• Home
  • Siak
  • Akhirnya Dispora, TACB dan Tokoh Masyarakat Duduk Bersama di Istana Peraduan Sultan Siak

Akhirnya Dispora, TACB dan Tokoh Masyarakat Duduk Bersama di Istana Peraduan Sultan Siak

Kamis, 21 Maret 2019 | 21:33
SIAK, RIAUGREEN.COM - Begitu santer dan hangat di medsos terkait renovasi istana peraduan Sultan Siak yang saat ini direnovasi melalui CSR Perusahaan PT RAPP, akhirnya Kamis (21/3/2019) pihak pemerintah yang diwakili oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, dan dari TACB, juga tokoh masyarakat, pemuda yang termasuk dalam perkumpulan kerabat Sultan duduk bersama di lokasi pekerjaan renovasi di areal istana siak.

Pihak Dispora langsung hadir kepala dinasnya Drs.H.Fauzi Asni MSi dari pihak Tim Ahli Cagar Budaya Temas dan dari pihak masyarakat T.Ridwan, Tengku Amar, Tengku Romainur, Tengku Mashur, Tengku Wira dan puluhan lainnya, juga hadir tokoh pemuda pecinta aset dan lingkungan pemerhati yang merasa media miliki daerah ini hadir juga Andi Bin Usman Yem dan puluhan tokoh lainnya termasuk Ruslan Lai bersama pemuda pemuda siak yang ingin mendengar langsung pembicaraan.

Tokoh masyarakat yang juga salah seorang perkumpulan kerabatan sultan Tengku Ridwan dan Tengku Amar menyampaikan, kedatangan ingin bertemu dan bertatap muka dengan pihak-pihak terkait lain tak bukan adalah mau melihat pekerjaan yang dilaksanakan, karena begitu viral dan santernya di medsos terkait pembangunan ataupun renovasi yang dinilai tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Makanya kemaren kita langsung tinjau ke lokasi, memang saat rombongan datang barang-barang bahan material yang dibongkar berserakan sana kemari, padahal bahan-bahan tersebut adalah bahan istana peraduan sultan yang sudah berumur ratusan tahun, makanya kita minta pembangunan renovasi ini hendaknya dilibatkan pihak-pihak terkait, tokoh masyarakat dan para perkumpulan kerabatan sultan, dan juga rapat apapun terkait hal tersebut harus kita musyawarahkan, bahan yang dibongkar dan penggantinya hendaknya yang sama kalau tidak bahan yang kuat mendekati bahan aslinya, dan material-material bangunan yang dibongkar hendaknya disusun disatu tempat, karena namanya cagar budaya, walaupun sepotong kayu yang dipotong hendaknya diasingkan disatu tempat, dan lemari-lemari peninggalan sultan maupun foto -foto sultan jangan dibiarkan berantakan dan berserakan," ungkapnya.

Dikatanya, kita bukan menghambat dari renovasi pekerjaan, tapi tolong kita rembuk bersama dulu di Siak ini, karena siak ini negeri bertuan, kami-kami yang tinggal di Siak inilah yang harus memperhatikan hal tersebut, karena apapun ex istana peraduan sultan siak ini adalah milik kita semua yang harus menjaganya, apalagi ini masuk cagar budaya, tuturnya panjang lebar.

Hal yang sama juga diminta tengku amaruddin panjang lebar, bukan bermaksud menghambat pembangunan renovasi, tapi tolong hargai kami-kami di Siak ini, kalaupun rapat membicarakan terkait renovasi cagar budaya mari kita rembuk bersama di siak ini, bukan malah diluar kota, karena sebagai masyarakat dan juga masih ada kaitan dengan perkumpulan kerabat sultan punya tanggung jawab yang sama menjaga aset ini.

"Apalagi terkait renovasi cagar budaya dan mari kita duduk bersama, apa bahan yang digunakan sebagai pengganti, dan barang-barang bahan material yang dibongkar kita museumkan dimana, inilah yang harus kita jaga bersama, tidak berserakan dan digunakan kepada hal yang lain, mana yang tidak benar dibaiki kembali, itu sebenarnya keinginan kita," kata tengku amarrudin panjang lebar, dan disertai masukan-masukan dari tokoh lainnya termasuk tokoh pemuda saat itu.

Sedangkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Themas menuturkan, memang terkait rencana awal pembangunan renovasi ini sudah beberapa kali melakukan rapat bersama tokoh masyarakat yang termasuk perkumpulan kerabatan di Pekanbaru, dan juga pihak TACB, pemkab Siak instansi terkait termasuk instansi teknis, juga pihak perusahaan saat itu tuturnya.

Untuk pertemuan lanjutan nanti tutur themas akan dilaksanakan hari Selasa mendatang, akan dihadiri oleh Bupati, pihak perusahaan, TACB, perkumpulan kerabat sultan dan tokoh-tokoh yang ada di Siak ini, termasuk dinas-dinas seperti pariwisata, Dinas PU, pertemuannya dilakukan di Siak kantor Bupati Siak, katanya. (zul)


Loading...
BERITA LAINNYA
Pemkab Siak Gesa Peluang Pariwisata Halal
Rabu, 12 Juni 2019 | 17:44
Bapekam Mesti Paham Tupoksi
Selasa, 21 Mei 2019 | 15:09
BERIKAN KOMENTAR
Top