• Home
  • Siak
  • Dinilai Janggal, Hasil Tes Komisioner Baznas Siak Diprotes Peserta

Dinilai Janggal, Hasil Tes Komisioner Baznas Siak Diprotes Peserta

Jumat, 10 Mei 2019 | 13:05
Pengumuman yang ditempelkan,tapi tertera tanggal (30/4/2019), tanggal diberlakukan mundur oleh pansel
SIAK, RIAUGREEN.COM - Hasil pengumuman Calon Komisioner Baznas Kabupaten Siak terindikasi penuh kejanggalan. Hal ini disampaikan beberapa peserta calon komisioner yang mengikuti tes yang dilaksanakan oleh pansel MUI dan personil kemenag Kabupaten Siak.

Dikatakan Ihkwanul Abror SE dan Zulfahmi S.Pd.I, Kamis (9/5/2019) di depan kantor kemenag siak, menurut ikhwanul permasalahan pengumuman yang penuh kejanggalan tersebut terlihat dari rangkaian seleksi mulai tanggal 25 April hingga tes tertulis dan tes wawancara tanggal 29 April berakhir pukul 16.00 wib.

Sesuai jadwal yang sudah disusun dan terjadwal oleh Pansel dan telah dilaporkan ke Baznas pusat tentunya tanggal 30 April 2019 pengumuman kelulusan seharusnya sudah ditempel di papan pengumuman( layanan informasi) kemenag siak.

Namun hingga tanggal 8 Mei pengumuman tersebut siapa yang lolos belum juga ada, bahkan Ihkwanul dan Zulfahmi mengaku sempat berkali-kali bertanya dengan sekretaris panitia Drs Wandi Utama yang kebetulan bekerja di kemenag, bahwa hasil pengumuman belum ada lantaran belum mengumpulkan seluruh nilai dari tim penguji dan belum ada rapat pleno.

"Karena kami harus bertemu dan berkumpul semua dulu merangkum nilai- nilainya, baru kami umumkan, bahkan saya sendiri sempat mendatangi kediaman sekretaris panitia mempertanyakan hal tersebut, jawabannya tetap sama belum terkumpul dan belum ketemu semua dengan panitia penguji," ungkapnya. 

Menanggapi hal ini ada apa sebenarnya, bahkan saya juga sempat mempertanyakan apakah ada titipan penerimaan ini, sehingga pengumuman ini berlarut - larut tidak juga diumumkan, namun jawaban sekretaris panitia menepis ada sinyalemen dan isu yang berkembang bahwa ada titipan, ujar Ihkwanul.

Sementara itu hal yang sama dikatakan salah seorang peserta Zulfahmi S.Pd.I merasa heran, sesuai tanggal dan jadwal panitia sudah mengumumkan pada tanggal 30 April, namun ditunda hingga berminggu lamanya alasan sekretaris panitia belum kumpul semua dengan panitia yang lain, termasuk nilai - nilai peserta belum dikumpulkan.

Bahkan sempat mendatangi ruangannya mempertanyakan hal ini kenapa juga belum ada pengumuman, bahkan sempat juga saya mempertanyakan apakah ada hal lain atau karena adanya dugaan keterlibatan salah seorang peserta calon, sehingga pengumuman ditunda? bahkan saat itu sekretaris panitia pak wandi menjawab, memang ada dengar di berita - berita terkait ada dugaan tersebut.

Namun itu tidak ada kaitan dengan penundaan pengumuman, karena memang kesibukan dan belum terkumpul nilai peserta semua dan belum ada pertemuan dengan ketua pansel dan panitia lain, sehingga ini belum ada diumumkan, bahkan saat ditanya kapan pengumuman beliau juga belum bisa memastikan.

Ditambahkan kedua peserta ini, yang anehnya hari ini terjadi di papan pengumuman kemenag ditempelkan oleh sekretaris tadi pagi tertera pengumuman peserta yang lolos tanggal 30 april 2019, padahal tadi tanggal 9 mei 2019, bahkan sebelumnya kami peserta sudah berkali - kali menanyakan baik secara lisan maupun ketemu langsung di kediaman dan dikemenag belum diumumkan lantaran nilai peserta belum dikumpul penguji yang lain dari kemenag, bahkan belum pleno

Ada apa ini semua dengan panitia, bahkan kami mendapat informasi dari salah seorang sumber tadi malam  (8/5/2019) baru nilai itu disampaikan oleh penguji lainnya, bahkan ada informasi terjadi utak atik posisi - posisi peserta yang lolos.

Makanya kami peserta berharap ada keterbukaan supaya tidak ada simpang siur informasi, bahkan kami peserta berharap bisa Baznas pusat ikut menyikapi hal ini, karena kami melihat di media sosial ada beredarnya foto kepala kemenagnya dengan oknum anggota bawaslu bagian penindakan, tentu timbul pertanyaan dan keraguan kami sebagai peserta, kami berharap ada pertemuan antara ketua pansel dan panitia di kemenag nantinya, kata kedua peserta tersebut.

Sementara itu sekretaris Panitia Drs.Wandi Utama dan Ketua Pansel belum berhasil ditemui,walaupun sudah dicoba mendatangi kediamannya, menurut ibu - ibu yang mengaku bekerja dirumah tersebut bapak ke bengkalis namun menurut salah seorang anak perempuannya mungkin bapak kekandis berangkat subuh tadi pak, ketika ditanya kelihatan mobil dinas ada, namun anaknya menjawab barangkali numpang mobil teman.

Begitu juga sekretaris panitia Drs.Wandi Utama dicoba ditemui diruangannya di kemenag, jawab stafnya bapak di perawang.(fh/tim)

Loading...
BERITA LAINNYA
Pemkab Siak Gesa Peluang Pariwisata Halal
Rabu, 12 Juni 2019 | 17:44
Bapekam Mesti Paham Tupoksi
Selasa, 21 Mei 2019 | 15:09
BERIKAN KOMENTAR
Top