• Home
  • Siak
  • Syamsuar Bangga Dua Anak Siak Bawa Medali dari Olimpiade Siswa Nasional 2018 di Padang

Syamsuar Bangga Dua Anak Siak Bawa Medali dari Olimpiade Siswa Nasional 2018 di Padang

Selasa, 07 Agustus 2018 | 13:08
SIAK, RIAUGREEN.COM - Disela kesibukannya sebagai kepala daerah, Bupati Siak Syamsuar menerima Nicholas dan Cleorisya Ranggi Tsabita, siswa berprestasi asal Kabupaten Siak di ruang kerjannya, Senin, (6/8/2018).

Senyum ramah Syamsuar terkembang menyapa 2 orang pemuda Siak yang telah mengharumkan nama negeri Istana Matahari Timur ini.

Syamsuar mengatakan, mereka berdua merupakan anak anak Siak yang berprestasi meski usia yang masih muda namun mereka bisa mengharumkan nama daerah, dan ini merupakan satu kebanggaan buat Siak.

Dihadapan Nico dan Cleorisya serta guru pendamping, Bupati Siak Syamsuar juga mengatakan, banyak anak - anak yang berprestasi lahir dari keluarga yang kurang mampu.

Namun semangat mereka menjadi contoh sekaligus motivasi bagi kita, untuk tidak menyerah karena tidak ada yang tidak mungkin di dalam hidup ini, yang penting optimis, berdoa dan terus berusaha.

Nicholas (12) merupakan Anak keturunan Tionghoa yang bercita-cita ingin menjadi seorang koki atau juru masak terkenal. Anak seorang karyawan perusahan itu, membawa harum nama sekolah dan daerahnya hingga ke tingkat nasional.

Nico sapaan akrabnya duduk di kelas VI SD Yayasan Pendidikan Persada Indah (YPPI) Perawang. Dirinya berhasil membawa pulang medali perak Olimpiade Siswa Nasional (OSN) Matematika Tingkat Nasional 2018 di Padang, Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu.

Layaknya bocah seusianya, Nico adalah anak yang hobi bermain, namun ia juga rajin belajar. Tak heran kalau di sekolah dirinya sering meraih peringkat pertama di kelas. Nico yang jago dalam palajaran matematika itu, mengantarnya sebagai juara II (OSN) tingkat nasional.

Lain halnya dengan Cleorisya Ranggi Tsabita (11), siswi kekas V SD Sain Tahfiz Islamic Center Siak, berhasil meraih medali perunggu OSN bidang IPA. Keseharian gadis kecil ini adalah membaca buku, menulis dan bermain dengan teman-temannya.

Cleorisya bercerita keseharianya, "Biasanya saya belajar sampai sekitar jam 9 malam, baru tidur dan lanjut setelah shalat subuh," kata bocah yang bercita-cita menjadi ilmuan dan pianis ini.

Loading...
Cleo berpesan jangan cepat merasa puas dengan prestasi yang diraih, teruslah berusaha. Kalau ada kesempatan langsung diambil karena kesempatan itu tidak datang dua kali. ***

BERITA LAINNYA
1000 Honorer di Siak Terima Berkah
Jumat, 12 Oktober 2018 | 18:47
Gala Desa Momentum Kejayaan Olahraga Indonesia
Sabtu, 06 Oktober 2018 | 11:55
BERIKAN KOMENTAR
Top