• Home
  • Siak
  • Izin PKS di Areal Persawahan Dipertanyakan, Waka DPRD Siak Tidak Menampik Hal Tersebut

Izin PKS di Areal Persawahan Dipertanyakan, Waka DPRD Siak Tidak Menampik Hal Tersebut

Jumat, 12 April 2019 | 21:48
Wakil ketua DPRD Siak Sutarno SH
SIAK, RIAUGREEN.COM - Terkaitnya izin PKS PT Minas Sari Lembah Sawit (MSLS) yang belum keluarkan Izin (IMB) yang sudah dimasukkan satu tahun telah lalu membuat pihak yang mengurus angkat bicara.

Sebagaimana yang disampaikan Ketua Kadin Kabupaten Siak Ruslan Lai dan Humas PT MSLS Efendi angkat bicara kepada Media ini di Siak Jumat (12/4/2019) sebagaimana diberitakan sebelumnya.

Dikatakannya masa perizinan kami sudah masuk ke instansi terkait sudah satu tahun lalu, sampai sekarang belum juga keluar izin tersebut, padahal persyaratan lain sudah lengkap semua untuk mendirikan PKS mini oleh perusahaan PT MSLS, kita pertanyakan masa iya mau berinvestasi saja seperti ini, bahkan PKS yang didirikan di areal perkebunan.

"Kalau dikaitkan dengan RTRW Provinsi kenapa ada berdiri PKS seperti di desa laksamana yang notabene areal persawahan, kita pertanyakan hal ini," ujarnya.

Sementara itu Wakil ketua DPRD Siak Sutarno SH saat ditemui riaugreen.com Jumat (12/4/2019) di kediamanya tidak menampik hal tersebut, memang banyak di beberapa kecamatan saat ini dibuka areal baru lahan persawahan.

'Seperti di Kecamatan bunga raya, mandau, sabak auh, dan beberapa daerah kecamatan lainnya, apakah memang ini sudah ada termasuk RTRW nya, kalau RTRW kabupaten siak sudah disahkan oleh dewan, barangkali untuk RTRW Provinsi lantaran mencakup 12 Kabupaten kota yang ada di Riau, inilah yang membuat lama RTRW Provinsi disahkan," ujarnya.

Disatu sisi memang di setiap kabupaten kota yang ada, banyak perusahaan yang memiliki HGU dan sebagainya, nah ini salah satu kendala dalam pendataan, karena memang harus didata mana HGU perusahaan yang masih berlaku sekian tahun lagi dan mana yang sudah berakhir, seharusnya dewan juga harus tau dan pihak eksekutif harus menyampaikan ke dewan untuk dibicarakan, ujarnya.

Ditanya terkait persoalan yang viral saat ini seperti kasus PT DSI, Sutarno tidak mau berkomentar jauh, kita ikuti saja dulu bagaimana ingkrahnya nanti melalui proses hukum.

Ketika ditanya apakah ada tencana dewan memanggil eksekutif ataupun Pihak PT DSi dalam waktu dekat? Menurut sutarno saya rasa belum ada agenda dalam waktu dekat, karena persoalan tersebut sudah masuk ke proses hukum biar ingkrah dululah, apalagi saat ini menjelang pileg dan pilpres, semua masih sibuklah, kata Sutarno. (zul)

Loading...
BERITA LAINNYA
Bupati Siak Ambil Sumpah 36 Anggota Bapekam
Selasa, 23 April 2019 | 18:10
Gagal Curi Motor, Pelaku Bonyok Dibogem Massa
Senin, 22 April 2019 | 09:13
BERIKAN KOMENTAR
Top