• Home
  • GreenStyle
  • Orang Jepang Lebih Memilih Hidup Melajang Dibanding Berkeluarga, ini Penyebabnya

Orang Jepang Lebih Memilih Hidup Melajang Dibanding Berkeluarga, ini Penyebabnya

Rabu, 29 November 2023 | 12:10
net
RIAUGREEN.COM - Ini penyebab orang Jepang lebih memilih hidup melajang dibanding berkeluarga yang berbeda dengan Indonesia. Salah satu alasannya adalah masih memilih untuk berkarier.

Dilansir DW, alasan itu berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Pemerintah Jepang. Dalam survei itu yang dikeluarkan pada tahun 2022, menunjukkan 2, 25,4% perempuan berusia 30-an dan 26,5% laki-laki dalam kelompok usia yang sama mengatakan mereka tidak ingin menikah.

Lebih dari 19% pria berusia 20-an dan 14% wanita juga tidak memiliki rencana untuk menikah. Data itu membuat kelahiran bayi di Jepang terus menurun.

Dalam hal ini seorang psikolog bernama Aya Fujii mengatakan menikah menjadi pandangan orang jepang sebagai beban yang sulit diatasi.

Berbagai faktor ini penyebab orang Jepang lebih memilih hidup melajang dibanding berkeluarga. Selain itu,

" Tidak seperti di negara-negara lain, upah di sini pada dasarnya tetap sama selama bertahun-tahun. Dan itu berarti banyak anak muda menganggap upaya untuk berkeluarga adalah beban keuangan yang terlalu berat," bebernya.

Berikut ini penyebab orang Jepang lebih memilih hidup melajang dibanding berkeluarga:

1. Enggan untuk mengurus rumah tangga

Dalam hal ini wanita Jepang tidak menikah dikarenakan enggan untuk mengurus pekerjaan rumah tangga seperti membesarkan anak.

Untuk itu mereka memilih karir yang memuaskan dan tidak ingin menanggung beban sebagai ibu rumah tangga, seperti pekerjaan rumah tangga, membesarkan anak, dan merawat orang tua yang sudah lanjut usia.

2. Penghasilan yang belum cukup

Sedangkan pria Jepang memilih hidup melajang dibandingkan menikah dikarenakan penghasilan yang tidak cukup untuk membiayai keluarganya.

3. Susah bertemu dengan pasangan

Tuntutan budaya bekerja lebih keras membuat beberapa orang Jepang kesulitan untuk bertemu dengan lawan jenisnya. Dikarenakan sibuk dalam pekerjaannya.

4. Kurangnya interaksi sosial

Beberapa pasangan yang menikah hanya melahirkan sekali. Hal itu membuat anak menjadi sulit berinteraksi sosial dengan sesama. Sehingga, saat dewasa susah untuk berkomunikasi dengan lawan jenisnya.

“Saya pikir banyak anak muda saat ini yang kurang memiliki keterampilan sosial dan hal ini menjadi lebih buruk karena banyak keluarga saat ini hanya memiliki satu anak, sehingga anak tersebut tumbuh tanpa berinteraksi atau mengembangkan keterampilan sosial yang dibutuhkannya di masa depan. di kemudian hari,” tegas Aya**

sumber: okezone.com

BERITA LAINNYA
Apa Saja 7 Jajanan Murah dan Paling Disukai'
Jumat, 01 Maret 2024 | 21:43
BERIKAN KOMENTAR
Buy twitter verification Buy Facebook verification Buy Tiktok verification SMM Panel
Top