• Home
  • Siak
  • Pemkab Siak Dinilai Kurang Perhatikan Usulan Bangun Pagar SDN 04 Buantan Besar

Pemkab Siak Dinilai Kurang Perhatikan Usulan Bangun Pagar SDN 04 Buantan Besar

Senin, 08 Januari 2018 | 11:41
SDN 04 Buantan Besar
SIAK, RIAUGREEN.COM - Warga Kampung Buntan Besar Kecamatan Siak Kabupaten Siak sekaligus Wali Murid SDN 04 Buantan Besar minta Pemkab Siak dapat memberikan perhatian terhadap SDN tersebut.

Sebagaimana diutarakan Tini ( 35) salah satu orang tua murid didampingi beberapa orang tua murid lainnya kepada RiauGreen.com, Senin (8/1/2018) di Buantan Besar.

Menurutnya mereka kenapa pemerintah Kabupaten Siak seakan tidak memperhatikan SDN tersebut terutama instansi terkait, pasalnya SDN tersebut jarak antara Sungai Siak dengan sekolah sekitar 10 meter, kondisi demikian pada jam istirahat anak-anak sering bermain kearah sungai.

"Hal ini dapat membahayakan bagi keselamatan anak-anak didik, mana mungkin dengan murid yang ratusan jumlahnya bisa terkontrol atau terawasi," tuturnya.

Ditambahkan tini padahal di satu sisi sekolah tersebut berhampiran dengan wisata sejarah makam raja kecik, banyak wisatawan yang berkunjung melewati SDN tersebut, ditambah lagi sekolah tersebut termasuk sekolah tua sudah disana.

"Alangkah baiknya pemerintah Kabupaten Siak dapat memperhatikan SDN tersebut sama halnya dengan Sekolah lainnya, disatu sisi apakah pihak sekolah selama ini tidak mengusulkan pembangunan pagar atau fasilitas lainnya, seperti fasilitas olahraga yang katanya bergelumang lumpur saat hujan lapangan Volly ball," ujarnya.

Sementara itu Kepsek SDN 04 Buantan Besar Rohani SPd MM beserta majlis guru saat ditanya terkait keinginan orang tua wali murid, saat ditanya menjelaskan, sebenarnya masaalah usulan pembangunan pagar dan lapangan fasilitas olahraga yang dimaksud sudah diusulkan.

"Namun belum juga ada realisasinya, harapan kami dari sekolah sama halnya dengan keinginan para orang tua wali murid, cuma keputusan realisasi pembangunan bukan wewenang pihaknya, memang kami tanya pada desa katanya sudah beberapa kali diusulkan tapi tercoret anggarannya, memang kondisi sekolah berhampiran dengan Sungai Siak, dan hanya jarak beberapa meter lagi, itu salah satu membuat risau pihak sekolah, namanya anak-anak apabila lengah saja guru langsung ke Sungai, mudahan ini menjadi salah satu prioritas untuk mmbangun pagar sekolah, disatu sisi kami sudah berusaha mencari donatur atau swadana untuk membangun pagar dan lapangan volly ball, tapi yang namanya mencari sumbangan butuh waktu dan kapan bisa  terealisai tergantung anggaran atau dana," terangnya.

Sedangkan instansi terkait dan DPRD yang membidangi belum berhasil dikonfirmasi apa alasan anggaran pembangunan pagar tersebut dicoret, atau bagaimana realisasi kedepanya belum berhasil dihubungi hingga berita ini diturunkan. (zul)

BERITA LAINNYA
1000 Honorer di Siak Terima Berkah
Jumat, 12 Oktober 2018 | 18:47
Gala Desa Momentum Kejayaan Olahraga Indonesia
Sabtu, 06 Oktober 2018 | 11:55
BERIKAN KOMENTAR
Top