• Home
  • Siak
  • Diduga Asal-asalan, Gubri Diminta Tinjau Proyek Pemeliharaan Jalan Sei Pakning-Teluk Masjid

Diduga Asal-asalan, Gubri Diminta Tinjau Proyek Pemeliharaan Jalan Sei Pakning-Teluk Masjid

Kamis, 07 November 2019 | 10:12
SIAK, RIAUGREEN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Bina Marga (DBM) Provinsi Riau mengerjakan perbaikan jalan rusak di jalan Lintas Kabupaten Siak  menghubung Kabupaten Bengkalis tahun 2019 ini dengan sistem tambal sulam diduga terkesan asal-asalan, ini perlu dipertanyakan.

Proyek yang menghabiskan dana APBD Riau  4 Meliar lebih yang tertera di plang proyek sebelum Fery penyeberangan Roro Pakning tersebut terkesan mubazir, dikarenakan ketahanan kondisi jalan tersebut hanya beberapa bulan saja, sehingga bisa menyebabkan rawan kecelakaan dikarenakan jalan sudah rusak kembali.

Tidak hanya itu, proyek 4 miliar tersebut tanpak hanya di kerjakan beberapa titik saja, dan itu pun  pengerjaanya pun tidak sempurna di lakukan. 

Diduga Akibat asal asalan di kerjakan, membuat ruas jalan tersebut menjadi rusak kembali. 

Seperti yang diungkapkan Zul  Ketua LSM ICI Kabupaten Siak kepada wartawan dirinya sangat menyayangkan kinerja kontraktor yang mengerjakan pemeliharaan jalan dengan sistem "tambal sulam" itu. Pekerjaan tersebut terkesan asal jadi dan perlu dipertanyakan kembali sistem penganggaran dan progres RAB yang dibuat.

"Pekerjaan terlihat asal-asalan, karena baru saja dilakukan perbaikan sudah mengalami kerusakan kembali. Untuk itu, saya berharap kepada pemerintah untuk mengintruksikan pihak Dinas terkait bersama rekanan kontraktor untuk melakukan perawatan yang sempurna," ujar Zul.

Hal yang sama juga diungkapkan dari Masyarakat Peduli  Infrastruktur Kabupaten Siak Kabupaten Siak Pepen, bahwa sebagai daerah tujuan wisata sangat dirugikan oleh kegiatan pemeliharaan jalan dari Provinsi Riau yang terkesan asal jadi dan tanpa perencanaan yang matang. Dan tanpa pengawas yang optimal. 

"Kalau memang hasilnya cuma tahan untuk dua bulan lebih baik tidak usah di anggarkan dan tidak usah dikerjakan. 

Apabila tidak dilakukan perbaikan oleh kontraktor hingga berakhir masa pemeliharaan.

Pepen iuga menjelaskan, jika melihat, proyek pemeliharaan yang memghabiskan dana 4 meliar itu, dari pusako sampai sungai pakning, hanya beberapa titik saja yang di perbaiki.

Jika di lihat dari anggaran sebesar itu, rasanya tak mingkin jalan lintas Bengkalis siak itu masih ada di temukan lobang mengangga. 

"Oleh sebab itu, kita minta Gubernur Riau proyek pemeliharaan jalan itu. Karana sarat dengan KKN. Lihat ajalah sendiri di lapangan pak Syamsuar," tutur fefen.

Sementara itu pihak rekanan kontraktor atau pengawas lapangan tidak berhasil ditemui, saat di cek kelokasi tidak ada aktifitas pekerjaan dilapangkan. (fh)

Loading...
BERITA LAINNYA
BPN ICI Siak Minta Pemkab Perhatikan Media di Siak
Kamis, 14 November 2019 | 16:12
Masyarakat Keluhkan PLN Mati, Konsumen Dirugikan
Kamis, 07 November 2019 | 10:11
Visi dan Misi Rofai, Calon Kades yang Bersahaja
Kamis, 24 Oktober 2019 | 17:59
BERIKAN KOMENTAR
Top