Pandangan Islam Terhadap Korupsi

Oleh: Nadya Maula Nikma
Selasa, 23 Juni 2020 | 13:34
MEMANG mencari harta dengan cara yang salah itu sangat gampang,tetapi apakah kita sebagai umat islam akan  melakukan sesuatu yang bertentangan dengan syariat? Kadar  iman kita terkadang di uji oleh hal-hal yang demikian. Korupsi adalah kejahatan yang popular di era sekarang. Korupsi merupakan permasalahan serius terutama bagi kehidupan masyarakat dan negara.

Korupsi adalah penyakit yang tidak bisa hidup sama-sama dalam system  kehidupan kita dan seperti parasit yang akan terus merugikan elemen masyarakat.Korupsi menyimpang dari system yang disepakati bersama, korupsi bukan hanya soal pencurian.

Pencurian hanya berdampak pada ekonomi, namun korupsi berdampak holistik. Jika korupsi ada di system pemerintahan,maka semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara akan rusak.Keimanan seseorang dapat di ukur dengan hal-hal yang seperti ini.Pendidikan agama sedari kecil kiranya mampu untuk menjadi banteng pertahanan agar tidak melakukan sesuatu yang sudah dilarang dalam syariat islam.

Didalam konsep keislaman korupsi mempunyai tiga istilah yang paling popular yaitu:
- Al-rishwah(suap menyuap atau gratifikasi)
- Al-shut(gratifikasi atau suap)
- Al-ghul(menyembunyikan sesuatu yang bukan haknya) Islam memberi peringatan dan melaknat siapa saja yang meakukan tiga perbuatan diatas.Islam adalah agama yang peka terhadap isu korupsi.Al-qur'an dan Hadist telah dengan gambling menjelaskan,memberi peringatan dan memberi gambaran hukuman menyangkut bahaya korupsi dan implikasinya bagi umat manusia.Islam,dengan demikian,adalah agama antikorupsi.

Dari hadist riwayat Ibnu Majah,,hadist ke 2227 yang yang artinya:

"Dari Jabir bin Abdullah r.a,berkata, Rasulullah SAW bersabda"wahai manusia,bertaqwalah kepada Allah dan berbuat baiklah dalam mencari harta karena sesungguhnya jiwa manusia tidak akan puas/mati hingga terpenuhi rezekinya walaupun ia telah mampumengendalikannya(mengekangnya),maka bertaqwalah kepada Allah SWT dan berbuat baiklah dalam mencari harta,ambillah yang halal dan tinggalkan yang haram".(HR Ibnu Majah).

Dalam hadist diatas dijelaskan bahwa kita sebagai umat muslim yang menganut hukum syar'i dianjurkan dalam mencari harta ataupun rezeki harus dengan cara yang halal dan benar tidak boleh mencari harta dengan cara yang haram.Apabila kita mencari harta dengan cara yang salah maka kita telah melanggar perintah Allah dan melakukan suatu perbuatan dosa besar.Seperti contoh kita seorang pejabat kemudian kita menggunakan kekuasaan kita untuk melakukan korupsi,maka kita telah melakukan suatu kesalahan dan melanggar nilai-nilai islam. Jika kita mencari harta ataupun nafkah tapi dengan cara yang salah status kehalalan dari segala aspek kehidupan kita menjadi haram.

Metode Dakwah Untuk Tindakan Korupsi

Korupsi di Indonesia sudah seperti penyakit mematikan yang harus segera diambil langkah amputasi. Sebab jika tidak diberantas dengan tepat dan cepat, korupsi terus mewabah, menjalar dan menggerayangi seluruh bagian tubuh lembaga dan instansi pemerintahan.

"Dari sekian upaya pencegahan korupsi, dakwah anti korupsi adalah satu strategi alternatif mengajak masyarakat berani melawan korupsi," ucap Kordinator Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK).Dakwah digelar Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KMPK) yang merupakan wadah beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) terdiri dari GaSAK, Sekolah Rakyat Anti Korupsi (SeRAK), Perkumpulan Bima, Lembaga Pers Mahasiswa Suara Almuslim (LPM-SA) dan Yayasan Rata. Ratusan warga menghadiri acara tersebut.

Oleh sebab itu, agama mempunyai peran sangat penting dalam pemberantasan korupsi. Juga rasa memiliki agama dan ibadah ritual, seperti sembahyang di rumah ibadah mempunyai makna dimensi sosial (wadah silaturahim) yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi praktik korupsi. Misalnya, dalam bentuk saling mengingatkan bahwa keseČrakahan mendorong seseorang berbuat jalan pintas tanpa memperhitungkan haram dan halal.

*Penulis adalah Mahasiswi UIN Suska Riau

Loading...
BERITA LAINNYA
Idul Adha, Berkorban Dalam Ketaatan
Jumat, 31 Juli 2020 | 16:10
Pentingnya Etika Bisnis Saat New Normal
Sabtu, 27 Juni 2020 | 10:27
Pentingnya Aturan Etika Saat Pandemi Covid-19
Kamis, 25 Juni 2020 | 13:16
Pandangan Islam Terhadap Korupsi
Selasa, 23 Juni 2020 | 13:34
Riba VS Penyelewengan Dana Covid-19
Kamis, 04 Juni 2020 | 08:16
Kesadaran Penting Kebenaran akan Komunikasi
Selasa, 02 Juni 2020 | 09:50
BERIKAN KOMENTAR
Top