• Home
  • Ruang Opini
  • Menggali Usaha dari Buah Nenas dalam Rangka Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Kabupaten Rohil

Menggali Usaha dari Buah Nenas dalam Rangka Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Kabupaten Rohil

Oleh: SUNARTO SP
Senin, 26 Agustus 2019 | 08:18
Nenas

 Tanaman nenas dibudidayakan  oleh masyarakat tumbuh subur di daerah pinggiran jalan lintas  Riau dari Teluk Berembun  Tanah Putih sampai  Simpang  Bangko  Rantau Bais  Kabupaten Rokan Hilir Provinsi  Riau.  Sehingga daerah ini  sebagai sentra hortikultura buah nenas.   Budidaya yang dilakukan masyarakat dengan skala yang tidak  luas tetapi panennya melimpahdan berkesinambungan serta menjadi mata pencaharian hidup sehari-hari.


Tanaman nenas,sebagai komoditas hortikultura    tumbuh subur di lahan gambut,buahnya rasanya  sangat manisserta tidak banyak mengandung airmenjadikan  tanaman nenas ini  sebagai  komoditas unggulan komperatif yang mampu bersaing dengan buah nenas dari daerah lain. Karena mempunyai karakteristik tersebut, maka tanaman  nenas ini layak menjadi komoditas unggulan khas daerah. Masyarakat menanam tanaman nenas dan sekaligus memasarkannya berlangsung sudah cukup lama kurang lebih 12  (dua belas)  tahun sampai sekarang masih berjalan namun kurang mengalami peningkatan usahanya.


Di sepanjang jalan lintas Riau dari Teluk Berembun   sampai Simpang Bangko menuju Duri dan Pekanbaru terdapat di kiri kanan jalan  kios-kios penjualan nenas yang sederhana  menghiasi jalan,denganbuah nenas yang dipajang berwarna kuning menarik perhatian bagi pengendara yang melintasi, sehingga banyak  kendaraan  pribadi berhenti membeli nenas sebagai oleh-olehdan pedagang dari Riau maupun dari  Sumatera Utara membeli dengan jumlah besar untukdipasarkan kembali di daerahnya. Walaupun kondisi kios penjualan yang sederhana tersebut tetap masih banyak dikunjungi apalagikalau bangunan kios ditata dengan lebih baik lagi akan menambah daya tarik bagi yang sedang melakukan perjalanan.


Dalam rangka membangun perekonomian daerah dan masyarakat perlu konsep dan pola yang tepat disesuaikan dengan kondisi, potensi dan karakteristik daerah. Untuk  daerah yang memiliki kekayaan alam pertanian hortikultura buah-buahan seperti Teluk Berembun Tanah Putih dan Rantau Bais yang kaya akan tanaman hortikultura nenas, konsep Pembangunan agribisnis dan Agroindustri kecil makanan  dapat diterapkan karena  daerah ini memiliki potensi sumber daya hortikulura buah nenas yang melimpah.


Pada sektor agribisnis kegiatan usaha dilakukan dari agribisnis hulu sampai agribisnis hilir, agribisnis hulu  diantaranya proses budidaya sampai pada fase panen.  Sedangkan pada sektor agribisnis hilir diantaranya  penanganan panen (pasca panen) sampai pada pemasaran hasil diantaranya penataan kios, penempatan buah nenas dipajangkan siap untuk dipasarkan. Semakin banyak pengunjung membeli buah nenas untuk oleh-oleh maupun pedagang membeli yang  dijual kembali,hal ini akan memacu kegiatan budidaya  dan akan meningkatkan produksi buah nenas lebih banyak. 


Pada sektor agroindustri kecil makanan dengan memanfaatkan buah nenas segar, diolah menjadi produk  makanan.Kegiatan pada agroindustri hulu meliputi penyediaan bahan baku, pengolahan, pencetakan  bahan olahan, pembungkusan. Kegiatan agroindustri hilir diantaranya meliputi labeling, pengepakan dan pemasaran  produk.


Sektor Agroindustri  dilakukan dalam upaya memanfaatkan dan mengembangkan buah nenas yang dapat menghasilkan produk oleh-oleh seperti    nastar dan dodol nenas.  Untuk mewujudkan  gagasan usaha pengolahan nastar dan dodol nenas perlu adanya pihak yang bersedia merintis  usaha ini bisa dari kalangan masyarakat atau pemerintah  dengan melakukan pemberdayaan  kelompok usaha kecil sektor industri makanan.Pengolahan buah nenas menjadi produk olahan selain memberikan nilai tambah juga akan membuka peluang berusaha dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.


Sebagai gambaran bahwa di Kabupaten  Rokan Hilir ada produk olahan daerah yaitu  kacang pukul yang terpusat  di kota  Bagansiapiapi  sebagai usaha industri kecil rumah tangga,padahal bahan bakunyakacang tanah yang diperoleh dari luar  daerah Rokan Hilir.  Sampai sekarang usaha pengolahan kacang pukul tetap beraktifitas  dan hasil olahannya menjadi oleh-oleh khas makanan daerah  Rokan Hilir.


Melihat kacang pukul diproduksi berkesinambungan dengan ketersediaan bahan baku terbatas didatangkan dariluar daerah, maka kue nastar dan dodol nenas yang bahan bakunya    cukup tersedia di dalam daerah dengan demikian memiliki peluang besar untuk diusahakan menjadi kegiatan agroindustri kecil yang menghasilkan produk makanan khas daerah.Dari kemanfaatan buah nenas memiliki dua fungsi ekonomi, pertama sektor usaha agribisnis sebagai komoditas hortikultura buah-buahan  siap untuk dikonsumsi sebagai makanan segar yang sudah memiliki peluang pasar sampai keluar daerah.  Yang kedua sektor usaha agroindustri  buah nenas dapat dijadikan bahan baku pembuatan nastar  dan dodol nenas.


Sebagai salah satu komoditas hortikultura buah nenas dipasarkan oleh petani dimana dia berdomisili berusaha membudidayakan  tanaman nenas serta sekaligus memasarkannya yang terletak dipinggiran jalan lintas  Riau sepanjang Teluk Berembun sampai Simpang Bangko  menuju kota Pekanbaru.  Sepanjang jalan bejajar  kios-kios yang sederhanadan terpajang buah nenas yang menguning menghiasi jalan menjadi daya tarik bagi pengendara yang melintasi.


Keberadaan tanaman nenas yang mempunyai persyaratan tumbuh khusus pada lahan gambut ini adalah sebagai kekayaan sumber daya alam  yang perlu dikembangkan sebagai   komoditas unggulan daerah.   Berusahatani tanaman nenas ini sudah lama  digeluti masyarakat  tersebut  tidak seharusnya tumbuh dan berkembang alami akan tetapi perlu adanya usaha pengembangan yaitu melaluikonsep pembangunan agribisnis dan agroindustri dan hal ini perlu mendapat perhatian semua kalangan terutama pemerintah.    Hal ini dimaksudkan agar usaha budidaya nenas ini  dapat berkembang  kemudian dapat meningkatkan perekonomian daerah dan  masyarakat.  Dengan berkembangnya kegiatan usaha budidaya nenas dilokasi tersebut pada satu hamparan yang cukup luas sebagai sentra  penghasil buah nenas akan menjadi pusat agribisnis komoditas buah nenas serta menjadi pusat agrindustri kecil pengolahan makanan. Daerah tersebut menjadi  pertanianmaju dan  akan menjadi pusatserta simpul  pertumbuhan ekonomi daerah sekitarnya  sebagai basis ekonomi daerah.  


Selanjutnya perkembangan budidaya tanaman nenas diupayakan produksinya meningkat secara berkesinambungan, sehingga buah nenas akan selalu tersedia untuk memenuhi permintaan pasar, selain itu dapat digunakan sebagai pasokan untuk kegiatan usaha agroindustri kecil pembuatan makanan nastar dan dodol nenas.  Saat ini usaha pengolahan makanan yang bahan bakunya dari buah nenas di Rokan Hilir belum ada.   Oleh karena itu perlu dirintis guna mewujudkan kegiatan sektor agroindustripengolahan makanan  ini.


Untuk kegiatan usaha agribisnis maupun agroindustri yang dilakukan oleh masyarakat di daerah  diperlukan bantuan dari pihak pelaku bisnis maupun pemerintah agar kegiatan  usaha akan lebih terarah efisien, efektif  dengan capaian hasil yang optimal.Pada sektor usaha agribisnis yaitu pemerintah dapat memfasilitasi kepada masyarakat pelaku usaha melalui pembinaan usahamelalui pendekatan kelompok dan memberikan bantuan modal apabila diperlukan untuk penataan kios agar tersedia kios yang memadai sebagai tempat penjualan dan sekaligus mencari peluang pasar.  Pada sektor usaha agroindustri kecil yaitu memfasilitasi kepada kelompok usaha agroindustri kecil makanan melalui pembinaan pada pengolahan dodol nenas dan nastar dengan memberikan pelatihan pengolahan,pengemasan,standarisasi dan labeling produk, memfasilitasi pemasaranproduk dan bantuan alat pengolahan. 


Pemasaran buah nenas meningkat dikuti pula dengan permintaan bahan baku   agroindustri kecil  pengolahan kue nastar dan dodol  nenas  meningkat, maka kebutuhan akan buah nenas  meningkat pula.  Hal ini akan memacu petani nenas untuk meningkatkan produksi usaha budidaya tanaman nenas.   Dengan permintaan buah nenas meningkat, maka petani nenas akan melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi  budidaya tanaman  nenas guna memenuhi kebutuhan pemasaran buah nenas serta penyediaan bahan baku agroindustri kecil pengolahan makanan.


Berkembangnyausahaagribisnis dan agroindustri nenas  di daerah tersebut, maka daerah tersebut perekonomiannya akan berkembang serta  menjadi pusat  pertumbuhan ekonomi kawasan bagi daerah  sekitarnya. Berkembangnya usaha agribisnis dan agrondustri yang dilakukan masyarakat ini akan diikuti pula oleh berkembangnya sektor-sektor usaha jasa lainnya guna memenuhi kebutuhan  hidup masyarakat seperti sandang, pangan dan peralatan rumah tangga. Usaha ekonomi masyarakat di daerah ini berkembang dimana daerah tersebut akan terwujud menjadi kawasan ekonomi yang bercorakkan sentra agribisnis dan agroindustri kecil makanan.Dengan usaha ekonomi masyarakat berkembang ini akan mendorong laju pertumbuhan  ekonomi daerah yang meningkat.


Usaha masyarakat maju, maka pendapatannyapun meningkat dengan demikian kemampuan masyarakatnyapun meningkat dimana mereka akan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya termasuk dalam memenuhi kewajibanmembayar pajak dan retribusi lainnya sesuai dengan usaha lainnya yang dimiliki,  maka terwujudlah masyarakat yang sejahtera, maju dan mandiri. Berkembang dan majunya  usaha agribisnis dan agroindustri masyarakat yang menjadi sentra kawasan andalan ekonomi akan memberikan kontribusi  bagi pemerintah daerah  pada sektor penerimaan pajak dan retribusi daerah.


Pemerintah daerah yang  memiliki kawasan-kawasan komoditas unggulan adalah merupakan suatu potensi kekayaan sumber daya alam daerah dimana apabila dapat membangun daerah tersebut dan menangani secara baik dengan visi,misi,strategi, program dan kebijakan  yang terarah serta dengan konsep pembangunan  yang tepat sesuai dengan potensi dan kondisi serta karakteristik daerah dan komoditas, maka  kemajuan ekonomi daerah dan masyarakat akan terwujud.


Berkembangnya usaha agribisnis dan agroindustri kecil makanan di suatu daerah akan memberikan kontribusi penapatan bagi pemerintah. Majunya usaha agribisnis dan usaha agroindustri kecil makanan, maka tumbuh an berkembang pula skala budidaya komoditas unggulan buah nenas  dengan pola intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian.


Daerah dengan usaha agribisnis dan agroindustri kecil makanannya  berkembang perekonmian masyarakat dan daerah berkembang dan meningkat dilihat dari aspek pendapatan dan kemampuan ekonomi masyarakat, daya beli serta terpenuhinya kebutuhan hidup seperti sandang,pangan,papan, pendidikan, kesehatan dan rekreasi.

Bagi daerah berkembangnya usaha agribisnis dan agroindustri kecil makanan  di daerah akan mendorong Laju Pertumbuhan Ekonomi, pendapatan per kapita masyarakat dan Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)  meningkat serta kesejahteraan masyarakat meningkat.


Loading...
BERITA LAINNYA
Meraba Wajah Baru: Saudara Tiri DPR
Kamis, 12 September 2019 | 09:29
Sawit Potensi & Problematika Ibu Pertiwi
Minggu, 21 April 2019 | 09:58
Yuk, Gotong Royong 10K Bangun Asrama Gratis
Senin, 15 April 2019 | 18:04
Lika-liku Bisni Jasa Titip (Jastip)
Senin, 15 April 2019 | 18:02
Politik Identitas, Millenial Cerdas
Jumat, 29 Maret 2019 | 16:37
BERIKAN KOMENTAR
Top