nurbaya mengatakan banyak capaian sektor kehutanan dan lingkungan hidup Indonesia terlaksana berkat kerja keras dan kerja nyata penyuluh kehutanan.

''Penyuluh kehutanan berperan membawa Indonesia pada capaian penting seperti penurunan deforestasi sampai titik terendah dalam sejarah, pengendalian karhutla, Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Perhutanan Sosial, Penegakan hukum, dan corrective action lainnya yang menjadi bagian agenda FOLU Netsink 2030 sebagai upaya Indonesia dalam mengatasi dampak perubahan iklim,'' kata Siti Nurbaya.

Terkait angka deforestasi, Indonesia berhasil menekan sampai titik terendah dalam sejarah pada tahun 2020 dan semakin berkurang di tahun 2021. Penurunan ini terjadi karena penurunan dari kasus kebakaran hutan dan lahan. Luas areal terbakar menurun tajam di tahun 2020 yaitu 82 % dengan perkiraan emisi GRK sebesar 39-41 juta ton CO2 eq atau menurun sekitar 93 %.

Saat ini tercatat Jumlah Penyuluh Kehutanan sebanyak 9.345, terdiri dari Penyuluh Kehutanan PNS sebanyak 2.804 orang, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) sebanyak 5.781 orang yang tersebar di seluruh Indonesia dan Penyuluh Kehutanan Swasta sebanyak 654 orang.

''Meski jumlahnya belum ideal, namun penyuluh Kehutanan tetap menunjukkan karya nyatanya di lapangan. Upaya peningkatan kapasitas SDM Penyuluh Kehutanan, setiap tahun terus dilakukan,'' kata Siti Nurbaya.

Tak lupa ia mengajak para penyuluh Muda bersama-sama Barisan Muda KLHK untuk semakin aktif memberikan bakti kepada negara. Salah satunya dalam upaya penguatan kemandirian Kelompok Tani Hutan (KTH).

Saat ini KLHK melalui Pusat Penyuluhan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM telah memfasilitasi pendampingan 250 KTH menuju KTH Mandiri, 139 unit Pembentukan Wanawiyata Widyakarya dan 55 unit Pengembangan Wanawiyata Widyakarya.

''Upaya seperti ini sangat penting dimana saat ini kita telah menetapkan sekitar 7.600 SK Hutsos dengan lebih dari 8.000 Kelompok Perhutanan Sosial yang membutuhkan sentuhan penyuluhan; dan kita proyeksikan untuk lebih intensif lagi bisa dilakukan penyuluhan bersama para Penyuluh dan pendamping Hutsos dari para aktivis dan para pihak,'' jelas Siti Nurbaya.

Di akhir sambutan, ia mengajak para penyuluh kehutanan meningkatkan peran dan motivasi untuk menggerakkan dan memberdayakan masyarakat dalam rangka membangun dan menyelamatkan hutan menuju cita-cita mulia, 'Hutan Lestari Untuk Kesejahteraan Masyarakat yang Berkeadilan'.

''Bersama-sama kita dedikasikan diri dan bakti bagi negeri yang kita cintai, Indonesia. Penyuluh hebat, masyarakat sejahtera, hutan dan lingkungan terjaga,'' tutup Siti Nurbaya. (MCR)


BERITA LAINNYA
Mengenal Abrasi, Dampak dan Penanggulangannya
Kamis, 16 Juni 2022 | 19:55
BERIKAN KOMENTAR
Top