• Home
  • Siak
  • Merasa Diberhentikan Sepihak, Kadus II Kampung Pebadaran akan Tempuh Jalur Hukum

Merasa Diberhentikan Sepihak, Kadus II Kampung Pebadaran akan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 06 Januari 2020 | 09:41
Mantan Kepala Dusun Kampong Pebadaran Nasrun
SIAK, RIAUGREEN.COM - Merasa Edaran Bupati Siak Nomor 329/DPMK/2018 tidak diberlakukan oleh Kepala Kampung Pebadaran tentang pemberhentian perangkat Desa (Kampong), Mantan Kepala Dusun Kampong Pebadaran akan tempuh jalur hukum.

Mantan Kepala Dusun Kampong Pebadaran Nasrun saat ditemui Senin (6/1/2020), menuturkan, dirinya merasa dizolimi dan diberhentikan oleh kepala Kampong tanpa mengindahkan Ederan Bupati Siak 2018 sesuai dengan pengangkatan dan pemberhentian perangkat Kampong mengacu Permendagri nomor 67 tahun 2017 perubahan Permendagri nomor 83 tahun 2015 dan pasal 5 ayat 2 perangkat desa diberhentikan karena meninggal dunia, permintaan sendiri, diberhentikan.

Dan pasal 5 ayat 3 sebagaimana dimaksud ayat 2 karena usia genap 60 tahun, dan dinyatakan terpidana berdasarkan keputusan pengadilan dan mempunyai hukum tetap, berhalangan tetap, dan tidak lagi memenuhi syarat sebagai perangkat desa.

:Dan sebagaimana pasal 12 Perda nomor 4 tahun 2015 pelantikan dan pemberhentian perangkat Kampong tidak diberlakukan lagi, dan juga bahwa perangkat Kampong diangkat dan dikeluarkan sebelum dikeluarkan surat edaran ini tetap melaksanakan tugas hingga habis masa jabatan ,dan selanjutnya dapat diangkat kembali hingga sampai usia 60 tahun, nah berdasarkan inilah saya menilai pemberhentian diri saya adalah sepihak dan tidak mengacu pencairan edaran ini," ujar Nasrul.

Sementara itu Penghulu Kampong Pebadaran M.Rafi saat dihubungi media ini via ponselnya Senin (6/1/2020) terkait pemberhentian Nasrul dirinya mengaku kemaren tidak ada persoalan sebelumnya.  

"Terkait edaran Bupati ini dirinya mengaku bahwa penjaring perangkat baru dirinya sudah mengusulkan kepihak kecamatan ,dan pihak kecamatan membolehkan kami dari desa melakukan penjaringan perangkat baru, makanya  kami laksanakan, kalau kemaren pihak kecamatan tidak membolehkan sebagaimana surat edaran ini tidak akan kami laksanakan penjaringan baru," tuturnya.

Sebenarnya, kata M.Rafi, saya masih mempertahankan Nasrun Kadus lama, kinerja yang bersangkutan pun masih bagus dan baik, dan sebelum dilakukan penjaringan dan tes Kadus baru kemaren, Rafi mengaku bahwa dirinya sudah menemui yang bersangkutan untuk ikut tes penjaringan lagi, namun waktu itu Nasrul tidak mau ikut tes dan silakan lakukan penjaringan baru, ujar penghulu.

Yang jelas usulan dirinya waktu itu kepihak kecamatan membenarkan, seharusnya pihak kecamatan kalau memang tau edaran ini, jangan benarkan,.dan kalau tidak dibenarkan tentu akan kami perpanjang SK Nasrul sebagai Kepala Dusun, ujar Rafi mengakhiri. (Zul)

Loading...
BERITA LAINNYA
Ditemukan Mayat Mr X Dalam Lubang Sumur di Siak
Selasa, 22 September 2020 | 11:23
Dua Pelaku Narkoba Kembali Diringkus Polisi
Minggu, 20 September 2020 | 22:34
BERIKAN KOMENTAR
Top