• Home
  • Siak
  • Ironis, 93.800 jiwa Penduduk Kabupaten Siak Masuk Kategori Miskin

Ironis, 93.800 jiwa Penduduk Kabupaten Siak Masuk Kategori Miskin

Selasa, 22 Januari 2019 | 09:53
Kadis Sosial Kabupaten Siak Drs H Nurmansyah MSi didampingi Stafnya Wan Indris
SIAK, RIAUGREEN.COM - Kemiskinan memang hal yang paling ditakuti dan hal yang paling menyedihkan, ibarat pil pahit yang harus ditelan oleh yang bersangkutan untuk menjalani hidup dalam mmenuhi kebutuhan sehati-hari.

Ironisnya angka kemiskinan tersebut sebanyak 93.800 ribu lebih jiwa penduduk Kabupaten Siak di bawah garis kemiskinan di negeri yang kaya akan hasil alam ini.

Hal ini diakui oleh Kadis Sosial Kabupaten Siak Drs H Nurmansyah MSi didampingi stafnya Wan Indris Senin (21/1/2019) saat ditemui riaugreen.com di ruang kerjanya.

Menurut Nurmansyah dan Wan Idris, data yang masuk Juni dan Mei 2018 kemarin hingga akhir tahun tercatat 93 ribu lebih jiwa penduduk miskin di kabupaten Siak.

"Nah data tersebut memang saat ini satu pintu di instansinya, karena ada kategori miskin, fakir miskin dan sebagainya," terang Nurmansyah. 

Berdasarkan data yang masuk tersebut itulah adalah laporan yang masuk dari setiap kecamatan yang ada di kabupaten Siak berdasarkan penilaian dan data musyawarah kampung (Muskam).

Saat ini dituturkan Nurman dan Idris, di instansinya pendataan lengkap, karena di depan sudah ada staf setiap instansi yang mengelola data seperti dari pendidikan dan lainnya.

Karena penerima kartu indonesia pintar yang diperuntukan untuk penerima bantuan tersebut yang sudah masuk di data base juga ada di muka pendataannya.

"Nah bisa saja jumlah jiwa penduduk miskin akan bertambah dengan data yang baru masuk, karena masih bisa menyusul, karena pengelolaan data dari kementerian masih bisa maksimal 40 persen dari jumlah penduduk, jadi data yang masuk dari kecamatan berdasarkan penilaian dari musyawarah kampung ( Desa), akan bertambah," tuturnya.

Terkait penilaian dari musyawarah kampung, itu sudah pasti ada kreteria dari tim penilai, ujar Nurmansyah lagi.

"Angka kemiskinan tersebut selain memang masyarakatnya yang memang miskin, ada juga pecahan KK dan warga yang pindahan dari daerah lain ke Siak ini, karena kita sadari bahwa pertumbuhan dan pertambahan penduduk Siak dalam satu tahun saja sangat signifikan terjadi, hal ini dapat kita lihat dari yang mengurus KK dan KTP dan sebagainya, tutupnya. (zul)


Loading...
BERITA LAINNYA
Ketua DPRD Siak Berpeluang Besar Dampingi Alfedri
Selasa, 05 Februari 2019 | 11:33
Dinas Sosial Usulkan Perbup tentang SLRT
Selasa, 29 Januari 2019 | 12:49
Timur Tengah Lirik Investasi di Kabupaten Siak
Kamis, 24 Januari 2019 | 23:00
BERIKAN KOMENTAR
Top