Restu DPD I Golkar untuk Timo Kipda

Selasa, 10 Januari 2017 | 14:36
Megi Alfajrin
Timo Kipda.
PEREBUTAN tampuk kepemimpinan DPD II Golkar Kota Dumai dalam musyawarah daerah (Musda) V kian memanas setelah ada upaya penjegalan dari calon incumbent hingga kader senior angkat bicara untuk pembaharuan di tubuh partai berlambang Pohon Beringin tersebut.

Tidak hanya harapkan pembaharuan, Ilyas labay yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjen DPD I Golkar Riau menyebutkan sinyal restu dari pengurus Provinsi untuk salah satu calon yang sudah lulus verifikasi.

Disoal restu Golkar riau keapda siapa, diungkapkan Ilyas labay kepada Pesisir Pos belum lama ini, bahwa kedekatan ketua DPD I Golkar Riau, Andi Rahman kepada Timo Kipda sudah tidak terbantahkan lagi.

"Mereka selalu tampak dalam berbagai kegiatan berdua, bahkan sampai makan malam berdua," ujar Ilyas labay.

Disebutkan Ilyas Labay bahwa kedekatan politik itu sebuah sinyal kuat siapa yang bakal direstui.

Sebelumnya Ilyas labay menyebutkan telah terjadi berbagai permasalahan dan kemerosotan saat ini pada Golkar,"Yang menjadi barometer adalah perebutan kursi DPRD 2014, untuk mendapat posisi wakil saja Golkar tidak mampu, itu sebuah pukulan keras bagi partai sebesar Golkar," ujarnya.

Ditambahkan Ilyas, Golkar butuh pembaharuan dan semangat baru untuk berbenah agar menjadi lebih baik lagi.

"Dulu sudah ada deal politik antara saya, Zul Ahad dan Timo, setelah saya, jatahnya Zul Ahad, setelah itu baru Timo, sekarang terjadi kemerosotan dan sudah seharusnya regenerasi terjadi, saya sangat mendukung Timo untuk duduk memimpin Golkar di Dumai," sebut wakil sekjen Golkar Provinsi Riau tersebut.

Sedikit flash back mengenal Golkar, adalah Partai Golongan karya adalah salah satu Partai besar dan tertua di Indonesia,melalui sejarah perjalanannya Partai berlambang pohon beringin ini sempat dihujat dn dibenci oleh masyarakat saat reformasi bergulir pada tahun 1998.

Hinaan dan cacian yang terlontar dari para aktifis mahasiswa pada saat itu membuat Golkar berbenah diri demi mempertahankan eksitensinya dalam panggung politik di negeri ini.

Melalui Tim penyelamat partai Golkar nasional, peran Akbar Tanjung, selaku Politisi senior partai ini membuat Golkar bertahan hingga saat ini.

Kepiawaian Akbar Tanjung dalam menjalankan mesin partai tidak diragukan lagi, hal ini terbukti saat Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 1999 Partai bermahzabkan Soeharto( Presiden ke 2 RI)  masih mampu menarik simpati masyarakat dengan menempati urutan dua nasional pendulang suara setelah PDIP.

Tentu saja keberhasilan Partai Golkar secara nasional tidak terlepas dari solidnya barisan kader partai di daerah, ibarat sebuah mata rantai yang setiap ruas dan geriginya saling bertautan erat.

Salah satunya adalah Dumai, Timo Kipda salah seorang kader militan Partai Golkar tercatat sebagai tim yang ikut menyelematkan marwah Partai Golkar di negeri bertuah ini.

Bersama senioritasnya pada saat itu seperti Alm Umar Umayah, Alm Syarwani, Ilyas Labay, Alm Ali Rahman Harahap ikut bertungkus lumus dalam membangun strategi menghadapi Pemilu 1999.

Alhasil Partai Golkar mampu menempatkan 4 orang wakilnya di lembaga DPRD Dumai periode 1999-2004 salah satunya adalah Timo Kipda.

Pada saat pemilu 2009 dengan sistem proporsional terbuka Timo Kipda berhasil meraup suara terbanyak di dapil Dumai Timur dan berhak kembali menjabat sebagai wakil rakyat periode 2009-2014.

Menyimak sepak terjang mantan ketua KNPI Dumai ini dalam memainkan peran politiknya perlu dijadikan referensi bagi seluruh kader Golkar Dumai untuk mempertimbangkannya dalam pemilihan Ketua Golkar Dumai ke depan.

Kepiawaian dan kecerdasan politiknya dalam membesarkan Golkar di Dumai sudah tidak diragukan lagi. Kendati saat ini dirinya diganjal oleh sebahagian kader yang pro- kontra justru semakin menuai simpati bagi dirinya.***(egy)
 

BERITA LAINNYA
Kisah Dibalik Honorer Kuansing
Rabu, 10 Mei 2017 | 16:24
Ada Apa dengan APBD Kuansing Tahun 2017?
Minggu, 16 April 2017 | 13:01
Restu DPD I Golkar untuk Timo Kipda
Selasa, 10 Januari 2017 | 14:36
Pendidikan Sekuler Lahirkan Murid Cacat Moral
Jumat, 03 Maret 2017 | 16:54
Kesabaran dalam Mempersatukan Umat
Rabu, 11 Januari 2017 | 13:24
Menjaga Ukhuwah Islamiyah dalam Bingkai NKRI
Jumat, 16 Desember 2016 | 15:23
Kawal Prosesnya… Tunggu Hasilnya
Minggu, 11 Desember 2016 | 12:59
BERIKAN KOMENTAR
Top