• Home
  • Siak
  • Bukan WC Umum, Tapi Ticketing Gate yang Dibangun di Depan Istana Siak

Bukan WC Umum, Tapi Ticketing Gate yang Dibangun di Depan Istana Siak

Selasa, 05 September 2017 | 13:42
Rancangan pembangunan Ticketing Gate
SIAK, RIAUGREEN.COM - Sebuah bangunan yang baru dimulai pekerjaannya oleh Dinas Pariwisata yang berlokasi tepat di depan sisi kanan garbang masuk Istana Siak Aserayah Al-Hasyimiyah. Mendapat tangapan beragam dari warga Siak, Baik di media online maupun Media Sosial (Medsos). Warga mengira bangunan tersebut adalah toilet umum.
 
Opini yang berkembang di tengah-tengah warga Siak tentang kegiatan ini semakin melebar tidak jelas, seperti di Media Sosial Facebook (FB) dan What App (WA) yang terjadi saat ini. Padahal Pembangunan gedung ini akan digunakan untuk TICKETING GATE yang masuk kedalam Kawasan Istana, Merupakan fasilitas penunjang bagi kemajuan pariwisata siak. 
 
Warga menilai bangunan kegiatan ini, peruntukannya fasilitas umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) seperti toilet umum dan ruang ganti. ini jelas-jelas menyalahi tata letak dan etika membangun, karena toilet umum membelakangi makam Sultan Siak. 
 
Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak Fauzi Asni angkat bicara.

"Tujuan kito bukan bangun WC tapi bangun tempat tiket, perhatikan saja setelah bangunan dah jadi nanti fungsi dan kegunaannyo kalau dah siap untuk apo," ujarnya.
 
Mohon kepada warga Siak untuk tidak membesar-besarkan hal ini, Karena kegiatan ini didanai mengunakan Alokasi Dana Khusus (DAK) APBN Anggaran tahun 2017, Hal ini diungkapkannya pada Senin (04/09/2017) di Siak Sri Indrapura.
 
Lebih jelas Fauzi menerangkan Kegiatan ini  bantuan dari pemerintah pusat,  Dan Kegiatan-kegiatan yang di banggun melalui Dana DAK APBN ini bisa diusulkan berbentuk Program Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) saja. Sehingga nama kegiatannya di dalam data base harus berupa Pembangunan Toilet atau Ruang Ganti.
 
"Jadi kepada Warga Siak mohon untuk dapat dipahami dan dimengerti, Karena nantinya Gedung hanya difungsikan sebagi tempat penjualan tiket atau TICKETING GATE bagi para pengunjung yang hendak masuk ke Kawasan Istana Siak dan sekitarnya, Bukan WC umum," kantanya.
 
"Kita semua berkomitmen untuk mendukung memajukan dunia pariwisata Siak, kedepan Kita siapkan Ticketing Gate dengan satu tiket pengunjung dapat berwisata di 4 (empat) tempat (Seperti kawasan Wisata yg terdiri dari Balai Kerapatan, Masjid Sultan Istana dan sampai ke Klenteng)," jelasnya lagi.
 
"Sayo berharap kesimpang siuran opini yang terjadi dimetsos beberapa minggu terhakir ini dapat terjawab, Kalaulah ini masih dipermasalahkan juga, kita khawatir kedepannya akan susah lagi untuk mendapatkan bantuan dana dari APBN, dan nantinya akan berimbas pada lambatnya pengembangan Pariwisata Siak," terang fauzi. (zul)

BERITA LAINNYA
Masyarakat Pusako Inginkan Kantor Polsek Dibangun
Selasa, 19 September 2017 | 13:38
Peserta Rakor Rabies se-Sumatera Kunjungi Istana Siak
Minggu, 17 September 2017 | 11:35
Alfedri Hadiri Rakernas di Jakarta bersama Jokowi
Jumat, 15 September 2017 | 11:54
Alfedri Ajak IKMR Membangun Daerah
Kamis, 14 September 2017 | 13:20
IPNU Riau Silaturrahmi dengan Danrem 031/Wirabima
Kamis, 14 September 2017 | 13:13
Empat Puskesmas Ini Bakal Naik Kelas
Senin, 11 September 2017 | 21:47
BERIKAN KOMENTAR
Top